Queen Of The Zodiac

Queen Of The Zodiac
Kembalinya Yuri Ke Terra


__ADS_3

Waktu telah tiba, akhirnya Yuri sudah menyelesaikan latihannya, sudah berapa lama? sudah berapa lama ia menunda beberapa latihannya dan durasi latihan dan juga melaksanakan test.


Yuri tidak menghitung nya, Yuri tidak bisa membayangkan hari ini adalah hari terakhir dirinya disini, berpisah lagi, menerima hukuman dari para Hor dan dewi Cosmos.


Yuri melihat putri sulung nya dan putri satu-satunya, Charlotte. Yuri langsung memeluknya dengan hangat, dirinya juga dipeluk oleh Yuxuan.


Yuri harus menjalani kehidupan nya, mencari dan mengasah kembali kemampuan nya. Sejauh ini yang memasuki Zodiac dengan level supreme hanyalah Yuri seorang.


Cosmos juga menganugerahi Yuri menjadi Queen of Zodiac , seseorang yang dipercayai menjaga Terra. Dirinya juga diakui oleh para Hor, tato sihir milik Yuri masih ada di sekitar bahunya.


Mengingatkannya akan perjalanan panjang yang ia hadapi. Yuri kini juga menguasai elemen dasar dan elemen twilight dengan level supreme.


Aura sihir Yuri yang ia rasakan juga sangat berbeda, sangat seperti terasa berat.


"Hey, Yuri. Ingat yang pernah aku bilang?." Bisik Yuxuan.


Yuri mengangguk paham lalu teman-teman Yuri dengan pasangan mereka datang menghampiri Yuri. Yah kecuali Huang dan Yu Jie, karena mereka mati dengan cara yang mengenaskan.


Dengan reflek Yuxuan melepaskan pelukannya.


"Aww, lihat siapa yang bakal kangen-kangenan nih.." Goda Huang.


"Aku senang kita bisa berkumpul kembali.. Kalian ini teman dan sahabat terbaikku.." Balas Yuri.


Sebelum Yuri merasakan sesak oleh kesedihan, Cosmos dengan wujud dan tinggi setara dengan Yuri kini sudah berada di sampingnya.


"..? Dewi Cosmos.." Ucap Yu Jie dengan senyuman.


Cosmos membalas senyuman Yu Jie lalu mengeluarkan sihir yang berbentuk seperti orb, Cosmos langsung menggoyangkan sedikit orb tersebut lalu orb tersebut terbang mengarah ke dada Yuri dan masuk kedalam tubuh Yuri.


Yuri tidak merasakan apa-apa kecuali rasa ringan.


"Ini... Ini apa?." Dengan heran Yuri bertanya.


"Kesedihan mu bukanlah kesedihan lagi, aku telah memberikan ilmu sihir teleport khusus untuk ketempat ini."


Sejenak Yuri dan yang lainnya merasa senang, namun Cosmos melanjutkan bicara nya.


"Namun, itu memerlukan waktu empat bulan dalam proses pemanggilan."


Cosmos tersenyum lalu menghilang dari pandangan mereka. Yuri menghela nafasnya setelah itu, mereka sejenak terdiam lalu Anna mematahkan kesunyian itu.


"Setidaknya kamu masih bisa mengakses portal menuju kemari."


Sara kemudian membawakan Yuri sebuah Zirah unik seperti gaun, namun bukan gaun.


Yuri dan yang lainnya berpisah setelah Sara memberikan Zirah kepada Yuri lalu mengucapkan salam perpisahan.


Tersisa Yuri, Yuxuan dan Charlotte saat dirumah mereka, Yuri memotong rambutnya hingga sebahu,mandi dam memakai Zirah putih tersebut.


Yuri juga memakai anting yang tidak memiliki gantungan nya atau semacam itulah, berwarna putih. Layaknya ksatria dengan zirah putih, Yuri kini langsung dipeluk erat Yuxuan kembali dan mereka saling mengecup satu sama lain.


