
"Ladies and Gentleman ini lah dia peserta dari Magicia Academy, Risette dan Jennifer!!!"
Suara meriah dari para penonton terus bergejolak, hingga ada salah satu penonton yang berdebat tentang siapa yang menang kali ini. hal itu dikarenakan Risette terkenal dengan Pyromancer terhebat dan memenangkan setiap pertandingan kecil. diantara mereka juga melihat Jennifer dan mulai saling berbisik, seperti nya Jennifer diremehkan disini. Jennifer hanya bisa menarik nafas dan melihat ke Risette yang tersenyum ke arah Jennifer dan dalam tatapan matanya mengatakan semua baik baik saja, kita akan menang.
Jennifer dan Risette pun keluar dari dalam ruangan dan berjalan munuju tengah lapangan raksasa ini.
kali ini, Anna berada di duduk di kursi penonton khusus Magicia Academy, tentu saja Anna ditemani oleh Edward, Beatrix dan George di bangku paling depan bersama dengan para profesor.
"Kau pasti bisa saudariku!!"
seru Edward yang tiba tiba meledak semangat dan berseru kepada saudari nya tersebut.
Jennifer yang mengalihkan pandangannya ke arah suara dan melihat saudara laki lakinya tersebut tersenyum kepadanya, Jennifer hanya bisa melambaikan tangannya dan mengangguk.
"Baiklah, peserta penantang kali ini adalah Sherry dan Rose!!!"
Sherry dengan semangat yang membara langsung menerobos masuk saat pintu gerbang di buka dan melambaikan tangannya ke arah penonton sambil tersenyum.
"hati hati jangan sampai kau terjatuh"
tutur Rose yang kelihatan nya khawatir.
"Aku menantikan hal ini, Rose."
ucap Risette dengan tatapan nya yang tajam.
Risette kemudian mengumpulkan energi sihir api dan membentuk sebuah pedang ditangannya,Risette menggenggam erat erat senjatanya dan api muncul di pedang Risette.
"Tidak pernah berubah, bukan kah dirimu"
Balas Rose yang kini dia melihat tato Pisces leher Risette.
"Baiklah, pertandingan female rumble Ronfa vs Magicia dimulai!!!"
seru pembawa acara dan memakai kacamata hitamnya.
"Jennifer."
Ucap Risette dan Jennifer mengangguk dan segera memasang kuda kuda untuk berhadapan dengan Sherry.
"Jennifer Aniston"
Sherry,Menyebut nama Jennifer dan memasang posisi bertahan.
"Aku akan kasih kehormatan untuk menghajarku duluan"
ucap Sherry dengan senyuman.
Yang benar saja, Jennifer benar benar terpancing dan tanpa perkiraan, Jennifer menambah kecepatannya dan segera melakukan dash ke arah Sherry dan mengepalkan tinjunya untuk meninju Sherry di bagian muka.
~Suara tangkapan keras~
Sherry berhasil menangkap tangan Jennifer dan memegang wajah Jennifer dengan tangan satunya lalu menghempaskan Jennifer 15m jauh dari Sherry berada.
Disisi Rose dan Risetta mereka berdua melakukan pertarungan dengan sengit.
Api bertemu dengan bunga bahkan tanaman.
hingga akhirnya Risetta berhasil memukul wajah Rose dengan keras hingga terhuyung mundur beberapa meter.
Namun Rose masih kuat dari yang Risette bayangkan, Risette pun di lilit oleh tanaman berduri yang menyayat Risette.
"Ughhh...bagaimana..."
"Bagaimana menurutmu, Lu Woh"
ucap gadis bertanduk yang tepat disampingnya Lu Woh.
ya benar gadis tersebut bukanlah gadis biasa, dia adalah Scathacha,Soil Dragon. duduk manis berada di deretan bangku khusus di paling atas melihat beberapa pertarungan antar penyihir di turnamen kali ini.
"Aku apresiasi dan takjub dengan kekuatan para manusia"
Lu Woh mengambil cangkir berisikan teh tawar dan meminumnya.
"Tapi ada satu penyihir yang aku tertarik"
__ADS_1
Lanjut Lu Woh dan meletakkan cangkir tersebut ke meja mini didekat Lu Woh.
