Queen Of The Zodiac

Queen Of The Zodiac
Ex-Chapter 6 : Terseret dalam perang


__ADS_3

...Istana Vermilion : Ruang Takhta...


...10 March 1928...


Setelah jadwal yang padat telah berlalu,kini Yuri menghadapi masalah baru. Bukan hanya Yuri,tapi seluruh kerajaan Vermilion mendapatkan ancaman berat dari Albedo,yang seperti di ketahui sebelumnya bahwa Albedo adalah penguasa dari negara republik calleum.


Ancaman itu berupa jika ia membantu memulihkan Emerald melalui bahan pangan,persenjataan dan lain-lain maka Albedo akan mengirimkan seribu pasukan penyihir nya untuk memberikan hujan asteorid kepada Vermilion.


Dan dari vision milik Sylph sebagai dewi berfungsi,ia dapat melihat dari kejauhan dan dapat merasakan ada pergerakan yang mencurigakan di sekitar kota.Sepertinya presiden Albedo ingin menyerang Vermilion dua kali lipat jika ikut campur.


Yuri mencoba berfikir sejenak lalu ia langsung mengetahui cara untuk mengatasinya,walaupun tidak sangat profesional. Intinya Yuri menolak untuk berhenti membantu Emerald.


"Kita tetap mengirimkan apa yang tetangga kita butuhkan... Jangan gentar. " Ucap Yuri.


Setelah Yuri mengucapkan kata itu,sebuah letusan senjata terjadi yang membuat orang kaget dan panik. Namun tidak ada satupun yang terluka dengan beberapa tembakan tersebut.


Mereka selamat berkat sihir ruang milik Yuri yang Yuri pelajari,tidak hanya Tetra Element saja, tetapi bentuk sihir lainnya ia pelajari juga.


Darah tiba-tiba muncul dari beberapa tempat yang bisa dikatakan tersembunyi. Melihat beberapa orang jatuh dengan lubang bekas tembakan yang ada di kepala ataupun leher mereka dari tempat tersembunyi di aula takhta ini membuat Charles makin kebingungan dan ia melihat Yuri.


Sama halnya dengan Leona yang sama kagetnya dan juga ikut melihat Yuri. Dalam hati Leona,ia tak menyangka bahwa Empress yang ia layani ini memiliki kemampuan sehebat itu.


"Persiapkan diri kalian,mereka menyerang... "


Tentu Yuri sudah tau bakal ada yang menyerang diam-diam,Ai dan Sylph adalah kombinasi yang baik dalam hal ini.


"Baik yang mulia.. " Seru serentak Charles dan Leona.


Sayang sekali diruangan ini cuma ada Yuri, Charles, Leona dan Groceria. Jade/Charlotte dan yang lainnya ada di kota Vermilion yang pastinya sekarang mereka lagi berjuang atas serangan dadakan yang ada di kota juga.


Lamunan Yuri berakhir ketika pintu didobrak sangat kuat dan benar saja beberapa tentara milik Albedo langsung menyerbu dengan memberikan tembakan secara beruntun. Serangan itu berupa tembakan senjata api dan juga merupakan mantra sihir yang tentu nya sangat membunuh.


"Teriakan Amukan Serigala..!!! " Seru Leona.


Yuri terkesan saat Leona melindungi dirinya, Charles dan Groceria dengan kekuatannya. Kekuatan pertahanan yang memiliki bentuk serigala yang lagi meraung tentunya.


"Sekarang Giliranku..." Ucap Charles.


Sekejap dirinya sudah tidak ada di tempat semula dan tiba-tiba saja di setiap sela posisi mereka ada sebuah pedang yang membuat di area mereka sangat kedinginan yang secara tiba-tiba.


"Bury The Darkness, Hear that judgement."


Saat sudah memuncak,terlihat seperti energi luar biasa muncul dari samping kanan prajurit yang ada di sebelah kanan dan Charles dengan kecepatan tak kasat mata menebas semua prajurit tersebut hanya satu kali tebas saja semua prajurit itu tumbang seketika.


"Hmph...!! "


Charles mendarat tepat didepan Yuri dan ketika ia menutup sarung pedangnya sebuah energi es dan petir menyambar mereka yang tumbang hingga jasad mereka hilang tak bersisa.

__ADS_1


Tak lama setelah pertarungan berakhir,seorang prajurit dari vermilion tentu saja berlari dengan wajah ketakutan dan nafas yang terengah-engah kini langsung berdiri didepan Yuri kemudian langsung merunduk untuk menghormat.


"Yang mulia,dari sisi barat laut pasukan dari Calleum telah tiba dan mereka menyerang menggunakan meriam sihir dan mereka telah menyiapkan para penyihir untuk menciptakan sihir Yggdrasil..." Jelas prajurit itu dengan nafas yang sangat berat.


Yggdrasil? bukankah itu adalah dewi? begitulah yang dipikirkan Yuri. Dengan rasa penasaran Yuri langsung menunduk untuk memegang kedua bahu dari prajurit tersebut dan memandu nya untuk berdiri.


"Jelaskan padaku singkat Yggdrasil ini..Bukannya Yggdrasil adalah Dewi yang menguasai segala jenis kehidupan alam? " Tanya Yuri


Prajurit itu mengangguk dengan cepat.


"Sepertinya aku mulai paham,Empress. Mereka menjadikan dewi Yggdrasil sebagai sandera dan memanfaatkan kekuatannya atau Yggdrasil telah di manipulasi oleh Albedo. " Jelas Charles.