Kehangatan Yuxuan membuat hati Yuri berdebar-debar, untungnya Charlotte sudah tidur. Sebelum Yuri mempersiapkan diri, Yuri memberikan asi untuk terakhir kalinya kepada Charlotte, karena setelah pergi, yang akan menjadi penggantinya adalah Wendy.


Wendy dengan senang hati melakukannya dan suaminya juga setuju akan hal itu.

__ADS_1


Ketika mereka berdua berhenti melakukan nya, Yuri langsung melangkahkan kakinya menuju pintu keluar, diikuti oleh Yuxuan untuk menutup pintu dan menjaga Charlotte agar tetap bersamanya.


Disamping Charlotte sudah ada boneka pedang yang lucu dengan nama Charlotte dan dibawahnya nama Yuri sendiri.


Yuri berjalan, menyusuri sebuah kuil dan kemudian akhirnya sudah berada di Cosmos Portal setelah sedikit melewati kuil.


Para Hor menyaksikan kepergian Yuri setelah Yuri masuk kedalam portal.


...01 February Year C2, Place : Enforcer of The Piece Hall...


"W-wooaaa..!!!!."


Sebuah portal muncul yang membuat para prajurit kaget,siaga dan penasaran, prajurit dengan seragam keren, dimana zirahnya mempunyai warna yaitu biru di bagian punggung tangan, punggung kaki dan juga helm yang di desain seperti robot, namun bukan robot.


Apalagi prajurit itu mendengar suara perempuan (Yuri) sedikit menjerit.


"Siapa disana..!!!."


Dengan tegas prajurit tersebut mendekati sesosok dengan baju putih yang perlahan-lahan bangun, prajurit lain juga menghampiri apa yang terjadi setelah mendengar suara keras dari satu prajurit yang melihat Yuri.


Tentu saja mereka menggunakan sihir mereka untuk memanggil tombak, sama seperti hal yang bisa dilakukan Yuri.


"Ugh... Begini lagi.." Lirih Yuri.


Yuri pun melihat kearah para prajurit, dengan tidak percaya prajurit tersebut hanya bisa melongo.


"....K..Kamu..."


Dengan gugup salah satu prajurit menunjuk Yuri.


kelihatan nya sedang asik berbicara. Dan tak lama pintu diketuk dengan nada ketukan yang membuat gadis rambut pirang pasir tersebut berdiri sambil mengizinkan masuk prajurit tersebut.


Setelah diizinkan, prajurit tersebut memakai sebuah gelang dengan sistem RFID untuk bisa mengakses, menbuka ruangan direktur tersebut. Tentunya harus dengan izin dari direktur baru gelang tersebut bereksi.


"Direktur Anastasya...!!!!."


Prajurit tersebut dengan wajah panik menyambar gadis yang disapa Anastasya. Anastasya juga panik dan langsung menyambar keluar ruangan, berlari dengan kencang kearah Aula ETP.


Seperti orang dikejar oleh sesuatu, lari Anastasya meledak sangat kencang tanpa henti.


~ Srshhhh~


Setelah sampai di aula, ditempat Yuri berada, Anastasya langsung memeluk Yuri dengan erat.


Yuri dengan bingung apa yang terjadi dan tidak paham dengan tempat ini, tempat yang Yuri rasakan sangat modern, melebihi dari zamannya di bumi dulu.


"Oh, kami sudah menunggu kehadiranmu...Sungguh.. Direktur Pertama.."


Mendengar perkataan Anastasya, prajurit yang memasang kuda-kuda pertahanan kini langsung menurunkan senjata mereka lalu memberikan sebuah penghormatan.


"Eh..ahaha.. Aku kembali.." Ucap Yuri.


Yuri mengelus rambut Anastasya dan Yuri langsung hafal generasi siapakah Anastasya ini. Benar, Anastasya adalah generasi dari Anna, jika Yuri tidak salah tebak, Anna sudah menjadi nenek buyut bahkan leluhur.


Dialah Anastasya Broadway.

__ADS_1


"Selama itukah.." Batin Yuri.


Anastasya dapat mengenali Yuri karena ada sosok orang berjubah putih dengan memakai Hoodie , membuat orang tersebut seperti tidak memiliki wajah.


