
~ Cit cit cit Cuitt cuitt ~
Setelah sekian lama cahaya menghalangi pandangan Anna, Anna mendengar suara burung berkicau. Anna pun membuka matanya perlahan dan membenahi posisi nya dengan perlahan hingga posisi berdiri normal.
"Huh? aku dimana?"
Tanya Anna kepada diri nya sendiri dan Anna berbalik badan dengan perlahan sambil melihat ke sekeliling nya.
"Ai chan? Ai chan!!"
Anna berusaha menghubungi Ai chan yang berada didalam diri Anna, namun tidak ada satupun kata terucap dari Ai chan.
"Badanku, terasa ringan..."
ucap Anna menyadari sesuatu yang ganjil, Anna juga tidak menemukan Wendy dan Irish.
"Apa aku sudah mati?"
Batin Anna dengan sedih, lalu mengepalkan tangannya dan dengan reflek meninju batang pohon yang ada didekat Anna.
"Sial! padahal aku hampir sedikit lagi menuju Zodiac..."
"Aku mengecewakan mereka"
ucap Anna dengan sedih teringat bahwa perjuangannya sia sia. berfikir seharusnya dia tidak usah bereinkarnasi kalau akhirnya akan bernasib sama.
Didalam lubuk hati dan kekecewaan diri sendiri, Anna merasakan pundaknya di pegang oleh tangan, tangan yang hangat dan terasa kasar.
Anna berbalik dengan perlahan, tangan kasar tersebut terlepas dari Anna dan mendapatkan dirinya sudah berhadapan dengan seorang pria tua berjanggut memberikan ekspresi khawatir pada Anna.
"Kamu tidak apa apa?"
ucap Pria tua itu dengan nada cemas lalu merogoh kedalam tas kecil sampingnya, yang terbuat dari kulit binatang tersebut dan menampakkan sebuah apel ketika tangan pria tua tersebut mengeluarkan tangannya dari tas tersebut.
"Makan lah, kamu perlu nutrisi untuk tetap fit"
ucap pria tua tersebut sembari menyodorkan Apel kepada Anna.
"T-terima kasih kakek"
ucap Anna dengan kaku lalu dengan perlahan mengambil Apel tersebut.
~ kraukkk, Nom Nom ~
Anna menggigit apel tersebut dan mengunyah nya perlahan lalu menelannya.
"Disini adalah tempat yang berbahaya bagi seorang gadis seperti mu"
ucap pria tua yang dipanggil Anna tersebut kakek.
"Sebenarnya..."
ucapan Anna terhenti ketika dia menyadari sesuatu.
"Kakek..ini tempat apa?"
Tanya Anna yang tiba tiba mengganti topik.
Kakek tersebut tersenyum dan mengelus rambut Anna.
"kamu berada di Yangtopia, dimana kebebasan dari segala sistem yang ada, yang dimana hanya orang terpilih yang bisa masuk"
Jelas kakek tua tersebut dan kakek tersebut mengelus janggut putihnya setelah mengusap rambut Anna dengan pelan.
__ADS_1
Bagi Anna ini adalah hal yang aneh, Anna sempat mendengar rumor tentang tempat legenda Yintopia dan Yangtopia. tempat yang dibuat oleh The Great Dragon Lu woh atau salah satu dari six dragon atau piecekeeper.
"Jadi.. apa aku sudah mati?"
tanya Anna dengan spontan, kata kata yang keluar dari mulut Anna tanpa sadar.
Kakek tersebut tertawa kecil
"Mari ikuti saya dan kamu akan mengetahui kebenaran nya"
ucap kakek dan memberikan aba aba untuk mengikutinya. mereka berdua mulai berjalan dan perjalanan berakhir saat mereka sampai disebuah Alun Alun.
Sebuah Alun Alun yang memiliki 1 rumah kecil yang indah dan sedikit terbuka.
Kakek tersebut akhirnya duduk dengan posisi Seiza di sebuah tempat duduk lesehan yang bernama Zabuton.
Setidaknya itulah yang di dapatkan Anna.
"silahkan duduk nak Anna"
Tawar kakek tersebut dan kemudian Anna duduk dengan posisi yang sama dan dengan berhadap hadapan dengan Kakek tersebut.
"Kamu kesini dengan suatu alasan oleh Lu Woh sendiri"
Ucap kakek tersebut yang kini tengah menuangkan air hangat ke dalam gelas antik yang sudah diberikan bubuk teh herbal yang sudah tercium wangi nya oleh Anna.
"The Great Dragon Lu Woh? kenapa dia cuma mengirimkan aku disini?"
Tanya Anna dengan tidak sabar, kakek tersebut kemudian menyodorkan minuman teh dengan pelan ke arah Anna.
"Ngh.. terimakasih"
ucap Anna dan kemudian mencoba meminum teh herbal tersebut dengan pelan.
"Kamu bakal tidak percaya tetapi Archangel sudah kalah oleh serangan dadakan dari The Great Demon Amanda ditemani oleh Belial yang menjadi suaminya"
"5 dari The Six Dragon juga sudah tumbang, hal ini semakin sulit karena yang bertahan cuma Lu woh"
Lanjut kakek tersebut.