Scathacha mengangguk paham. orang yang dimaksud Lu Woh adalah Anna, tak hanya itu Scathacha juga merasakan bahwa Anna memiliki blessing dari Uriel, yang merupakan guru dari Scathacha,sejak peperangan beberapa ribuan tahun lalu hingga sekarang.
"Andai Medusa ada disini"
gumam Scathacha.
tak lama setelah percakapan mereka, Risette berhasil keluar dari jeratan Rose dan bergerak mundur kebelakang dengan lompatan besar.
"Rose storm!!!"
Rose kemudian menciptakan beberapa tanaman yang penuh dengan duri lalu menciptakan angin berunsur soil yang kemudian menarik tanaman penuh duri tersebut hingga bergabung membentuk angin dengan lapisan berduri.
"Terbakar lah"
ketika Angin tersebut hampir mendekati Risette, Rose storm milik Rose tak lama berhenti dan terbakar, setelah terbakar Rose Storm tersebut meledak sangat kencang suaranya dan angin hasil ledakan tersebut membuat penonton merasakan tamparan angin begitu keras.
~whooshh~
Risette mendengar suara angin tak jauh darinya dan mundur beberapa langkah lalu menepis tendangan dari Sherry, Menangkap kakinya lalu mencengkram kaki Sherry dengan kuat.
"Aaghh"
Sherry hanya bisa meringis kesakitan dan Risette melempar Wendy kearah Rose.
~suara tubrukan~
Rose menangkap Sherry namun sama sama terjatuh karena lemparan tersebut terlalu kuat.
Risette kemudian melihat kearah Jennifer yang sudah babak belur dan tak sadarkan diri lalu mengalihkan pandangannya ke 2 lawannya tersebut.
"Ah sesuai dengan perhitungan ku"
ucap Risette dan kemudian pedang milik Risette ditelan oleh api kemudian menghilang, lalu Risette memunculkan api di kedua telapak tangannya yang kemudian menyebar ke kepalan tinju Risette.
"Kemari.."
ucap Risette dengan berani.
Sherry memanggil nama Rose tersebut segera mengangkat 1 tangannya keatas menciptakan energi sihir angin di telapak tangannya.
Rose yang mengangguk kemudian mengangkat tangannya keatas juga dan menciptakan energi sihir yang berwarna coklat dan merah.
Tangan kanan Rose kemudian langsung mengarah kedepan setelah mengangkatnya keatas lalu diikuti oleh Sherry dengan tangan kirinya. Magic Circle besar muncul didepan Sherry dan Rose, ini adalah teknik melakukan Unison Varmilia, yaitu sihir gabungan antar 2 individu.
Energi tersebut semakin lama semakin kuat saat Magic Circle tersebut muncul didepan Sherry dan Rose, sedangkan Risette berlari kebelakang sejauh mungkin menjaga jarak.
"Mau lari bukan kah begitu?"
ucap Rose yang kini menyeringai.
Magic Circle baru kini muncul di depan Magic Circle pertama yang muncul didepan Rose dan Sherry, kali ini terasa seperti black hole yang menyerap aja saja disekitar mereka.
~Suara Risette menarik nafas dan membuangnya~
Risette memasang kuda kuda yang sangat aneh dan memasang gerakan yang aneh dengan kuda kudanya.
"..! Teknik sihir itu.."
Lu Woh terlihat terkesan melihat Risette melakukan salah satu dari 5 Old Technique yang sangat legendaris,masih dipakai oleh Risette.
"Oh, aku kira manusia bakal melupakan teknik lama dari penyihir legendaris tersebut"
ucap Scathacha yang mewakili apa yang ingin Lu Woh di katakan.
"Awaken Eye"
Di dahi Risette muncul sebuah Magic eye yang terbuka, mata tersebut memerah berserta disekitar Risette api bermunculan, berkobar dan apinya memercik kemana mana, seperti pemandangan kebakaran namun juga seperti burung Phoenix.
Tak lama dengan sesegera mungkin Risette melayang 15 meter diatas semua api yang disekitar semakin membara dan menghilang setelah Risetta mengumpulkan api tersebut dan membentuk energi api sihir ditelapak tangannya.
