
"Semuanya naik!!"
Seru sang Ksatria dengan gagah,
semua peserta ikut naik termasuk Anna.
Sebelum 2 jam keberangkatan dimulai Anna menjual paha daging tersebut ke para pedagang yang berada didesa kecil tersebut.
Anna hanya menjual yang ada yaitu 9 potong.
Harga 1 Potong \= 6 koin emas dan kebetulan Anna sempat memotong paha dari Hound Alpha yang harganya sekitar 25 koin emas kini menukarkan 2 daging hound Alpha dan 7 daging hound biasa kepada sang pedagang.
"Ini dia koin emasnya, selamat atas perburuannya yang sangat mulus ya"
ucap pedagang tersebut dengan senang dan memberikan kantung kecil berisikan 92 koin emas.
Anna juga sudah mengganti baju nya dengan baju seragam dan sekarang Anna menyimpan koin emas tersebut di dalam tas kecilnya,melihat kearah jendela dan tertidur dengan pulas.
waktu tidak terasa berjalan dan Anna sudah sampai di tempat tujuannya. Anna dan lainnya turun dari kapal terbang. namun, yang Anna lihat hanyalah sebuah pohon pohon suram dan beberapa serigala yang memantau mereka dari kejauhan.
"Jangan takut! mereka adalah teman dari para Nekromancer, tidak akan mengigit kalian kecuali kalian macam macam"
ucap seorang pria berkumis ala italia dan topi khas penyihirnya, setelah dianalisa oleh Ai Chan pria berkumis yang tampak 45 tahunan ini masih seorang Archmage!! jalan ke Zodiac mungkin susah baginya. tapi walaupun Archmage,Anna sangat terkejut karena Anna merasakan energy spiritual yang besar dan menakutkan, Anna merasakan ke 5 Tetra Element bersemayam di luar tubuh pria berkumis ini.
Pria berkumis tersebut membimbing Anna dan peserta lainnya yang ditemani oleh Knight kesebuah tempat dari pohon mati menjadi hutan menyeramkan. Anna menyadari 2 laki laki yang melihat hal tersebut ketakutan dan berkeringat dingin.
"Kata kuncinya tuan?"
ucap para kurcaci yang tiba tiba muncul didepan pria berkumis tersebut yang akhirnya berhenti berjalan dan memberikan mereka sebuah daging... Hound? Anna tidak tau kurcaci itu suka dan itu mengerikan.
salah satu kurcaci menekan sebuah tombol dan sebuah pintu masuk dibawah tanah terbuka lumayan luas. Pria tersebut hanya memberikan aba aba dan para peserta dan knight ikut berjalan mengikuti arahan.
Pemandangan yang tidak mengenakan bagi Anna ketika melihat kurcaci genit mendekatinya, untung saja Anna sudah berada di tangga bawah tanah tersebut yang membuat kurcaci tersebut berhenti mengejar dan berlari menjauhi kerumunan.
"wow itu tadi mengerikan bagimu"
ucap Edward yang berada di barisan belakang dan Anna melihat Jennifer dibelakangnya lagi.
setelah semua peserta masuk, pintu tersebut di tutup kembali, cahaya dari obor satu persatu menyala, obor yang menyala secara otomatis dan mengarahkan kesebuah pintu besar meskipun kiri kanan adalah pintu tapi nampaknya itu adalah kelas untuk jurusan akhir.
Saat memasuki kedalam pintu besar tersebut, Anna melihat sebuah ruangan besar dan banyak kehidupan disini. para Alchemist , Anna melihat 2 penyihir Zodiac sedang berbincang dan banyak lagi dan mereka semua berhenti berbicara dan melihat para peserta yang baru datang. Anna berasumsi bahwa kedua zodiac itu adalah murid.
Terkhususnya para Zodiac yang pastinya sudah menyadari spiritual ku sudah melewati Lapisan 3 Tahap terakhir.
Para peserta pun berbaris di ruangan yang besar ini cukup untuk sebagai tempat upacara.
seketika Anna melihat setidaknya 20 Guru muncul di Hadapan mereka dan 1 penyihir tua yang Anna lihat saat di Sophia Kingdom.
"Selamat datang di Magicia Academy, dimana kita bergerak dalam gelap untuk melayani cahaya"
...
