Queen Of The Zodiac

Queen Of The Zodiac
Turnamen Lu Woh Telah Dimulai 3


__ADS_3

Setelah malam berlalu, para peserta beristirahat, ada yang masih terjaga dari tidurnya dan pergi latihan, ada juga yang masih terjaga dan malah makan makan.


setelah malam acara kembang api dimulai, Anna sempat melihat Lily yang menatap tajam kearah Anna,tatapan kebencian yang membara di mata Lily,namun Anna tidak menghiraukan tatapan tersebut dan dengan santai bergabung kedalam pembicaraan kawan kawan Zodiac nya.


Tapi bagi Anna sebelum beranjak tidur di malam itu, Anna melakukan Kultivasi dengan dirinya,mencoba untuk terhubung dengan elemen Eby, namun gagal. walaupun dengan bantuan Ai Chan, tapi itu sangat susah buat dicapai, Anna harus memakan sesuatu yang berhubungan dengan Eby namun hal itu mustahil.


Jika memaksakan kehendak yang harusnya Anna menjadi Archmage di usia 18 tahun, namun Anna bisa mengakalinya dan dengan bantuan Ai Chan. tetapi untuk menggapai elemen spiritual Eby sangat sulit, rasanya seperti berenang dari satu pulau ke pulau lain yang jauh.


Tapi,Anna tidak akan terburu buru, Anna tau Anna akan mendapatkan nya cepat atau lambat. ditambah,hari sudah mulai pagi dan Anna harus segera mandi dan bersiap diri.


Setelah Anna sudah selesai mandi, Anna pun segera memakai busana nya, seperti biasa pakaian ala Anna yang sering dipakai.


"Masih ada 2 Match lagi dan hari ini adalah Duo Rumble dan Joyage Rumble"


ucap Anna, namun Anna kecewa karena kali ini bukan Anna yang dipilih oleh para Profesor dan kawan kawannya untuk duo rumble, melainkan Jennifer dan Risetta.


"Ladieesss and gentleman!! mari kita saksikan pertandingan berikutnya!!"


seru Komentator dan diiringi oleh siulan dan sorak penonton.


"Pertandingan kali ini adalah Duoo rumblee!!"


seru Komentator


"Sebelum nya, di papan skor Magicia dan Ronfa sangat ketat!! Laurent,han dan Sophia masih belum mencetak skor!!"


papan skor


Laurent Academy : 0


Mysteria Academy : 20


Sophia Academy : 0


Magicia Academy : 40


Han Academy: 0


Ronfa Academy: 40


"Kali ini, di Duo Rumble, ada Lily dan Lyra dari Mysteria Academy!!"


seru komentator dan gerbong pintu pun dibuka, Lily dan Lyra keluar dari dalam dan berjalan dengan anggun hingga menyisakan jarak di tengah lapangan.


"dan peserta penantang kali ini adalah, tuan rumah dari Colloseum ini. sambutlah, Jennie dan Yupi!!!!"


Seru komentator dan para penonton bersorak lebih ramai dari biasanya.


"apa yang kita liat disini? Jennie dan Yupi terkenal di akademinya sebagai murid dari Dollmancer dan Soilmancer!"


..


"Kita melihat Lily dan Lyra adalah murid dari Planetary Mage!!"


ucap Komentator yang tak sabar pertandingan dimulai.


"Baiklah pertandingan dimulai!!"


seru komentator.


"Jennie"


ucap Yupi dan Jennie mengangguk dan mulai memanggil 5 boneka hidup berbentuk seperti Teddy Bear tetapi mempunyai gigi yang runcing tajam dan cakar yang tajam.


Yupi pun mengambil duo swordnya dan mengalirkan sihirnya ke pedang tersebut.


Melihat Yupi dan Jennie yang ingin menyerang duluan, dengan segera Lily menciptakan Magic Circle dan mengeluarkan 10 kerucut tanah yang tajam menjulang keatas di sekitar area Jennie dan Yupi.


Tanpa aba aba Yupi melompat tinggi keatas dengan bantuan apinya dia bisa lebih tinggi keatas, lalu dengan gerakan dan tebasan tak kasat mata Jennie sedikit melompat dan kerucut yang bergerak menjulang keatas di potong potong hingga habis oleh Jennie, sedangkan Yupi melakukan dash dengan bantuan apinya, ke arah Lyra dan mencoba untuk melesatkan serangan ke Lyra. meskipun element utama Yupi adalah Soil tapi Yupi berhasil setidaknya sedikit menguasai fire element hanya untuk lompatan dan hindaran.


