Queen Of The Zodiac

Queen Of The Zodiac
Sebelum Latihan


__ADS_3

"Ngh... Di-dimana aku..." Ucap Yuri.


Akhirnya setelah ditunggu-tunggu untuk sadar dari pingsannya, Yuri terbangun dengan membuka matanya perlahan, pandangannya masih buram dan Yuri merasakan dirinya tertidur disebuah kamar besar dan indah.


Seperti didalam surga, Yuri tidak ingat mengapa ia tidak sadarkan diri, lalu Yuri melihat seorang wanita membelakangi nya, berambut biru gelap dan juga memiliki sayap putih meskipun kecil.


"Hah? kamu siapa?."


Mendengar perkataan Yuri, wanita itu berbalik dan tersenyum, matanya merah kecoklatan. Wanita itu berdiri dan berjalan kearah Yuri.


"Namaku adalah Altair, asisten daripada Aquarius.."


Altair? Aquarius? apa yang ia bicarakan? lagipula sayap itu, Yuri sangat mengenali mana sayap yang asli, mana sayap yang palsu. Dan Yuri ada di mana? Yuri tidak paham.


"Ehh...Bisa kamu kasih tau, aku sekarang berada dimana..?." Tanya Yuri.


"Hehe, kamu sekarang berada di Celestia Garden, tentu disini adalah tempat khusus para Hor dan Dewi Cosmos berada." Balas Altair.


Yuri pernah mendengar kisah tentang dewi cosmos, tetapi Yuri tidak paham Hor ini, apa itu Hor dan apakah mereka manusia?


Yuri menanyakan apa yang ada di pikirannya kepada Altair, Altair pun tertawa kecil sambil menggelengkan kepalanya.


"Bukan, Hor itu adalah Holy Spirits yang di ciptakan Cosmos untuk membantunya mengatur bintang-bintang." Balas Altair.


"Dan maaf aku tidak sengaja membaca pikiranmu, tapi benar menurut pikiran manusia ini adalah surga." Lanjutnya.


Yuri terlihat bingung dan akhirnya mulai menanyakan satu hal kepada Altair.


"Apakah... Apakah aku sudah mati?."


Sungguh, jika ini adalah surga sudah pasti Yuri mati dan setelah itu Altair menggelengkan kepalanya lagi.


"Para Hor memanggilmu disini, jadi kamu tidak mati karena kamu disini datang dengan tubuh aslimu." Balas Altair.


Yuri melihat seseorang datang tak lama setelah Altair menjelaskan nya, gadis yang berambut putih bermata biru terang, dengan gaya rambut bob pendek, mungkin sebahu.


Memiliki sayap juga, putih sangat bersih dan gadis ini memakai baju maid yang Yuri sangat hafal.


"Maaf mengganggu percakapan kalian, tapi nona Yuri diminta untuk menemui ketiga belas zodiac." Ucap gadis itu dengan sopan.


"Sebelum itu bukankah kamu memperkenalkan dirimu kepada tamu kita ini, bukan begitu Nelia?." Ucap Altair.


Gadis yang bernama Nelia ini seperti mengingat sesuatu yang penting lalu membungkuk sembari memperkenalkan dirinya.


"Maafkan ketidaksopanan ku, namaku Nelia, aku adalah roh suci sama seperti Altair dan aku adalah asisten dari Virgo." Ucap Nelia.

__ADS_1


Suaranya sangat sopan dan pembawaannya juga, sungguh ajaran Virgo sangat berdedikasi.


Nelia dan Altair pun membimbing Yuri kearah ruangan yang dinamakan Holy Palace, tempat yang megah dan sangat bersih, tanaman nya juga dan Yuri melihat sebuah kolam yang airnya adalah susua atau mungkin mirip warnanya.


Setelah sampai di tempat, Yuri melihat dirinya sudah ditunggu oleh masing-masing Hor beserta asistennya.