"Kita melindungi orang dan tidak menghancurkan nya, pengayom dan menunjukkan diri sebagai contoh dari akademi lain. Skor kita tahun ini adalah 9.5 dimana memasuki posisi kedua dan di posisi pertama adalah Sophia Academy"
Jelas penyihir tua tersebut.
"Makan, minum,jualan? semuanya ada disini. kalian tidak dibatasi dan kelas dibuka kapanpun karena 20 penyihir disini adalah 20 penyihir hebat dan bisa membimbing kalian dengan baik"
Penyihir tersebut melihat para guru yang memberikan salam kepada peserta barunya tersebut.
"Ai Chan apakah kamu bisa mendeteksi ke 20 penyihir tersebut?"
__ADS_1
ucap Anna didalam pikirannya.
"Baiklah"
balas Ai Chan dan mulai mendeteksi 20 penyihir tersebut dan hanya dan cuma 1 penyihir Zodiac diantara mereka yang membuat Anna terkejut.
setelah perkumpulan itu, barusan tersebut bubar dan kecurigaan pada Anna dari semua orang itu tidak ada. dengan nafas lega Anna bergerak menuju kamarnya yang agak sempit ini namun nyaman.
menurut perkataan pengihir tua tadi, mereka bisa berjualan dan membeli? seperti nya itu adalah sistem bertahan hidup ya. tidak seperti di Academy didunianya yang sangat berbeda disini.
Anna juga mendengar kata Penyihir Tua itu jika di sini tidak hanya Coin emas namun ada 3 mata uang yang bisa digunakan disini.
Coin emas adalah mata uang paling bawah yaitu urutan ke 4, urutan ke 3 adalah Ruby, ke 2 adalah Emerald dan yang pertama adalah lapis lazuli.
~Bunyi suara perut~
Perut Anna pun berbunyi menandakan bahwa Anna sudah lapar, Anna melihat Bracelet miliknya dan Bracelet tersebut menunjukkan waktu sekarang.
"Hmm jam 12, sebaiknya aku mendapatkan makanan yang cukup"
ucap Anna dan kemudian mengambil tas kecil miliknya dan Anna memasangnya di sabuk Anna. sebelum pergi Anna melihat dirinya di kaca dan melihat penampilan nya layaknya gadis desa kalau di dunianya.
"Baiklah, aku rasa sudah cukup"
ucap Anna dan Anna mengecek sekali lagi status nya dan terutama skill yang udah dia miliki.
Meteor Rain, Grand Cross dan Soil Saturation adalah spell baru milik Anna dan untuk Javelin, Magic Arrow dan Wall of Justice untuk skill dasar dari Anna. tetapi ntah mengapa Anna merasa dirinya masih sangat jauh dengan yang namanya menguasai Tetra Element lanjutan dari 5 Archangel. Fire, Water, Soil/Earth, Wind dan Element Tetra khusus didunia ini adalah Eby.
Berdasarkan info dari Ai Chan, Eby adalah element yang keras,dingin dan dapat membuat lawan terbakar juga. keras dari Eby melebihi dari element batu tersebut. tak hanya itu Eby memiliki energi spiritual Dark dan Light bahkan memiliki element kayu/peopohonan atau semacam itulah yang membuat element ini khusus.
dan sekarang Anna sekarang membuka kunci pintu kamarnya dan membukanya lalu menutupnya kembali saat sudah melangkah keluar dari kamar lalu menutupnya.
"Hei"
rambutnya bagaikan jamet namun karena dirinya mulus dan tampan jadi model seperti itu cocok untuknya.
"iya? kenapa ya?"
ucap Anna yang kini melihat laki laki tersebut.
"Ai Chan analisa cepat laki laki ini"
ucap Anna dan Ai Chan memprosesnya dengan cepat, terpampang jelas orang ini adalah seorang Apprentice yang menyelesaikan lapisan pertama. tak hanya itu Anna juga merasakan energi spiritual laki laki ini lebih beda dari yang lain, namun tetap dia akan kalah jika berhadapan dengan Anna dan namanya adalah Oscar Mcgray
"Hey kok melamun?
ucap Oscar yang melihat Anna terdiam.
"Ah tidak.. tidak apa apa, hanya saja aku mencoba untuk mengingat mu, kamu adalah Oscar"
ucap Anna dan Oscar pun tersenyum malu mendengar Anna menyebut namanya.
