Queen Of The Zodiac

Queen Of The Zodiac
Kontrak Pribadi


__ADS_3

...27 February C2...


...Sophia Inside Castle...


Terlihat di ruangan khusus keluarga bangsawan kerajaan satu persatu datang. Yuri melihat sang raja memakai kemeja jas putih dengan sepatu pantofel yang bersih mengkilap, dengan gagah memyambut dirinya dengan sangat ramah.


Ia melihat pangeran dan ratu mereka mengenakan pakaian formal, namun terlihat sangat segar dan mereka mengikuti trend yang ada di Sophia. Tidak heran jika hal ini terjadi, lagi-lagi Tesla disebutkan ikut terlibat dalam dunia fashion walaupun dia bukan yang membuat atau menciptakannya.


Benar, menciptakan style terbaru dalam hal fashion di Sophia, bahkan di seluruh dunia Terra adalah Fredrick Vonsmith.


Cukup sampai disitu, sang raja memberikan cinderamata kepada Yuri berupa cincin berbahan Hotic, sebuah perhiasan mahal yang kini harganya diatas berlian.


Tentu saja Yuri menerimanya dan memakainya langsung di jari manisnya, ukurannya pas tidak lebih dan tidak kurang.


"Bagaimana cinderamata kami, Direktur pertama ETP? " Ucap sang raja yang kini sudah ada di samping istrinya.


"Sangat bagus.. Aku menyukainya, terimakasih yang mulia. " Balas Yuri.


Mereka semua tersenyum ketika Yuri memberi hormat, sang raja dengan tongkat emasnya kini memerintahkan dua penjaga, tentu saja ras manusia dan android khas ciptaan Tesla.


Mereka semua berjalan ke ruang makan, Yuri sedikit kaget ketika yang ia lihat adalah meja kayu. Namun, Yuri sudah mengenal bau nya yang khas, kayu ini diambil dari bumi, atau setidaknya perdagangan antar bumi.


Makhluk di Terra tidak mempunyai keinginan untuk menguasai bumi, kecuali yang jahat seperti yang sudah-sudah. Apapun itu, Yuri yakin bahwa ada yang mengatasinya.


"Haha, dilihat dari ekspresi mu kau sudah tau ini darimana. " Ucap sang raja.


Yuri mengangguk setuju.


"Benar, Kayu Meranti dan Jati yang dipadukan menjadi satu kesatuan.....Tentu memiliki alat canggih yang dicampur tangan oleh sihir. " Jelas Yuri.


Mendengar jawaban Yuri, sang raja mengangguk. Kagum melihat pengetahuan Yuri, yah pengetahuan karena Yuri juga sebenarnya dan awalnya makhluk bumi, jadi di sela kesibukan, Yuri mempelajari tentang apa yang terjadi di bumi.


"Benar, kayu itu dibeli oleh bawahanku yang katanya di suatu wilayah.... Mungkin bisa dikatakan wilayah Asia. " Ucap sang raja.


"Ahh nanti jadi kelamaan.. Haha, silahkan duduk dan anggap saja kita adalah keluarga, jangan sungkan.. " Lanjut nya.

__ADS_1


Yuri mengangguk, ia pun dengan sopan duduk, ia juga tak mau menjadi buronan Sophia hanya karena ia berlaku tidak sopan saat mau makan, terdengar konyol.


Sang raja menepuk tangannya setelah semua duduk dan yang awalnya tempat ini hanyalah tempat ruangan biasa kini Yuri akhirnya mengetahui bahwa mereka sedang di ruang bawah dimana mereka bisa melihat Aquarium raksasa ada.


Tidak heran karena Sophia berdekatan dengan lautan. Walaupun ini bukan ruang makan keluarga kerajaan, namun Yuri merasa terhibur.


Tak lama juga Anastasya datang dengan gaun merahnya. Ia terlihat, lebih menawan daripada Yuri sendiri.


Tak lama Anastasya ikut duduk disamping Yuri.


sambil menepuk tangannya dan berhenti saat bagian menepuk.


"Maafkan keterlambatan ku, aku harus mengurus dokumen terlebih dahulu, Yang mulia. " Ucap Anastasya.


Pada saat itu juga, pangeran pertama dari Sophia angkat bicara.


"Tidak apa-apa.. Ah iya apakah ayah tidak mempersiapkan jamuannya sekarang?. " Ucap sang pangeran.