"Uhh.. Aku tidak paham Charles. " Sahut Leona.


Leona yang tak paham memasang ekspresi bingung dan ia mencoba berfikir keras.


"Tapi kita tidak ada waktu berfikir,intinya mereka melakukan hal yang berbahaya. " Ucap Yuri.


Setelah Yuri memotong dan mencegah terjadinya keheningan yang membuang waktu, Yuri langsung bergegas keluar dan tentu saja Charles,Groceria dan Leona mengikuti kemana Yuri pergi dan sebelum Yuri pergi, prajurit itu Yuri suruh duduk untuk beristirahat sejenak dan juga sudah pulih walaupun sedikit bisa menyusul mereka atau memberitahu informasi kepada rekan knight lainnya.


...Vermilion City...


...10 March...


Setelah beberapa lama mereka berlari dengan terburu-buru. Mereka bertiga pun berhenti berlari ketika sebuah portal raksasa muncul dari atas yang membuat seluruh kota ini dipenuhi dengan kegelapan dan portal tersebut memiliki sambaran api yang mengiringi piringan portal tersebut.


"Ugh..Persetan...Kita sudah telat... " Umpat Charles.


"Oh tidak... " Ucap Groceria.


Yuri mendengar suara panik dari Charles,Leona maupun Groceria ataupun para warga yang panik dibalik gedung evakuasi yang sebenarnya jauh dari mereka.


Meskipun mereka di evakuasi,jika situasinya begini semuanya akan sia-sia.


"Aku tak punya pilihan. " Batin Yuri.


Dari geladak kapal disisi lain terlihat Albedo tersenyum,ketika ia berhasil menyerang wilayah Vermilion,rencana awalnya adalah mendominasi wilayah ini setelah mereka menghancurkan nya.


Semua kesenangan milik Albedo kini hancur menjadi sebuah perasaan kaget dan tak percaya,beberapa elemen seperti api, tanah, angin, air berkumpul di satu tempat,Albedo juga merasakan energi yang luar biasa,seperti sebuah ledakan bom yang dikumpulkan sampai membentuk kepulauan.


Udara yang begitu ekstreme tersebut membuat kapal ditempat Albedo berdiri kini terombang-ambing dengan keras,Albedo memerintahkan awak nya untuk putar haluan namun sayang sekali kapal itu dengan mudah terhempas layaknya ranting.


Anehnya hempasan angin ini tidak mempengaruhi rumah-rumah warga,itulah yang dirasakan Albedo yang berhasil selamat dari terguling nya kapal yang ia naiki. Untung saja dia bisa berenang dan langsung mengambil sesuatu yang mengambang hanya untuk menampung badannya saja.


"Ini... Bukan kekuatan dewa Utone maupun Dewi Mitama... Tapi... apakah ada dewi atau dewa baru?. " Batin Albedo.


Ia tidak tau jika disisi Yuri, kini Yuri sudah bertransformasi dan setelah Tetra Element sudah keluar,Yuri juga menggunakan sihir twilight nya untuk menjadi toping pada form nya.

__ADS_1


Yuri melihat ke sekelilingnya kini dipenuhi oleh api panas yang warnanya berbentuk seperti emas.



(Faceclaim transformasi Zodiac)


Untungnya saat Yuri ingin berubah,ia menyuruh Charles dan yang lainnya segera menyingkir dari Yuri sekencang mungkin, yah meskipun tidak luas banget namun tetap saja berbahaya.


Ia melihat ke dirinya sendiri yang kini sudah dipenuhi oleh armor kuning keemasan atau memang warna emas.


Aksesoris yang ada di leher Yuri juga bersinar emas,semuanya beresonasi ketika cahaya kuning didekat mata Yuri bersinar terang.



(Armor Zodiac Form : Semi-prima)


"Sistem di perbaharui,pemilik tubuh sudah memasuki kondisi semi-prima dari awaken ke 2."


Awaken kedua, bagi Yuri awaken kedua adalah termasuk form semi terakhir bagi Yuri. Ia tinggal mematangkan saja form ini demi bisa masuk ke form akhir.


Yuri menarik nafas dalam-dalam sebelum akhirnya ia mengeluarkan energi yang amat besar, demi melindungi Vermilion ia kali ini tidak boleh mengecewakan dewa dewi termasuk dan terkhusus Cosmos.


Yuri kini bisa terbang tanpa jubah dan sayap dan Yuri kini terbang setinggi mungkin namun masih menyisakan jarak yang cukup jauh dari Yggdrasil.


Dari sisi bagian lain,Charlotte yang masih bertempur dengan para prajurit kini melihat dan merasakan energi dahsyat yang ia langsung kenali siapa pemilik energi ini.


"Ibu... Aku serahkan kepadamu.. " Ucap Charlotte.


Charlotte mengucapkan kata tersebut dengan pelan namun sangat terasa bagi Yuri yang membuat Yuri menjadi lebih termotivasi dan Yuri mulai mengumpulkan energi nya lagi.


...~To Be Continued~...


Seperti biasa kawan ini cuma faceclaim yang diambil dari hasil Ai Diffusion :



Faceclaim dari Leona.



Faceclaim dari Charles.



Faceclaim dari Groceria.


Terimakasih yang sudah baca🄰

__ADS_1


__ADS_2