Queen Of The Zodiac

Queen Of The Zodiac
Masa Lalu,Masa Kini dan Masa Depan


__ADS_3

Yuri Heisenberg ini adalah anak dari orang terpandang dimana orang tuanya itu bekerja di laboratorium dan sekaligus yang memegang laboratorium terbesar di zaman modern tempat Yuri hidup sebelumnya.


Karena insiden yang membuat satu laboratorium besar tersebut, Yuri selamat berkat alat reinkarnasi dan Yuri bereinkarnasi ke tubuh seorang gadis yang sudah mati yang bernama Anna Broadway. Lalu, Yuri yang bereinkarnasi sebagai Anna jiwanya diambil dari tubuh Anna oleh Versalite agar roh Yuri juga selamat.


Yuri diberikan kesempatan oleh Versalite untuk hidup kembali karena Versalite mempunyai harapan besar kepada Yuri, namun Versalite tidak sengaja menghidupkan Yuri pada saat Enyo, Dewi penghancur sedang mencari wadah untuk berteduh.


Dan sekarang Terra mengalami krisis ditambah Yuri sedang berada di kendali Enyo. Haax ingin melepaskan jiwa Enyo dari tubuh Yuri, namun hal tersebut sangat beresiko karena Enyo statusnya kali ini lebih kuat dari Yuri.


setidaknya itulah yang ada di halaman catatan Lu Woh yang baru saja ia dapatkan dari Versalite. Namun, harapan mereka belum pupus, Enyo dapat ditidurkan kembali dan satu-satunya nya dapat melakukan hal itu adalah Tiamat.


Tiamat adalah salah satu diantara 3 Forgotten Goddess yang terdiri dari Tiamat,Spectra dan Horus. Dalam hal apapun, 3 Forgotten Goddess ini seharusnya datang, tapi apa yang membuat mereka kali ini tidak datang.


"Hourne mungkin tau jawabannya" Ucap Haax kepada dirinya sendiri.


Haax sendiri adalah seorang Glory Bringer, mempunyai saudara yaitu Genomima The Forgotten Tree atau bisa disebut Yggdrasil, Hanastria The Fairy Queen dan Chaos Bringer, Gloe.


Sejak kejadian yang mengharuskan dunianya hancur, dia dan saudara nya terpisah. Hal yang diingat Haax adalah Gloe, adik bungsunya yang dia tidak menduga akan menjadi Chaos Bringer.


Haax tidak sadar akan kehadiran Lu Woh dan Lu Woh memegang bahu Haax. Haax sontak terkejut namun tetap merasa aman karena itu adalah Lu Woh.


"Hourne sang dewa lautan Terra tidak bisa membantu kita saat ini" Ucap Lu Woh.


Haax kini mengerutkan dahinya, lalu akhirnya menghembuskan nafas panjangnya sambil menutup matanya.


"Aku tidak menyangka, Haax akan menjadi se pesimis ini" Ucap seorang wanita.


Haax kemudian melihat sosok wanita yang tak lain adalah Almita, pahlawan dari negeri Noma.


Terbentang pulau-pulau, Noma adalah salah satu negara diantara 15 negara.


Mungkin beberapa negara yang Haax masih ingat karena Haax pernah mengunjungi ke lima negara yang ia kenal


Sophia kerajaan terbesar di Terra dan merupakan penganut ajaran Storma,Dewi angin dan kebebasan.


Noma adalah negara kecil dimana menganut ajaran dari Galdeo, Dewa Tanah dan Kekuatan.


Hanamura adalah negara unik, jika di bumi adalah Jepang. Hanamura sendiri menganut ajaran Baba Momoe dan Koda Katsuro atau singkat nya Momoe dan Katsuro , Dewi Guntur dan dewa kedisiplinan.


Vi adalah negara yang hampir mirip dengan Hanamura, namun Vi adalah negara yang menganut ajaran Bang Sook-Joo/Joe sang dewa Kemurnian. Vi adalah negara dengan Kemurnian hati begitu juga dengan kotanya, jika kamu berada disini kamu akan melihat tiga kota. Kota melayang, Kota bawah tanah dan Kota biasa.


Kuznetsova, negara yang terletak di daerah yang beriklim dingin, berdekatan dengan Andayana, sebuah negara terbengkalai dan konon katanya Andayana penuh dengan mayat hidup dan juga para Vampire.


Melihat Haax termenung, Lu Woh tidak bisa berkata apa-apa lalu Lu Woh pergi berjalan meninggalkan Haax. Akhirnya Haax sendiri lagi dan termenung lebih dalam.


"Hey, Itu Curang!!"


Haax mendengar suara anak kecil langsung terbangun. Haax melihat dirinya sudah tidak berada di dalam ruangan, lebih tepatnya di sebuah tempat yang sangat aneh.

__ADS_1


Banyak tabung-tabung yang berisikan makhluk hidup yang tidak bergerak dan didalam tabung terdapat air-air.


Haax mencoba berdiri, mulai mengikuti arah suara. Suara anak kecil sedang bermain, semakin lama semakin ramai dan cahaya kemudian datang kepada Haax.


Kini setelah cahaya tersebut pergi, Haax kini berada di tempat dimana seorang anak perempuan sedang bermain bersama temannya.


"Jangan ambil itu punyaku, nanti aku aduin ke ayahku" ucap anak perempuan tersebut.


