
~GROOOAARRRRRR~
Begitu terdengar suara besar sedang berteriak menggema di penjuru ruangan yang besar ini. Yuri,Anna,Yuxuan dan Sara mempersiapkan senjata mereka masing-masing.
Seperti biasa, Yuri menggunakan Javelin Magic miliknya untuk menjadi senjata jarak dekat miliknya.
"Gunakan sihir terbaik kalian" Kata Yuxuan.
Yuri,Anna, dan Sara mengangguk.
"Gate Of Abbyseal : Transform"
Ntah berapa sihir yang dikuasai Anna dan telah Anna lakukan kontrak dengan para makhluk-makhluk aneh seperti Ghidorah ini, namun dimata Yuri itu mengagumkan walaupun mengerikan.
Namun Yuri melihat kini perubahan pada tubuhnya, sangat berbeda. Sisik biru gelap hampir menyelimuti tubuhnya,memiliki tanduk yang hampir mirip dengan iblis namun memiliki kuping yang hampir seperti makhluk laut legendaris yang bernama Nymph.
"Fuhh" Anna menghembuskan nafasnya.
Anna pun meleburkan dirinya menjadi air. Ntah pergi kemana namun tidak ada tanda-tanda Anna berada di sekitar mereka lagi. Aura sihir Anna juga tidak seperti yang Yuri kenal.
~BRUAAAKKKK, ZRSSHHHH~
Gerakan yang tidak disangka, Anna sekarang sudah berada dibelakang Ghidorah tersebut dan meninjunya hingga terpental kedepan. Yuri,Sara san Yuxuan mencari tempat yang aman dan menjauh dari tempat Ghidorah terjatuh.
Kekuatan pukulan Anna. Yuri mendeteksi dengan sistem Ai Chan baru miliknya bahwa kekuatan pukulan Anna di mode transformasi ini setara dengan kekuatan sepuluh tsunami besar dan kuat yang menghantam Ghidorah tersebut.
"Aku tidak tau darimana dan kapan dia memulai jurus barunya.." Kata Yuri.
Yuri pun memberikan kata-kata yang dia ucapkan sendiri lalu memusatkan energi sihir yang besar pada tombak sihirnya, kemudian Yuri melempar tombak tersebut tepat di leher ke 2 Ghidorah tersebut.
"Tapi aku juga tidak akan kalah..!!" Seru Yuri.
Tombak yang mengenai leher dari kepala ke 2 Ghidorah tersebut menjadi besar begitu pula dengan energi sihir yang ada di tombak tersebut.
~GROAAARRR!!~
Ghidorah meraung kesakitan akibat pukulan dan kini akibat tombak milik Yuri, leher di kepala kedua Ghidorah tersebut membekas dengan besar dan langsung memiliki luka yang cukup dalam.
"Tapi ini tidak wajar, dalam kurun waktu kurang dari 5 tahun aku bisa sekuat ini" Kata Yuri.
Yuri tiba-tiba termenung dan menutup matanya, sedang memikirkan apa yang terlewat. Dipikirannya dia baru saja memulai petualang nya dalam usia 15 tahun semenjak Yuri bereinkarnasi ke tubuh Anna walau sementara.
Anna dan Yuri tidak jauh beda usianya dan sekarang mereka sama-sama berusia 18 tahun. Lalu Yuri teringat dimana ia memakan sebuah core dimana itu adalah milik dari Uriel.
"Yuri...!!! Awas..!!" Teriak Turin.
Yuri yang baru saja sadar akibat lamunannya kini melihat ekor yang sangat besar mendekati nya. Itu adalah ekor Ghidorah, namun sudah telat Yuri tak bisa menghindari serangan tersebut.
~Bruaaakkk, Zrshhhh , Bumm...!~
"..!!"
__ADS_1
Yuri yang terkena serangan tersebut, merasakan sakit yang luar biasa. Tubuhnya hampir mau mati rasa apalagi ekor yang mendobraknya. Yuri terpental sangat jauh dan tenggelam di dinding bebatuan akibat kerasnya Yuri terpental hingga ke dinding tersebut.
"..!!! kau"
Anna dengan marah memukul Ghidorah bertubi-tubi, semburan dari mulut Ghidorah di block langsung oleh Anna dan Anna melakukan Uppercut yang mempunyai energi sangat besar hingga membuat Ghidorah tersebut terpental keatas, membuat bangunan ruang bawah tanah ini hancur dan diatas mereka telah terlihat langit dari Terra.
"Abbyseal Fist" Ucap Anna.
Anna mengumpulkan energi yang sangat besar dari sebelumnya dan meninjukan tangannya kearah Ghidorah tersebut.
~Cringg...!!!! Crasshhh...!!!~
Dengan sisa energi dari kontrak Abbyseal, ini adalah tenaga terakhir Anna. Setelah melancarkan serangan luar biasa dan menghantam keras Ghidorah, Anna dengan lemas duduk dan menarik nafasnya yang berat.
beberapa menit sejenak Anna merasa lega karena mengalahkan makhluk tersebut, ketika Anna melihat sesuatu datang kearahnya ketika melihat keatas, itu adalah Ghidorah.
"Wall of Misery : Wind"
Ketika Ghidorah sedikit lagi membuat Anna menjadi gepeng, sebuah tembok raksasa dengan secepat angin mendobrak badan Ghidorah dengan sangat keras.
~ Crashhh ~
Ghidorah tersebut terpental jauh dari tempat Anna berada, Anna kaget lalu melihat kearah Yuri yang tadinya ada di tembok akibat serangan ekor Ghidorah.