Sang raja menepuk jidadnya lalu ia memanggil pelayan yang siap siaga disekitar mereka, bahkan Yuri melihat para pelayan wanita ini menyimpan dan menyembunyikan senjata tajam, Yuri sudah menyadarinya dan seperti nya itu kebijakan dari Sophia, kebijakan ketat hasil dari Alfred Greenwood dan Phonalia Greenwood beserta menterinya.


Jadi siapapun, siapa aja yang punya niat jahat bakal kelar hidupnya saat itu juga.


Setelah mereka menikmati makanan dan minuman. Akhirnya sang ratu berbicara, mungkin inilah saat nya ia berbicara. Namun, sekali ia berbicara membuat Yuri sedikit mengerutkan dahinya karena hal tidak terduga terucap.


"Direktur Yuri bukan kah begitu?" Ucap sang ratu.


Yuri menjawab dengan anggukan.


"Baiklah, Direktur.. Seperti yang kamu lihat, kami sudah mulai tua dan kami belum menemukan kandidat yang cocok untuk anak-anak kami... Sepertinya anda cocok dalam hal ini...Maukah kamu meneruskan keturunan Greenwood? " Jelasnya.


Benar-benar diluar dugaan Yuri hanya terdiam.


Ia tidak bisa meninggalkan Yuxuan Heisenberg begitu aja.. Ia juga adalah seorang ibu dari Charlotte.


Menunggu jawaban dari Yuri, semuanya hening, Anastasya melihat raut wajah Yuri dan Anastasya yang paham dalam situasi ini. Anastasya juga tau dari Yuri sendiri bahwa Yuri sudah memiliki anak di dunia para Hor.

__ADS_1


Maka dari itu Anastasya lah yang mengorbankan dirinya dengan mengangkat tangannya.


"Biarkan saya saja.. Saya siap untuk menikah dengan putra anda.. " Ucap Anastasya.


Yuri reflek menatap Anastasya dengan was was dan tidak percaya. Sang ratu dan raja saling bertatapan, mereka juga tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini.


"Tidak bisa sayang sekali Direktur Anastasya.. Ini demi kebaikan Terra dan menghindari hal yang tidak diinginkan juga.. " Balas sang ratu.


Yuri akhirnya menghembuskan nafasnya, meminta ampun pada dirinya dan Yuxuan serta Charlotte.


"Baiklah... Jika itu kontrak, aku akan terima.. Tapi ingatlah Yang mulia..... "


Yuri menarik nafasnya dalam-dalam dan menghembuskan nya pelan.


"Aku juga punya keluarga.... " Lanjutnya.


Suasana menjadi senggang, tanpa kata-kata bahkan sendok yang terlepas dari tangan putri raja Alfred terdengar sangat jelas. Dan yang memecahkan keheningan itu adalah raja Alfred.


"Baiklah... Ruin Greenwood. " Ucap sang raja.


"Iya, ayah?. " Balas Ruin bertanya.


"Kau tidak masalah jika pernikahan ini adalah kontrak dan menikah secara politik?. " Jawab Alfred.


"Tidak ayah, saya tidak keberatan, disamping itu adalah haknya, di sisi saya sendiri saya hanya ingin mengabdi kepada negeri ini.. " Balas Ruin.


Sang raja mengangguk, melihat istrinya yang terlihat setuju. Mereka semua sepakat jika pernikahan ini adalah pernikahan secara politik, menikah secara kontrak.


Yang artinya Yuri tidak terlalu terikat untuk selalu duduk di kursi takhta dan bisa berkelana kemana aja, namun tanggung jawab Yuri akan semakin besar setara dengan seorang pemimpin yang memerintah rakyatnya.


Yuri tidak keberatan dan mereka segera berjalan menuju kantor pengadilan Sophia yang terletak masih didalam kastil ini untuk meminta dokumen kontrak.


Setelah itu, setelah kontrak dibuat. Yuri akan segera menikah dengan Rain. Walaupun kontrak dan menikah secara politik, Yuri masih tidak memaafkan dirinya, ia merasa sudah membohongi Yuxuan.


Membatin, itulah kata yang tepat untuk mendeskripsikan situasinya, tetapi Yuri juga butuh bantuan untuk bisa mencapai dan membantunya dalam membuka segel Sylph.

__ADS_1


Setelah itu pergi untuk melakukan duet 1 vs 1 dengan Chaos Bringer atau mungkin cuma berdebat saja.


...~To be continued~...


__ADS_2