"aku tak boleh kalah disini, mereka berdua..."
Risette yang kini matanya sudah di lapisi oleh cahaya merah seperti magic eye di dahinya kemudian memasang kuda-kuda untuk melesatkan dirinya dan tinjunya kearah Rose dan Sherry.
__ADS_1
"Mereka berdua selalu diatasku, namun kini berbeda..."
Sebelum melesatkan tinju nya Risette melihat Sherry dan Rose tak gentar dan tetap fokus sama sihir gabungan mereka yang kini udah mau jadi.
"Vasavi Shakti"
Tubuh Risette kini di selimuti oleh api yang membara dan segera melesatkankan diri kearah Rose dan Sherry dan mengepalkan tinjunya. semakin lama semakin besar api yang menyelimuti Risette, hingga tanah disekitar yang dilewati Risette terbakar sampai 7meter panjangnya.
"Unison Explosion!!"
Rose dan Sherry melepaskan energi sihir yang begitu kuat hingga Rose dan Sherry hampir terpelanting kebelakang. ledakan nya sihur yang mencuat dan melesat kearah Risette seperti ledakan gunung berapi.
~Suara sangat keras, tabrakan Vasavi Shakti dengan Unison Explosion~
Sayang sekali, Vasavi Shakti milik Risette terlalu kuat, hingga tidak lama dari 30 detik, Risette berhasil menerobos Unison Raid dan terus melesat kearah mereka berdua.
"Haaaa!!!!!"
~Suara ledakan dan tanah yang retak dan hancur~
Sherry dan Rose terkena serangan tersebut menjerit kesakitan, dan Jennifer tidak terkena hanya terpental dengan keras, namun Caliery menangkap Jennifer yang tak sadarkan diri tersebut.
"...!!!"
Caliery terkejut saat abu dari tanah sudah reda, dan melihat tanah di sekitar sudah mempunyai lubang seukurang 7 meter tiap sisinya.
didalam lubang yang sudah terbuka lebar tersebut terlihat Sherry dan Rose masih berdiri dengan tubuh luka luka, akhirnya terjatuh dan tak sadarkan diri.
"Hahh..hahhhh..."
Nafas Risette terengah engah, energi nya sudah habis, baik sihir maupun energi tubuh.
Risette pun terjatuh dan terbaring ditempatnya berada dengan mata terbuka dan mulut masih menarik nafas dengan terengah engah.
"Akhirnya..aku bisa mengalahkan kalian"
ucap Risette dan mengusap darah yang ada dimulut nya dan dagu Risette.
"Pertandingan yang bagus!!!, pemenangnya kali ini adalah Magicia Academy!!!"
seru MC dan penonton kembali bersorak ria dan kelihatan nya lebih ramai dari sebelum sebelumnya.
"Dan mari kita lihat papan skor yang didapatkan oleh Magicia Academy!!"
Papan Skor
Laurent Academy : 0
Mysteria Academy : 20
Sophia Academy : 30
Magicia Academy : 80(+40)
Han Academy: 30
Ronfa Academy: 40
"Ternyata berkat teknik sihir milik Risette, Magicia mendapatkan point 40!! yang berarti Magicia Academy berada di puncak tertinggi!!!"
Penonton pun bersorak.
"Baiklah Ladies and Gentleman!!, kali ini pertandingan turnamen untuk sesi Female Rumble sampai disini saja!!"
Seru MC tersebut dan mulai menyebutkan bahwa selanjutnya adalah Joyage Rumble, namun sayangnya Joyage Rumble harus menunggu jeda 4 jam..
"Selanjutnya adalah giliran kamu beraksi Anna"
ucap Turin yg berbentuk cincin tersebut.
"Aku tau, Turin"
ucap Anna dengan kalem.
Anna percaya dalam dirinya akan berusaha untuk melawan 5 lawan sekaligus meskipun di sesi ini tidak ada yang namanya ally dan semuanya boleh menyerang satu sama lain hingga hanya satu yang tersisa.
__ADS_1
[Terimakasih sudah mau baca 🤧 maaf ya udah absen 3 hari, Lack Of Idea but thats okay, aku udah punya ide lagi][Makasih juga dukungannya👉🏼👈🏼]