
...Sophia Central...
...2 March C2...
Meskipun Yuri sudah menjadi seorang Ratu di Sophia, Yuri tidak akan melupakan tugasnya sebagai direktur pertama dari ETP, hal itu dia laksanakan ketika sebuah notifikasi dari gadget Yuri berbunyi.
Yuri tanpa tergesa-gesa memikirkan untuk mengutus Jendral Reavanena sendiri untuk mengurus penyihir dari kota Litlu.
Karena Rea sendiri juga lagi ada waktu, jadi ia menuruti perintah dari Yuri. Dan disinilah Yuri berada setelah hal tersebut berlalu, ia di Sophia Central karena panggilan dari ETP.
Yuri menunggu dan menunggu hingga akhirnya Yuri melihat Anastasya datang dengan pakaiannya yang terlihat lain.
"Anastasya? "
Yuri memanggil namanya dan Anastasya sebelum bertindak lebih jauh ia melihat kekiri dan kekanan,memasang perasaan lega Anastasya pun berjalan agak lebih dekat ke Yuri.
Alangkah kaget Yuri saat melihat wajah Anastasya sangat pucat, ia seperti melihat sesuatu yang aneh dan sangat aneh.
Anastasya pun mengeluarkan sebuah benda seperti kristal, melemparkan nya tidak jauh darinya lalu kristal tersebut berubah menjadi portal, Anastasya masuk kedalam portal dan Yuri juga ikut masuk dan saat mereka berdua masuk portal tersebut tertutup dan menghilang.
...Anvya Delidium...
Anastasya menghentikan langkah kakinya lalu berbalik untuk melihat Yuri yang juga ikut menghentikan langkah kakinya.
"Anastasya ada apa ini...? " Tanya Yuri
Di mata kiri Anastasya yang di tutup oleh penutup mata kini mengeluarkan air mata berwarna merah delima, atau setidaknya itu adalah darah.
"Tidakkah kamu menyadari sesuatu. "
Akhirnya Anastasya membuka mulutnya, ia menatap Yuri dengan sayu.
"Menyadari? Apa?. "
Yuri membalas dengan sebuah pertanyaan, ia sangat bingung apa yang terjadi.
"2 March C2, semua makhluk tanpa terkecuali berevolusi. Sifat dan kepribadian mereka berganti, fisik dan penampilan mereka berganti. " Balasnya.
Anastasya mengeluarkan kristal kecil dan saat ia lempar, kristal tersebut memproyeksikan gambar atau setidaknya video atau sejenisnya. Yuri melihat ada yang tidak beres dan perasaan Yuri tidak enak.
"Bencana Raya yang sesungguhnya, menandakan dewa sudah tidak peduli dengan kita.. Atau mereka meninggalkan kita. " Imbuh Anastasya.
Anastasya tetap diam ditempat dan hanya jarinya yang menggeser layar proyeksi tersebut.
"Sebelum 2 March C2, aku bertemu dengan Charlotte.. Ia menyampaikan untuk menyelamatkan mu dari bencana ini. " Ucap Anastasya.
Yuri langsung teringat bahwa Charlotte datang dan mengajak alam bawah sadar Yuri ke suatu tempat yang Yuri sudah lupa nama tempat itu.
__ADS_1
Tapi ia tidak berkata bahwa bencana raya, namun ada hal yang Yuri pikirkan, yaitu bangunan yang roboh yang sempat ia pijak saat Yuri berada didunia alam bawah sadar.
"Tunggu... Anastasya.. Maksud kamu.. " -Yuri
Anastasya mengangguk pelan, Yuri langsung menggertakkan giginya. Bagaimana ia bisa ditipu lagi, Yuri mulai berfikir apakah Versalite sudah terkena Corrupt atau ini memang rencananya, apakah ini atas perintah Cosmos? .
Hal tersebut membuat Yuri memegang kepalanya sangat lama, berfikir juga bagaimana dengan Charlotte dan Yuxuan.