"Heh, adukan saja aku tidak takut. Wlee" Balas temannya.


Haax hanya bisa tersenyum melihat tingkah anak yang Haax bisa mengira usianya adalah 5 atau 6 tahun ini.


"Akur sekali" Gumam Haax.


Tak lama kemudian pintu terbuka dan suara gadis dewasa terdengar sangat ramah,lemah dan lembut.


"Waktunya untuk makan malam, tuan muda"


ucap wanita tersebut.


Haax melihat wanita ini sepertinya adalah seorang maid, mungkin pengasuh anak. Tapi yang jelas sangat ramah.


"Tidak, kami bahkan belum sempat main" ucap anak perempuan tersebut.


"Ahaha, Yuri, kalau kamu makan nanti akan dibelikan mainan baru sama ibu mu" Balas Maid tersebut.


"Hati-hati!!" seru maid tersebut.


Maid tersebut melihat kearah teman-teman bermain Yuri dan dengan ramah mengajak mereka juga. Semuanya mengangguk lalu ikut dengan maid tersebut.


"Jadi aku berada di ingatan masa lalu Yuri"


Haax kini menutup matanya cukup lama dan membuka kembali, Haax sudah berada di dunianya yang asli.


"Lu Woh.... ini pasti ulahnya" ucap Haax dengan pelan.


Senyum terlukis di bibirnya, Haax sepertinya tertarik dengan masa lalu Yuri. Masa lalu Yuri yang akhirnya terbongkar, dimana dimasa itu dunia Yuri tidak ada yang namanya Terra dan sihir.


Haax pun beranjak dari tempatnya dan saat berjalan meninggalkan tempatnya, Ashura datang dan menatap Haax dengan lembut.


"Haax, aku ada kabar baik. Mungkin inilah kesempatan kita mengembalikan kesadaran Yuri" Ucap Ashura.


Haax terkejut mendengar hal tersebut lalu dengan bergegas melewati Ashura dan pergi ke lantai dasar gedung ini.


Di lantai dasar, terlihat seorang gadis muda berambut pink kecoklatan sedang berbicara dengan para beberapa dragon yang ada disana.


Gadis tersebut sontak kaget ketika seseorang datang memeluknya hingga mereka berdua hampir terjatuh.

__ADS_1


"HANASTRIA!!!" Ucap pria yang Hanastria kenal.


"Kak Haax!!" Balas Hanastria.


Reuni saudara ini membuat para dragon tersentuh begitu juga dengan Queen helena dan dua kepercayaannya yang baru saja datang.


Haax melepaskan pelukannya dan mencubit pipi adiknya tersebut.


"Kau darimana saja! Aku sangat khawatir lho~"


ucap Haax.


Hanastria tersenyum, lalu melihat para dragon dan Ratu Helena mengangguk dan akhirnya Hanastria mengembalikan pandangannya ke arah kakaknya tersebut.


"Semenjak kita terpisah, aku terjatuh di planet yang bernama bumi"


Hanastria pun menceritakan detailnya, dia diperlakukan baik oleh warga bumi. Hanastria di agung kan juga oleh manusia bumi, menjadikan Hanastria adalah dewi peri dan Hanastria banyak membantu manusia di bumi.


Membahagiakan anak-anak yang ada di bumi juga, memberikannya hadiah. Bahkan memberikan obat penawar dan hal lainnya.


"Tapi syukurlah kamu tidak apa-apa" ucap Haax.


Haax melihat, Hanastria datang tidak sendirian. Hanastria ternyata membawa banyak pasukan peri untuk mengawalnya.


"Aku datang kesini akibat sinyal komunikasi yang oleh para six dragon, mereka menjelaskan semuanya" Ucap Hanastria.


sebelum Haax berbicara, Hanastria memberikan sebuah simbol gerakan untuk tidak bicara dulu dan memberikan Haax sebuah gulungan kertas.


Haax dengan segera membuka gulungan tersebut setelah menerimanya dari Hanastria.


Hanastria tau bahwa Haax akan mencari Genomima, maka dari itu Hanastria sengaja menjelaskan dengan setengah-setengah.


Setelah Haax membaca dan Haax menganggukk.


"Besok kak Genomima akan datang dengan Dewa Poseidon yang ada di bumi" Ucap Hanastria.


Haax sekali lagi mengangguk, kesenangannya kini semakin memuncak. Dengan begini, dia dapat menyelamatkan Yuri tanpa harus mengorbankan tubuh Yuri. Karena Versalite hanya memberikan Yuri satu kesempatan saja.


Mereka juga tidak tau apa yang direncanakan Versalite, yang pasti Versalite akan merubah sejarah lagi jika Yuri gagal dalam menjalankan tugas nya. Bahkan Versalite sang tangan kanan The rule one, tidak akan segan-segan menghapus jiwa-jiwa jahat seperti Amanda, Belial dan Chaos Bringer.


Tentu saja ini akan mempengaruhi Haax juga, sejarah Haax dan saudara saudari nya mungkin akan terpisah lagi. Haax tidak ingin melihat planet nya hancur lagi dan lagi dengan mata kepalanya sendiri.


Semuanya dipertaruhkan disini. Tak hanya masa depan, masa kini dan masa lalu akan hilang dengan sekejap oleh The Right Hand Of The Rule One, Versalite.


"Enyo, kau secepatnya akan kami basmi"


...~TO BE CONTINUED~...

__ADS_1


__ADS_2