Yuri juga melihat di bagian yang terlihat sangat penting adalah seorang wanita dengan warna rambutnya adalah.... Galaxy? bagaimana bisa? dan Yuri melihat mata wanita ini berwarna kuning keemasan, rambutnya panjang tapi tidak terlalu dan tengah duduk dengan senyuman hangat di kursinya.


Hal yang paling Yuri kagumi adalah wanita ini sangat besar, melebihi Cyclops dan melebihi besarnya Almita saat dalam mode bertarungnya bahkan lebih besar dari kapal dan pesawat yang pernah ada ia lihat. Yang akhirnya Yuri sadari bahwa wanita ini sebenarnya adalah Cosmos, dewi alam semesta dari bermacam-macam universe.


"Yuri Heisenberg, kamu mengerti kenapa kamu dipanggil keseini?."


Cosmos akhirnya membuka suaranya, suaranya menggema sangat jelas dan suaranya terdengar seperti berjuta ribu orang mengucapkan kata yang sama dengan serentak.


"Tidak wahai Dewi Cosmos yang agung." Balas Yuri.


Melihat tata krama Yuri yang halus dan memberikan penghormatan kepada Cosmos, Cosmos akhirnya tersenyum. Cosmos kemudian melirik kearah Aquarius yang dimana Aquarius mengangguk langsung memahami apa yang dimaksud oleh Cosmos.


"Baiklah Yuri Heisenberg, atas perintah Versalite dan disetujui oleh Cosmos, kamu akan dilatih oleh kami." Ucap Aquarius dengan suara jelasnya.


"Latihan yang akan kita lakukan adalah esok hari. Meskipun tidak ada pagi dan malam disini, tapi kami paham tentang kondisi tubuh manusia." Jelasnya Lagi.


"Terimakasih Aquarius. Dan besok kamu akan dilatih pertama oleh Sagitarius." Ucap Cosmos.


Dilatih oleh Hor? Yuri tau jika dia ingin menjadi kuat, tapi apakah ada penyerangan hebat selain Enyo? atau apakah Enyo bereinkarnasi kembali secepat ini?


Yuri tidak ingin lagi orang yang dia sayangi pergi begitu saja. Yuri kemudian melihat Hor yang berambut keribo namun memiliki capit disalah satu tangannya dan memiliki ekor yang mirip seperti kalajengking.


Yuri menduga dia adalah Scorpio, Yuri juga melihat Sagitarius yang memegang busur, badannya setengah manusia dan setengah kuda atau disebut centaur.


Tetapi kali ini Sagitarius yang ini menutupi tubuh kuda, badannya serta mukanya dengan armor putih lengkap, Yuri pasti menduga itu adalah armor suci.


Yuri melihat Gemini, laki-laki dan perempuan berambut kembar yaitu biru toska, mereka berdua memakai jubah yang menutupi tubuh mereka dan terlihat seperti penyihir elite.


Yuri melihat juga Hor dengan kedua lengnnya adalah capit dan salah satu capitnya terdapat sebuah mekanisme senjata yang Yuri masih tidak paham itu adalah Canon atau senjata yang menyemburkan api, tetapi kedua capitnya Yuri melihat seperti kedua bilah pedang tajamnya.


Begitu juga yang lain seperti Taurus, Pisces, Leo,Libra,dan lainnya.


2 jam kemudian setelah berdiskusi dengan Cosmos, Yuri sudah boleh pergi keluar dan diperbolehkan mengelilingi atau berjalan-jalan ke Heaven Town.


Heaven Town sendiri adalah tempat dimana para roh maupun penduduk asli Heaven Town melakukan aktifitas nya, tentu saja penduduk Heaven Town jika berada di dunia manusia mereka bakal dianggap dewa baru. Mungkin karena para warga disini mempunyai kekuatan yang digunakan untuk kebutuhan sehari-harinya, misalnya untuk menyalakan api untuk memasak makanan lezat.