Sosok itu menjelaskan bahwa dalam beberapa ini, Direktur sekaligus pahlawan Terra yang dikenal dan selalu dikenang akan muncul. Iroha sangat menanti-nanti akan hal itu.


Yuri juga melihat sosok laki-laki dengan senyuman hangat dan aura yang sangat positif ada didalam dirinya, baunya dan pembawaan dirinya sangat dikenal dari generasi siapa.


"Dan dia...?."


Dengan berpura-pura Yuri menanyakan sosok orang yang ada didepannya. Anastasya melepaskan pelukannya lalu menunjuk kearah laki-laki itu.


"Aku adalah Mont Thunberg, sangat senang bertemu langsung dengan anda."


Yuri langsung berjalan kearah Mont dan memeluk Mont. Mont merasa tersentuh dan merasa terberkati, dapat disayang oleh teman dari leluhur mereka hingga Yuri melepaskan pelukannya


Yang Yuri peluk adalah generasi dari Wendy, Wendy Thunberg.


"Sayang sekali ya, Perci dan Gilbert tidak ada disini." Ucap Mont.


"Perci? Gilbert..?."


Dengan bingung Yuri mencoba berfikir mereka itu seperti apa.


"Ahh lupa, direktur pertama tidak tau.. Percival dan Gilbert adalah generasi dari leluhur Sara."


Dengan merasa tertarik, Yuri menanyakan informasi lebih lanjut. Percival adalah seorang gadis yang memiliki rambut, gaya rambut seperti Sara meskipun soal warna sangat berbeda, warna rambut coklat dengan mata berwarna hijau tua.


Yuri melihat Gilbert terlihat seperti suami dari Sara, yaitu Duncan. Sangat mirip.


Tak lama para prajurit yang tenang tidak terjadi apa-apa dengan kepahaman mereka berbalik menuju pos mereka masing-masing.


Yuri pun diajak berkeliling oleh Anastasya, tak hanya itu, Yuri diperkenalkan dengan seorang diva, tentu saja diva perwakilan dari ETP.


Yuri melihat banyak kendaraan yang bukan pesawat berlalu lalang, Anastasya mengatakan bahwa itu seperti mobil atau sepeda motor jika dizaman Yuri.


Teknologi itu diciptakan oleh seseorang. Seseorang yang bernama Tesla, dengan kepintaran diatas rata-rata dan menjadi perwakilan juga salah satu orang yang membawa nama ETP kejenjang yang lebih tinggi.


Semua serba canggih dan serba menerima, Yuri melihat ras Cobbala yang tengah bekerja membersihkan lantai atau setidaknya, ia yang mengurus dan mengendalikan mesin pembersih.


Yuri juga melihat pemandangan indah, namun tidak biasa. Seperti, inikah masa depan? sangat indah, Yuri tak menyangka Sophia bisa mengatasi jumlah penduduk dengan alam.


Alam terjaga dan begitu juga dengan teknologi yang semakin tinggi. Yap, Yuri melihat banyak gedung tinggi, masing-masing gedung juga mempunyai TV raksasa.


Anastasya juga mengatakan ini semua ide dari Tesla, hanya dalam kurun waktu dua tahun. Semua teknologi ini tentu memiliki inti tenaga dan Yuri tidak menyangka bahwa tenaganya adalah sihir. Lebih tepatnya memanfaatkan peninggalan Yuri, Ai-chan.


Tapi yang tau hanyalah Anastasya dan Tesla.


Dan Anastasya juga sudah membuat Ai Chan yang baru dan lebih canggih untuk Yuri.


Sebelum akhirnya mereka ke laboratorium Tesla, Yuri melihat patungnya, patung yang masih berdiri atau diperbaharui terlihat oleh matanya. Patung nya bersama dengan teman-temannya tentu saja.


Apa-apaan dunia ini....Sungguh berbeda dengan apa yang Yuri rasakan. Namun, terlihat menyenangkan.


...~To Be Continued~...

__ADS_1


__ADS_2