"Lalu bagaimana dengan tubuhku... tubuhku di dunia tersebut"
"Sebelum mencapai kematian, jiwa dan raga kamu dibawa kemari"
Anna kemudian menggertak kan giginya, pikirannya tidak tenang sekarang.
masalahnya juga Anna meninggal kan Turin juga disana.
"Lalu setelah aku disini, aku harus apa... aku harus kembali"
ucap Anna dengan gelisah dan kakek tersebut merespon dengan meminum teh herbalnya.
"Mau tidak mau aku harus mereset kedua dunia yang menyambung menjadi satu tersebut"
Melihat respon Anna ketika setelah mengucapkan kata kata tersebut, Kakek tersebut mengeluarkan cahaya kecil di telapak tangannya dan menunjukkan apa yang ada setelah semua terjadi.
"k-kamu... darimana kamu tau.."
ucap Anna dengan kaget dan kini tambah gugup dan gelisah karena dari sekian orang yang ada, dari sekian makhluk yang ada. cuma kakek ini yang mengetahui asal usul Yuri yang kini berada di tubuh Anna.
"jangan terkejut nak Anna, aku adalah The Instructor Versalite. panggil saja Versalite atau Versa"
...
__ADS_1
"aku adalah makhluk yang diciptakan oleh dia yang esa untuk mengatur ruang waktu"
Anna kini terdiam,terdiam mendengar perkataan sang Instructor.
"Aku... aku bereinkarnasi bukan karena mesin itu kan?"
Tanya Anna yang dipenuhi oleh pertanyaan.
apakah dirinya dipermainkan oleh para dewa atau jiwanya yang linglung tak tau kemana.
"Jika kamu melihatku lebih jelas, aku adalah profesor lumansa dari duniamu. aku yang menciptakan alat itu agar bisa menyelamatkan kamu"
Jelas Versalite dan di pikiran Anna sudah tergambar ingatan baru. ingatan dimana semasa kecil Yuri bermain dengan Professor Lumansa.
"Tapi.... kenapa aku?"
Tanya Anna lagi dan kini meja yang dihadapan mereka berdua menghilang atas kehendak Versalite sendiri.
"untuk melihat evolusi dari dalam dirimu"
ucap Versalite dengan singkat.
Evolusi? evolusi seperti apa? itulah yang ada di benak Anna. Lalu Anna teringat sesuatu, Bahu Anna masih terlukiskan simbol dari Virgo.
"Evolusi..."
ucap Anna dengan pelan.
"Dan kamu berhasil, walau kamu memiliki bantuan yang terlihat sangat praktis. namun, kamu memiliki kepemimpinan yang baik"
Ucap Versalite yang membuat Anna sadar jika dia tidak bisa memakai Ai chan karena Versalite sudah mengaturnya. Versalite lah yang memasukkan Ai chan didalam otak Anna dan juga terhubung di Bracelet Anna saat masih menjelma menjadi Profesor Lumansa.
"Aku akan mengembalikan kamu kembali ke dunia dimana aku telah merekap ulang waktu nya"
Versalite pun mulau berdiri dan menciptakan sesuatu dari tangannya, bentuknya sangat tidak jelas dan akhirnya apa yang ia ciptakan sekarang adalah sebuah kalung, kalung yang sama yang Anna pakai.
"Kamu akan kembali ke waktu dimana kamu berhasil melawan Catherine Mercifura"
...
"Dunia yang kurekap ulang akan mengenalmu sebagai Yuri Heisenberg, dunia yang awalnya tergabung atas 2 dunia akan terpisah, kamu tidak bisa menggunakan Ai Chan system lagi dan kamu akan bertemu dengan Anna Broadway yang asli"
Versalite kemudian mengumpulkan cahaya putih di telapak tangannya, menarik nafas dalam dalam sebelum mengeluarkan nya dengan berat.
"Perjalanan mu akan dimulai Sekarang, kamu ku beri kesempatan bertemu sekali lagi dengan orang tuamu"
Versalite kemudian tersenyum lalu kaget karena dipeluk erat oleh Anna Broadway atau sekarang bisa disebut Yuri Heisenberg.
"Terimakasih Profesor"
ucap Yuri yang kini tubuhnya mulai melebur menjadi cahaya secara perlahan.
"Semua yang kamu pelajari sebelum kamu dipanggil kesini tidak akan direset"
Ucap Versalite dan mengelus rambut Yuri dengan tangannya yang tidak memegang sesuatu lalu kemudian Yuri secara total telah hilang dari pandangan nya.
"Kamu tau Yuri, aku udah menganggap mu sebagai anak ku sendiri, apapun itu aku akan melindungi kamu"
Versalite tersenyum, badannya melebur dan kemudian menghilang dibalik cahaya yang indah.
Dunia akan tereset kembali, tetapi alur cerita keluarga mu akan berubah, ini semua demi kebaikan mu dan demi menjaga keamanan multiverse yang ada.
Kelak Yuri Heisenberg akan menjadi salah satu legenda terbaik. itulah salah satu yang ada dipikiran Versalite.
__ADS_1
Menjadikan Yuri Heisenberg sebagai pilar kedamaian yang asli dan dapat memimpin dari six dragon dan menyingkirkan The Great Demon Amanda beserta The Dark Angel Belial beserta armada mereka.
dikarenakan Archangel Uriel,Raphael, Michael, Gabriel telah dikalahkan.Maka, The Six Dragon yang akan menjadi pengganti mereka dalam mengatur susunan dunia.