Bangunan nya serba putih dan sangat rapi dan teratur. Yuri begitu terpesona sehingga tidak sengaja menabrak seseorang dan Yuri terjatuh saat ia berjalan.


"...Ah, manusia.. Kau tidak apa-apa?."

__ADS_1


Suara khas bangsa Heaven Town, dimana kota ini diatur atau memiliki penguasa yaitu Cosmos sendiri.


Yuri melihat seorang pria, pria ini bertanduk hitam seperti domba ataupun iblis atau juga banteng, badannya sangat besar atau mungkin karena berotot makanya kelihatan besar.


Pria itu dengan baik menawarkan diri untuk membantu Yuri berdiri, Yuri dengan senang hati untuk menyambut bantuannya dan Yuri pun berdiri dibantu oleh pria ini.


"Terimakasih, tuan yang baik dan saya minta maaf telah menabrak anda." Balas Yuri.


"Ah tenang saja, kebetulan aku disini... mmm, oh namaku adalah Sebastian." Ucapnya


Yuri sejenak melihat orang yang memperkenalkan dirinya, Sebastian, perasaan Yuri atau apa, tapi kelihatannya dia dari bangsa demon. Tapi Yuri tidak percaya, soalnya Yuri melihat saat Sebastian membuka mulutnya


"Matamu sangat jeli sekali." Ucap Sebastian.


Sebastian mencondongkan tubuhnya untuk berbisik ke kuping Yuri.


"Aku adalah Vampire, aku tau Heaven Town tidak memperbolehkan Vampire untuk datang selama beberapa hari jika di Terra maupun Bumi." Bisiknya.


"Kenapa begitu?."


Mendengar pertanyaan Yuri karena rasa penasaran, Sebastian melanjutkan bisikan nya.


"Karena ada salah satu dari rasku berbuat onar dengan mencuri benda pusaka milik para Zodiac, meskipun sudah kembali tetap saja diberi hukuman." Jelasnya.


Sebastian sempat melirik leher Yuri dan ada perasaan dan niat mengigitnya. Namun, niatnya ia kurung dikarenakan ia berada ditempat suci, tempat dimana gelap maupun terang berkumpul sebagai jiwa yang murni alias baik.


Sebastian langsung menegakkan badannya dan sedikit menjaga jarak dari Yuri yang kini menatapnya.


"Baiklah, dimengerti." Balas Yuri.


Sebastian jarang melihat manusia yang datang dengan tubuh asli, bahkan sama sekali tidak pernah seumur hidup nya melihat atau mendengar hal ini.


"Mortal, apa yang membuatmu datang ketempat suci ini? jarang ada manusia datang atau bisa dibilang kamu adalah manusia pertama yang datang kemari." Ucap Sebastian. Jujur saja Sebastian merasa takjub jika sesuatunya yang penting maka dipanggil ke dunia ini.


Dan yang benar saja harapan Sebastian terkabul saat Yuri mengucapkan beberapa kata yang sesuai dengan rasa penasaran nya.


"Aku... Dipanggil Dewi Cosmos untuk melakukan pelatihan dengan ke 13 Zodiac." Balas Yuri.


"Ah begitu, kalau begitu sampai jumpa lagi, semoga kita berjumpa lagi." Ucap Sebastian.


Sebastian pun melanjutkan perjalanan nya melewati Yuri hingga akhirnya saat Yuri berbalik, dirinya sudah tidak ada.


Vampire, ras Vampire ternyata ada. Dan Yuri merasakan lehernya gatal saat Sebastian sangat dekat dengan lehernya dan mempunyai firasat dimana Yuri sudah bayangkan apa yang dilakukan seorang Vampire jika membahas soal darah.


Setelah merasakan perasaan merinding, Yuri melanjutkan perjalanan nya. Mulai dari makan hingga pergi yang menurut Yuri sangat asik, juga Yuri berteman dengan orang-orang baru di kota dan dunia ini.

__ADS_1


...~To be Continued ~...


__ADS_2