"oppss, dan lagi orang orang mengetahui namaku tapi aku tidak tau nama mereka"
ucap Oscar yang kini berkedip kepada Anna.
Oscar kemudian mendekat Anna perlahan, Anna juga secara perlahan mundur dan bersandar di pintu kamarnya.
"Kau melupakan ini"
ucap Oscar tiba tiba berhenti berjalan dan memberikan Anna sebuah baju. ini adalah baju kusut Anna yang Anna pakai saat masih di kereta kuda dan ada dalaman Anna disana,didalam baju tersebut
__ADS_1
"Kau tidak melihat hal yang aneh kan?"
ucap Anna dan melihat Oscar sembari mengambil baju tersebut dan memeluk baju tersebut.
"Tidak, Tidak..."
ucap Oscar dengan gugup.
dan setelah sekian detik Anna melihat Oscar dengan tatapan tajam akhirnya Oscar kembali angkat bicara.
"Baiklah baiklah, aku melihatnya. aku menyentuh nya tapi itu karena aku tidak tau dan tidak sengaja,oke?"
ucap Oscar dengan panik ,lalu tak lama ekspresi Anna yang serius Sekarang tertawa melihat ekspresi panik oscar dan membuka pintu kamarnya hanya untuk melemparkan baju tersebut ke kasurnya dan menutupnya kembali tanpa harus masuk kedalam.
"Baiklah Oscar, jadi begini"
Ucap Anna kini merangkul Oscar yang gugup dan wajahnya memerah. melihat hal tersebut membuat Anna memikirkan suatu ide jahil.
"Aku sedang lapar nih, ayo makan sama sama di U-Food"
ucap Anna yang kini menggoda Oscar, Oscar hanya mengangguk dan Anna tersenyum, tertawa kecil.
"Bagus kalau begitu, mari kita makan sama sama disana"
ucap Anna dan mengelus rambut Oscar yang berambut merah seperti warna rambut Anna tersebut.
Anna dan Oscar pergi ke U-Food dan mereka duduk di sebuah kursi khusus 2 orang saja.
"Selamat datang di U-Food, kau mau pesan apa?"
ucap seorang pelayan wanita yang berpakaian seperti bajak laut tersebut, nadanya kasar namun terdengar ramah.
"Aku pesan, Nasi Curry dan minumannya aku pesan air mineral saja"
ucap Anna dan wanita tersebut mengangguk.
"Kalau anda ?"
Ucap wanita tersebut kepada Oscar
"Aku pesan babi tumis saja untuk minuman bawakan aku Teh Hijau ya"
ucap Oscar dan wanita itu mengangguk, menulis pesanan Oscar dan mengecek sekali lagi pesanan tersebut dan setelah itu wanita tersebut pergi ke arah meja koki.
"Kau tau Oscar, kukira tadi awalnya kamu orang bejat yang ingin memperkosa ku"
ucap Anna dengan pelan yang membuat Oscar kaget mendengar nya
"Heh, seorang calon Priest sejati tidak akan berbuat perbuatan dosa seperti itu, apalagi jika aku seorang Priest nantinya"
Ucap Oscar dengan berani yang membuat Anna memasang expresi terkejut.
"Kamu baik dan berani Oscar. terimakasih udah mau jadi temanku"
ucap Anna dengan spontan yang membuat Oscar mengangguk menyadari tingkah Anna tadi hanyalah untuk menjahili Oscar dan ingin berteman dengannya.
"Dilihat dari expresi mu, kamu pasti sudah menyadari nya"
ucap Anna.
Tak lama kemudian pesanan Anna dan Oscar datang, sebelum menyantap makanannya. Anna memasukkan 5 coin emas sebagai uang tip dan 15 coin emas sebagai bayaran untuk makanan yang dipesan, Oscar melakukan hal yang sama juga.
__ADS_1
setelah memberikan uang tip dan membayar makanan. Anna dan Oscar langsung memakan makanan mereka dengan lahap dan minum dengan perasaan lega.alasan Anna memesan nasi curry adalah Anna harus menjaga berat badan nya agar tetap menjadi ideal, karena itu akan mempengaruhi kultivasi Anna dimasa mendatang. jadi Anna yakin jika orang lain melihat Anna, bakal terlihat seperti orang yang ga niat makan.
setelah menghabiskan makanan dan minuman. Anna berbincang bincang dengan Oscar dan akhirnya keduanya berpisah kembali ke kamar masing masing.