Sedangkan Jennie, dengan segera memerintahkan boneka boneka nya untuk menghajar menerjang Lily.


~suara besi berbentur keras~


Pedang Yupi dan pedang kecil milik Lyra pun beradu,namun karena Yupi mengalirkan sihirnya ke pedangnya, jadi pedang tersebut tak hanya sekeras besi, namun dicampur dengan sifat sekeras batu. Pedang milik Lyra pun patah dan dengan reflek,Lyra mengeluarkan Soil Aura untuk menghempas Yupi.


"..!!"


Yupi terhempas namun tidak jauh, hampir saja kepala Lyra terlepas dari tubuhnya karena serangan besar Yupi.

__ADS_1


Sedangkan Lily yang sudah agak jauh dari Lyra karena terus menghindar dan menghindar serta menyerang balik boneka milik Jennie,sehingga Lily tidak bisa membantu Lyra.


teknik Jennie dan Yupi adalah untuk memisah mereka berdua agar tidak mengkombinasikan kekuatan mereka untuk melawan Jennie dan Yupi yang jelas berbeda class meskipun mereka bisa melakukan Sihir Union yaitu menggabungkan sihir antara 2 individu.


"Boleh juga dirimu,tapi ingat lah satu hal"


ucap Lily dan Lily mengalirkan soil magic energy kedalam tubuhnya serta ke tangannya.


"Boneka mu bukanlah tandingan ku!"


seru Lily


Lily mengulurkan kedua tangannya kedepan dan kedua telapak tangannya saling menepuk satu sama lain. tak lama terjadi gempa bumi diantara Lily dan Jennie.


"..!"


Jennie memasang posisi waspada dan diam diam memalsukan dirinya dengan boneka ciptaannya yang mirip dengannya, Jennie menyusup dengan cepat kedalam gantungan kunci boneka milik Lily.


"Soil Heavenly Clap!!"


Seru Lily


kemudian muncul soil berbentuk tangan dibawah kaki Clone milik Jennie yang membuat Clone Jennie tersebut terhempas keatas akibat kencangnya tangan tersebut menjulang keatas, lalu tangan besar tersebut menepuk Clone milik Jennie seperti menepuk lalat. Tangan tersebut menepuk bersamaan dengan posisi Lily yang sudah menepuk tangannya sekali lagi.


"Jennie!!!!"


seru Yupi ingin hendak membantu Jennie namun terhalang oleh Lyra yang menghalangi Yupi dengan dinding tanah miliknya.


Tangan tersebut kemudian menyatu dan membentuk diri menjadi batu, kemudian Lily melepaskan telapak tangan nya yang memegang satu sama lain dengan perlahan. batu tersebut pun meledak dan menciptakan sebuah batu batu kecil yang dimanfaatkan oleh Lily untuk mengarahkan serpihan ledakan tersebut ke arah Yupi.


"..!!!"


Yupi hanya bisa salto dan menghindar tiap serpihan yang di berikan dan terjatuh akibat kehilangan keseimbangan, untungnya serpihan itu sudah habis saat Yupi terjatuh.


Yupi melihat sosok Jennie yang terjatuh dan terbaring tidak sadarkan diri. Lalu Yupi teringat sesuatu jika Jennie adalah tipe seseorang yang penuh dengan jebakan, dia tidak mungkin akan dikalahkan semudah itu. tanpa sadar Yupi pun tersenyum.


"Hah? apa yang kau tertawakan. kau sudah pasti kalah"


ucap Lyra dengan sombong.


"Mungkin dia akan menertawakan kekalahannya"


Beberapa sobekan terlihat di pakaian Lily yang kini dia sudah disamping temannya tersebut.


"Katakan kalau kau menyerah maka kami akan ampuni kalian"


Tambah Lily dengan sombong.


Yupi melihat gantungan kunci boneka yang ada di pinggang Lily dan tersenyum, Yupi pun berdiri dan mengeluarkan Soil Energy Magic miliknya. Yupi tidak bisa menggunakan senjatanya karena senjata tersebut sudah jauh dari Yupi dan Yupi tidak bisa mengambilnya karena Yupi tau dia bakal di hajar habis habisan mencegahnya untuk mengambil pedangnya.


"Seperti nya dia tidak menyerah ya"


ucap Lyra dengan nada mendramatisir.


