
...10 March...
"Dengan begini,aku akan mengakhiri nya.. " Lirih Yuri.
Itulah yang ia katakan dengan pelan setelah ia berhasil mengumpulkan energi dan mengarahkan tangan kanannya ke lurus kearah kanan yang kemudian sebuah tombak yang ujungnya kelihatan tajam,panas dan sangat berbahaya.
Meskipun Yuri kini terbang, tidak menutup kemungkinan ia melakukan posisi untuk melempar sebuah lembing,lembing yang bercahaya dan kekuatannya terasa sangat besar yang membuat udara ataupun angin di sekitar nya berhembus dengan kencang.
"Spear Of Destruction... " Ucapnya.
Kemudian Yuri melemparkan tombak tersebut yang langsung beradu dengan Yggdrasil. Tak ingin membuat jeda lebih lanjut,Yuri dengan kecepatan tinggi kini sudah memegang gagang tombaknya yang membuat Yggdrasil itu sepenuh nya berhenti bergerak.
"Espada Thrust..!!. " Seru Yuri.
Yuri menyeringai sejenak lalu ia mulai meraung sekeras ia mencoba menghancurkan Yggdrasil dan tanpa ada jeda beberapa jam Yggdrasil mulai terbelah dan membentuk sebuah suara seperti kaca retak hingga akhirnya sebuah cahaya kuning dan hijau mulai bersinar sangat terang.
Yggdrasil,sihir terlarang tersebut kini telah sepenuhnya hancur oleh tangan Yuri sendiri,setiap pecahan yang ada akibat Yggdrasil ditampung oleh portal sihir ruang milik Yuri hingga tanpa sisa.
Sebuah serangan yang tidak terduga ternyata gabungan batu dan kayu tersebut kini muncul di wilayah Calleum, seperti ratusan meteorit raksasa turun menghujani negara tersebut.
Kali ini Yuri tidak menahan kekuatannya atau ia mungkin lepas kendali,tidak ada yang tau. Kota yang indah,negara yang teramat indah dan kelihatan damai tersebut kini hancur lebur seperti bubur bahkan kini terjadi retakan di daratan tersebut yang membuat daratan dari Calleum terpecah menjadi tiga bagian.
Apakah ada korban? jawabannya tentu tidak,karena sebelum Albedo menyatakan perang dengan Vermilion dan juga Emerald,Albedo sudah merencanakan tentang evakuasi di negara tetangganya yang walapun beda pulau dan lebih besar daripada wilayah Calleum.
Namun apa yang menjadi tindakan Yuri membuat para dewa terbangun dari tidurnya,lebih tepatnya dewa yang mendiami wilayah Calleum dan kelihatannya marah.
Hal yang bisa dibuktikan saat Yuri selesai menyelesaikan tugasnya melindungi dari ancaman Yggdrasil,kini ia tiba-tiba di serang oleh sihir petir entah darimana asalnya.
Hal yang tidak terduga dan serangan tersebut sangat kuat sekali,bahkan barrier milik Althenia langsung tembus begitu saja.
"Siapa yang telah berani mengusik tidur ku... "
Terasa suara yang berat,rasanya suara ini telah menggema layaknya guntur yang menyambar,amarah terselubung dari nada ia bicara dan itulah yang membuat Yuri langsung terkesiap dengan segala kemungkinan terjadi.
Hingga akhirnya melihat sebuah palu melesat kencang kearahnya,Yuri menciptakan Zodiac Shield yang berbentuk seperti segitiga yang di iringi oleh energy besar tambahan yang berbentuk seperti bulatan.
"Hyaaah... !! "
Palu itu terhantam keras dengan Zodiac Shield,hantamannya membuat getaran yang begitu lumayan kuat di daratan. Setelah itu Yuri berhasil mementalkan palu tersebut dengan sangat kuat hingga palu tersebut melayang jauh ke arah yang berlawanan,atau setidaknya kembali lagi ke pemiliknya.
Ia melihat seorang pria tua bertubuh besar,armornya juga tebal dan besar seperti dirinya,petir menyambar di palunya dan Yuri melihat mata dari dewa tersebut terselimuti oleh aura petir yang sangat kuat dirasakan bahkan untuk Yuri sendiri.
Yang membuatnya tambah mengerikan adalah janggut dan kumisnya yang terlihat mengintimidasi.
__ADS_1
(Disclaimer bukan gambaran ku \= HD wallpaper: artwork, fantasy Art, thor | Wallpaper Flare https://images.app.goo.gl/75uQxWFunisqNuFi6)
Dengan otomatis,Ai mendeteksi lawannya ini. Dia adalah Thor,dewa guntur dan kekuasaan.
"Ini tidak bagus... Aku harus mencari cara agar orang-orang ini tidak terluka. " Gumam Yuri.
Thor terlihat melihat Yuri begitu seksama dan sangat detail yang membuat Yuri waspada karena ekspresi nya sangat datar.
"Ah,ternyata dewi baru... " Ucap Thor.
Dewi? apakah dewa yang satu ini begitu dungu? itulah yang ada di pikiran Yuri sekejap hingga Yuri mulai tersadar bahwa ada Sylph yang bersemayam di balik tatto milik Yuri.
Tak heran jika Thor menganggap dia dewi karena selain Sylph ada di dalam tatto milik Yuri,Yuri juga berpenampilan seperti dewa dewi.
Yuri menghela nafasnya dan memijat kepalanya.
"Jadi dewi baru ini ingin bergelud denganku ya? makanya mau cari gara-gara? " Kata Thor lagi.