"Ah maafkan aku, kau pasti bingung. Aku sebenar nya adalah utusan Cosmos, saat bertemu denganmu aku sangat bahagia serta ingin menjagamu... " Ucap Anastasya.
Yuri menghela nafasnya, sepertinya ia mulai paham sedikit.
"Itulah... Itulah mengapa aku membawa mu kesini.. Cosmos berkata bahwa Versalite menghilang saat terakhir kali berbicara dengan Chaos Bringer. " Imbuh Anastasya.
"Jadi... Semua itu... Bohong?. " -Yuri.
Sejenak Anastasya berfikir, lalu ia langsung tau apa yang Yuri maksudkan.
"Semuanya adalah keturunan dari teman-temanmu, tapi kecuali aku... " Balas Anastasya.
Anastasya menutup proyeksi nya dan air mata darah yang keluar dari tadi ia kendalikan layaknya air dan darah yang dikumpulkan Anastasya kini berbentuk sebuah senjata kapak.
Meskipun ia bilang ia bukan keturunan dari teman-temannya, Yuri merasa bahwa Anastasya berbohong. Berbohong seperti waktu itu, saat ia terluka malah berkata semua baik-baik saja.
Corruption juga menguasai dirinya,sepertinya lebih parah karena ia melihat di sekujur tubuhnya sudah muncul kegelapan tingkat 4 yang ia tahan demi menjaga keseimbangan.
"Aku.. Anastasya, The Piecemaker of Terra ingin berduel denganmu sampai titik darah penghabisan..!!!. " Seru Anastasya.
Yuri kelihatan tidak siap untuk hal ini, tapi Anastasya juga semakin lama semakin pucat, penutup matanya terbakar secara tiba-tiba dan disekitar Anastasya menjadi panas yang akhirnya menjadi dingin kemudian menjadi normal kembali.
"Ughhh..aaaa...arrrggghhh.. "
Bersamaan dengan jeritan dari Anastasya, sebuah ledakan kecil terjadi yang membuat Yuri terpental sangat jauh.
Ia bisa saja membunuh Anastasya seperti hal nya Dark Matter, namun kali ini sangat berbeda, Yuri menganggap Anastasya adalah keluarga dan ia masih tidak tega.
"KENAPA... KENAPA BENGONG... JANGAN JADI NAIF PAHLAWAN.... AAAAGHHH.. "
Suara Anastasya juga kian berubah, mirip seperti iblis ketimbang manusia.
Jeritan kesakitannya membuat Yuri bergidik tidak tau harus apa, namun kelihatannya tidak ada jalan lain, tak ada jalan lain selain mengikuti perkataan Anastasya yang membuat Yuri berdiri kembali.
Yuri menutup matanya, ia akhirnya menyadari kenapa ia juga bisa sekuat ini. ke 13 Zodiac memasuki tubuhnya atau setidaknya mereka semua menjadi aura kuat yang menjadi salah satu fondasi kekuatan Yuri.
"Atas perintah ratu Zodiac, pinjamkan aku kekuatan kalian,patuhilah perintah ku sebagai master kalian.. "
Setelah mengucapkan kata-kata itu dengan tepat waktu Anastasya yang mencoba menerjang nya kini terhempas sangat jauh dan cahaya muncul sangat terang.
__ADS_1
Transformasi telah berhasil dan penampilan Yuri kali ini terlihat berbeda karena Zodiac ke 13 ikut meminjamkan kekuatan mereka. Entah mulai dari kapan para Zodiac ini numpang bahkan menyegel diri mereka kedalam tatto Virgo milik Yuri yang kini bersinar terang juga.
Jubah yang mirip seperti rasi bintang terlihat hidup, dan bola mata Yuri juga berubah menjadi kuning keemasan yang berkilau.