~kreekk,Surr~


Tiba tiba dari gantungan kunci boneka milik Lily muncul sebuah kayu yang mengikat kedua gadis tersebut.


"...!! apa apaan ini!!"


seru Lyra dengan kaget dan tidak bisa bergerak.


Tak hanya kayu, Lily dan Lyra terikat oleh kain yang berasal dari boneka tersebut.


"Kau tidak tau? aku bisa menggunakan sifat elemen dari boneka,apalagi bonekamu"


ucap Jennie yang akhirnya berbicara.


"Kau... tidak kalah?!!"


ucap Lily dan melihat kearah Clone Jennie dan menyadari bahwa kulit dari Clone Jennie tersebut adalah kayu dan kain.


"Baiklah, terima kasih Jennie!!"


seru Yupi


"Seni rahasia tinju besi: Soil Punch"


Yupi pun mengumpul kan energi sihir tadi ke tangan kanannya, tangan kanannya pun menjadi keras seperti batu dan besi kemudian meninju kan tangannya kedepan, Yupi melepaskan energi sihir tersebut yang berbentuk seperti kepalan tinju tangan dan mengenai Lily dan Lyra

__ADS_1


sebelum tangan tersebut berbentur dengan dinding Colloseum, Jennie melompat keluar ke arah kanan bersamaan dengan mengubah dirinya kembali ke wujud manusianya.


Kedua gadis tersebut menjerit kesakitan dan terdorong oleh energi kepalan tangan tersebut hingga terbentur kuat di dinding Colloseum yang sangat tinggi dan lebar. akibat tinju tersebut menciptakan retakan retakan dan Lily bersama Lyra sedikit tenggelam dalam retakan tersebut.


"Aku tidak percaya ini..apa ini mimpi atau bukan tapi aku rasa kita dapat menentukan pemenangnya!!"


seru komentator yang kini berdiri dan melongo tidak percaya dalam sekali tinju sihir milik Yupi


Caliery selaku wasit langsung memanggil petugas kesehatan untuk membawa Lily dan Lyra yang tak sadarkan diri ke ruang perawatan. Caliery pun mengambil kedua tangan Yupi dan Jennie yang kini sudah berdampingan dan mengangkat tangan mereka.


"Dan pemenangnya adalah Yupi Dan Jennie!!!"


seru komentator


"Huwwwooooo!!!!"


~suara siulan~


Kemenangan tersebut pun di sambut meriah oleh para penonton dan para fans yang telah memilih Sophia Academy menjadi jagoannya.


"baiklah kini Sophia Academy akan berada di urutan ke tiga dalam papan skor"


ucap Komentator dengan kalem dan melihat papan skor


Papan Skor


Laurent Academy : 0


Mysteria Academy : 20


Sophia Academy : 30


Magicia Academy : 40


Han Academy: 0


Ronfa Academy: 40


Jennie dan Yupi pun berjalan menuju kedalam gerbang Colloseum untuk masuk kedalam ruangan khusus untuk Sophia Academy.


"Kerja bagus Jennie, Yupi"


ucap seorang gadis keriting berkulit hitam manis menepuk bahu bereka berdua.


"Aduh aduh, jangan ditepuk disitu sakit tau"


ucap Yupi yang kini memegang bahu nya yang sakit dan rasa keram di tangan kanannya.


.....


"Ai Chan, bisa kamu proses biodata tiap Six Dragon Of Piecekeeper?"


ucap Anna yang melihat pertandingan 2 vs 2 dari dalam kamarnya tersebut.


"Memuat data"


"Mencari"


"Ditemukan"


Ai Chan kemudian menampilkan Project Live didalam pikiran Anna dan melihat dengan seksama.


Six Dragon List


Naga Langit : Lu Woh [Male]


Naga Air : Ashura [Female]


Naga Bumi : Scathacha [Female]


Naga Api : Caliery [Female]


Naga Cahaya : Lindwurm [Male]


Naga Kegelapan : Schahathen [Male]


Hal ini menarik bagi Anna dan Anna mulai kepikiran untuk belajar dari ke 6 naga tersebut.


karena didalam diri Anna bahwa dia dapat mempunyai 30% sihir berunsur cahaya dan kegelapan, intinya tidak dominan, tapi masih bisa dipakai dan masih bisa belajar untuk menggunakan sihir gelap dan cahaya tersebut.

__ADS_1


__ADS_2