"Phalanx" Ucap Yuri.
Disekitar Anna yang lagi lemas tersebut dikelilingi oleh tameng sihir, bentuknya hampir mirip gelembung namun saat Anna memegang nya, keras seperti besi.
Yuri masih ingat sihir tentang ajaran dari Prof Darby dan yang lain, mereka juga mengajarkan Yuri sihir Aquarius. Yuri tau bahwa mereka tidaj akan pernah ingat.
Tepat waktu disaat Ghidorah ingin menyerang Yuri dengan brutal melalui tembakan api dan petir dari mulut Ghidorah, Yuri menghalau serangan tersebut dengan batu besar yang menjulang tinggi.
Gigi gigi tajam yang terbuat dari element soil tersebut kini juga tumbuh menjulang keatas. Tetap tenang dan fokus, Yuri menunggu moment ketika Ghidorah mendekatinya.
~GRROOAAARRRR~
"Haaahh...!!!" Seru Yuri.
Meteor yang sudah dinantikan Yuri kini menimpa tubuh Ghidorah yang sangat besar tersebut kebawah, hingga tubuhnya menusuk ke gigi tajam yang dibuat oleh Yuri.
Beberapa menit kemudian, Yuri meredakan sihirnya dan Yuri melihat Anna yang tersenyum padanya.
"Apa kita berhasil?" Kata Yuxuan dengan suara keras.
Namun, firasat Yuri mengatakan bahwa Ghidorah ini bukanlah Ghidorah biasa. Tetapi apa, Yuri tidak bisa mendeteksinya.
"Javelin" Kata Yuri.
Yuri kemudian mengambil satu tombak sihirnya dan melihat Ghidorah tersebut dan melemparkannya ke tubuh Ghidorah tersebut. Tidak merasakan apa apa, Yuri meredakan sihir pelindungnya dan dengan sihir elemen nya berhasil ketempat Anna dan dengan bantuan sihir Necromancer Yuxuan,Yuxuan memanggil Hydra untuk memberikan tumpangan kepada Yuri dan Anna. Yuri dan Anna sekarang berada ditempat aman, ketika mereka sudah diantarkan ke posisi Yuxuan dan Sara berada.
"Bersyukur kali ini kita tidak dihabisi oleh wanita itu" Kata Yuri.
__ADS_1
Yuri masih membayangkan luka fisik yang dialami Myeisha. Tidak bisa dan harusnya tidak boleh diingat lagi. Yuri ingin segera cepat pulang dan memberikan pelukan hangat untuk Ayah Ibunya yang dia tinggalkan.
Versalite telah memberikan kesempatan juga untuk Yuri.
~Grroooaaarrrr!!!~
Sebelum Turin membalas perkataan Yuri, mereka semua mendengar suara raungan Ghidorah sekali lagi.
"Oh bagus, untung saja aku tidak meredakan sihir Hydra ku" Kata Yuxuan.
Atas kehendak Yuxuan, Hydra tersebut sekarang memiliki tubuh yang besar, seukuran aslinya. Bertepatan dengan hal itu Yuri,Anna,Turin,Sara dan Yuxuan tiba-tiba melakukan sebuah teleportasi. Mereka telah keluar dari ruangan bawah tanah yang menyeramkan tersebut.
"..??!"
Dengan segera Yuri melihat kesekeliling dan melihat Kiyan dan Vane yang merapalkan mantra teleportasi ini.
"Kiyan, Vane.. Bagaimana dengan pertarungan diatas" Kata Yuxuan.
"Yah, masih berlanjut. Tapi melihat kadal besar itu muncul, George meminta kita berdua untuk melakukan teleport untukmu" Balas Kiyan.
"Aku tidak suka ini" ucap Vane.
Kemudian mereka pun melihat pertarungan antara Hydra dan Ghidorah. Sangat sengit, masing-masing dari mereka melakukan serangan yang begitu besar.
Untung saja mereka di teleport ketempat yang aman dari pertarungan dua naga tersebut.
"Shaaaahh!!! Wadah manusia, wadaah untuk generasi kita!!"
Mereka sontak kaget dan langsung mengalihkan pandangan kearah grombolan goblin. Goblin tersebut seperti nya lebih parah dari yang ada di dalam ruangan tadi.
~Crrinnggg!!! Duaarrr!!!~
"Uwwaaaghhh!!!"
Saat para goblin berlari mendekat, sebuah beam ditembakkan kearah kawanan goblin tersebut, mereka semua luluh lantah menjadi tidak beraturan.
Serangan tersebut dilakukan oleh Yuxuan sendiri melalui salah satu kepala Hydra.
"Terimakasih Yuxuan, kau tau saja kami tidak bisa melakukan sihir dengan singkat" Kata Kiyan.
Namun, gerombolan goblin tersebut datang lagi dan kali ini Orc juga datang menghampiri mereka. Mempersiapkan senjata mereka.
"Hummph!!!"
Turin melakukan tebasan kedepan dan memunculkan wind magic energy yang besar yang memotong beberapa para goblin tersebut.
Wind Magic Energy yang memiliki ketajaman yang sangat luar biasa, angin disekeliling mereka pun berhembus sangat kencang ketika energy tersebut akhirnya meledak dan melemparkan para goblin tersebut kemana-mana.
"..!!!"
Yuri dengan secara mendadak mendapatkan ingatan nya kembali dan Yuri memiliki ide untuk hal tersebut. Ide yang berbahaya, beresiko namun hal tersebut terjamin akan melumpuhkan kawanan goblin tersebut.
__ADS_1
...~TO BE CONTINUED~...