"Hahahaha... Hyaaaaaaaaghh.. "
Anastasya seperti nya sudah kehilangan kendali, tertawa seperti orang gila dan mengeluarkan sinar beam panas dari mulutnya dan melesatkannya kearah Yuri.
Dengan matanya, Yuri mampu membelokkan serangan Anastasya kembali ke Anastasya itu sendiri. Anastasya langsung terkena dan terseret serangannya sendiri kini makin mengamuk dan langsung mengejar Yuri setelah ia sudah menerima serangan.
Cakar telah dilayangkan tetapi Yuri berhasil menepis nya dan menggenggam erat tangan Anastasya,Yuri memukul perut dan muka Anastasya berturut-turut dan mengakhiri nya dengan tinju yang sangat keras ke dahi Anastasya yang membuat Anastasya terseret sangat jauh.
Anastasya kini menjadi lebih agresif dan seperti menghilang ia mencoba menghajar Yuri dari segala sisi, namun sayang sekali insting Yuri dipertajam yang membuat Yuri bertahan dan melakukan Counter yang kuat.
Bahkan kini Anastasya sudah terhuyung mundur dan langsung melompat kebelakang untuk mengeluarkan ledakan.
"Oh tidak bisa, Execution Barrage "
Sebuah cahaya panas muncul dari berbagai arah dan menyayat Anastasya, cahaya yang ditemani oleh berbagai elemen dasar seperti Api, air, angin dan tanah menjadi toping untuk serangan tersebut.
"ARMAGEDDON....... AAAAAAARRGH... " -Anastasya
Serangan Yuri membuat Anastasya bergidik dan Anastasya langsung memberikan sebuah serangan baru, Yuri langsung menggunakan Aegis Perfect Shield untuk melindungi nya.
Serangan dengan range dan daya hancur yang luar biasa, kekuatannya jika Yuri tidak memakai mode ini kemungkinan besar ia bakal tertebas dan langsung menghilang jadi abu.
Yuri menyerap semua ilmu Armageddon Anastasya dan mau ga mau Yuri harus melontarkan nya kepada Anastasya, ini adalah teknik khusus dari Zodiac ketigabelas.
Licik kelihatan enteng namun mematikan.
" Au Revoir, Anastasya. Mirror: ARMAGEDDON..!!!. "
Sebuah serangan yang sama persis namun berbeda karena Yuri memberikan Inovasi pada serangan Armageddon dan mencampurkan elemen dasar ke dalam serangannya.
Kerusakan lebih para dari punya Anastasya sendiri dan terakhir kali Yuri melihat Anastasya mengeluarkan air mata hingga akhirnya Anastasya hilang dari hadapannya.
Setelah itu Yuri hanya diam hingga akhirnya membuat doa untuk terakhir kalinya kepada Anastasya.
"Anastasya... Aku tidak akan pernah lupa atas informasimu dan kebaikanmu... Maafkan aku telat menyadari.. " -Yuri.
Tiba-tiba terdengar suara yang tak asing adalah Anastasya sendiri, suaranya terdengar parau dan penuh kesedihan.
"******Yuri.... Aku akan mengirimkan mu ke dunia dimana yang dapat mengakses dunia tersebut adalah Cosmos dan kamu seorang... Maafkan aku tidak memberitahu mu lebih awal******..Untuk keluar dari sini, kamu tinggal memakai senjata tajam apa aja lalu tebas dengan sekuat tenaga maka portal baru akan membimbingmu..."
Yuri kemudian berdiri kembali setelah memberikan penghormatan terakhir dan berdoa kepada Anastasya, Yuri kemudian menciptakan replika Greatsword hanya untuk menebas dengan kuat yang membuat retakan pada dimensi ini.
Retakan seperti gelas pecah dan Yuri menutup matanya ketika cahaya sangat terang mulai menyinari dimensi ini dan entah kemana Yuri akan dibawa.
__ADS_1
...~To Be Continued~...
...(End of The Prolog)...