Baru Yuri ingin mau protes,Thor sudah membuat serangan ketiganya dengan kecepatan petir. Yuri berhasil beradu dengan palu milik Thor dan tangannya kanannya melakukan jentikan yang membuat seluruh wilayah kota Vermilion tertutup oleh dinding pelindung.
"Kurasa... Kau salah sasaran Thor, aku tida-. "
Namun semua itu bisa Yuri tangani dengan selendang milik Libra yang sama kuatnya,setidaknya juga lebih cepat hingga Yuri berhasil melukai lengan dari Thor.
"Hah, tidak buruk.. " Ucap Thor.
Kini Thor melakukan serangan tidak terduga dan Yuri sempat tersengat petir yang membuat Yuri tidak sadar bahwa Thor sudah mengayunkan palunya dan menghantam Yuri, membuat Yuri terpental sangat jauh hingga ia mendarat dengan keras di sebuah pegunungan, tepatnya pas ditengah pegunungan tersebut.
"Ughh... " Rintih Yuri.
Yuri mencoba bergerak keluar dari tempat nya namun Thor sudah ada didepannya dengan kecepatan tinggi, menekan perut Yuri hingga hantaman keras dari Thor. Seperti sebuah mesin penggali,Yuri ditekan hingga menembus pegunungan yang besar ini.
Rasa yang menyakitkan apalagi sekarang Thor menggunakan petirnya untuk menyengat bahkan menyambar Yuri dengan sangat keras.
Yuri tersenyum miring lalu kehadirannya tersebut menghilang menjadi sebuah cahaya juga api yang sempat membuat Thor terbakar,sangat pintar karena Thor menghilangkan api tersebut dengan petir miliknya.
Kini Yuri sudah berada di belakang Thor yang sudah berhenti untuk terbang. Dan Yuri mulai memunculkan lingkaran sihir untuk bersiap-siap,kini mata Yuri tertutupi oleh cahaya kuning emas.
"Kena kau.. "
Yuri menangkap tubuh Thor melalui aura sihir yang mirip seperti ekor ular dan langsung membanting Thor kearah yang berlawanan,aura tersebut menyatu kedalam lengan Yuri dan Yuri melakukan dash yang tak kalah cepatnya dengan Thor tadi.
__ADS_1
"Sudah kubilang kau salah sasaran..!! "
Yuri kemudian meninju perut Thor yang membuat Thor tanpa sengaja melepaskan palunya tanpa sengaja.
Tubuh Thor mendarat dengan sangat menyakitkan disamping lubang pegunungan yang begitu besar tadi dan membuat sebuah retakan yang begitu besar.
"Lion Punch. " Ucap Yuri.
Sebuah energi yang sangat besar muncul kembali dan kini energi tersebut besarnya setara dengan pegunungan ini,energi tersebut menubruk tubuh Thor dan menekannya sangat kuat hingga pegunungan ini hancur lebur yang menyebabkan gempa yang begitu dahsyat.
"Heavenly Gravity..!! "
Dengan Telekinesis milik Yuri, Yuri menarik Thor dengan kasar kearahnya lalu ia meninju perut Thor sekali lagi dan ditarik lagi dan ditinju lagi hingga sepuluh kali hingga akhirnya Yuri menjatuhkan Thor kebawah dengan sangat kencang, ketika tubuh Thor mendarat dengan sangat menyakitkan, sekali lagi retakan raksasa muncul di daratan tersebut.
Untungnya tadi Thor membawa Yuri ke tempat atau mungkin benua yang kosong untuk bertempur.
Yuri mengerang sekuat tenaga ketika ia membuat sebuah timbangan dari hasil reruntuhan pegunungan tersebut dan mencampurkan nya dengan beberapa elemen yang Yuri punya.
"Justice Scale..!! " Seru Yuri.
Benda itu jatuh dan saat jatuh membentuk ledakan yang amat besar dan akhirnya retakan raksasa tersebut terbentuk sangat jelas dan daratan tersebut telah terpisah.
Dan serangan pamungkas milik Yuri adalah ia mengendalikan air lautan untuk membentuk tsunami,menghantam dewa tersebut tanpa ampun.
Setelah beberapa menit kemudian, Yuri meredakan segala serangan yang ia buat dan ia mulai terbang kebawah dan akhirnya berpijak pada daratan yang sudah kacau balau ini.
Baik Yuri maupun Thor sama-sama menarik nafas dalam-dalam dan sekuat tenaga mereka. Yuri akui setelah serangan besar tersebut Thor masih bisa bangkit dan malah tertawa.
"Ahaha,sudah lama... Sejak aku bertempur dengan orang yang kuat. " Ucap Thor.
Thor berjalan sempoyongan kini terjatuh kembali dan tak sadarkan diri. Yuri langsung duduk dan masih menarik nafas dalam-dalam,adrenalinya sangat terpacu dan pukulan yang ia terima sangat nyata,sagala serangan dari Thor tadi sangat kuat dan tak kalah cepat bahkan beberapa pelindung yang Yuri buat langsung pecah.
"Sekarang aku harus kembali. " Ucap Yuri.
Yuri kini mencoba mengangkat tubuh Thor, melihat ke sekitar hingga akhirnya ia terbang dan berkat Sylph kini Yuri dapat melakukan proses regenerasi yang cepat.
Yuri tidak tau jika Thor sudah kembali sadar dengan sangat cepat, kemudian Thor pura-pura pingsan agar bisa memanggil palu Mjolnir miliknya yang kemudian Thor mengeluarkan energi petir yang begitu besar.
Yuri terpaksa melepaskan rangkulannya dan menjauhi jangkauan energi petir milik Thor.
"Ternyata belum berakhir. " Ucap Yuri
...~ To be continued~...
__ADS_1