Queen Of The Zodiac

Queen Of The Zodiac
Amarah Tersulut


__ADS_3

~KABOOOMM~


"Aaaaghh!"


Yuri yang lengah tidak sadar ada sesuatu yang mendekati nya dan membentuk ledakan. Ledakan yang misterius yang membuat Yuri terpelanting dan terguling bebas hingga tubuh bagian belakangnya menghantam keras salah satu pilar ruangan ini.


"Hahaha, halo Yuri."


Yuri yang meringis kesakitan dan mencoba untuk bernafas, Yuri dengan perlahan membuka matanya dan melihat sosok pria berjubah dan memakai hoodie hitam sangat dekat dengannya.


"Lama tidak berjumpa" Ucap nya.


Tak lama Chaos Bringer mengeluarkan energi sihir tepat di perut Yuri dan kemudian energi hitam tersebut meledak, membuat Yuri terpental jauh, tak hanya pilar yang rusak akibat tubuh Yuri yang terpental jauh juga dinding ruangan ini juga bolong dan Yuri terjatuh tepat berada diluar bangunan Queen Anne Square.


Untung saja ketika sebelum menabrak dinding ruangan dari Queen Anne Square, Yuri sudah menciptakan barrier yang melindungi kepalanya dan juga tubuh bagian belakangnya.


"C-chaos bringer.. Cough.. Cough"


Yuri terbatuk-batuk dan mencoba untuk berdiri, seperti nya Chaos Bringer ingin membalaskan dendamnya atas kematian dari Enyo. Terlihat dari betapa ganasnya dia ingin mengakhiri hidup Yuri.


"Kau telah membunuh Ibuku, walaupun dia bukan ibu kandung, tetap saja aku menyayanginya "


Amarah tersulut dari Chaos Bringer, di telapak tangan nya terlihat Chaos Bringer memegang sebuah kristal yang mirip dengan punya Yuri.


"Dan sekarang kamu akan berakhir disini" Ucap Chaos Bringer.


Yuri melihat, dia memberikan beberapa energi sihirnya kedalam kristal tersebut yang menyebabkan kristal tersebut berwarna hitam pekat. Tak lama suara nyaring pun keluar dari kristal itu, Yuri dengan segera menutup kupingnya agar tidak rusak oleh suara itu.


Dan tak lama setelah suara kristal itu terhenti Yuri melihat warga-warga yang ada disini, di kerajaan mourne ini satu persatu berjalan kearah Yuri.


"Hahaha, apakah kamu akan tega melakukan nya Yuri? membunuh orang tak berdosa atau membiarkan dirimu bergabung dengan mereka?" Ucap Chaos Bringer dengan sinis.


"Apa maumu! aku hanya ingin menyelamatkan Mourne!" Balas Yuri.


Chaos Bringer terlihat acuh tak acuh mendengar perkataan Yuri, Yuri yang kesal kini menggertak kan giginya. Ketika salah satu warga Mourne yang dikendalikan ingin menyerang Yuri, Yuri menghindarnya lalu menendang sedikit punggung dari warga tersebut.


"Sialan..sialan!" ucap Yuri.


Yuri dengan segera berlari, menghindari kerumunan yang mulai rame, Yuri memanjat sebuah gedung dan saat di atap gedung, Yuri melakukan parkour dari bangunan ke bangunan lain.


"Hahaha, kau tidak akan bisa lepas dari penglihatan ku Yuri!" Ucap Chaos Bringer.


Yuri yang berlari kini teringat jika kekuatan Enyo ada juga dalam dirinya, Yuri menepuk jidadnya dan kemudian berhenti berlari dan berbalik hanya untuk melihat Chaos Bringer masih mengikuti nya dari belakang.

__ADS_1


"Hoo, sudah siap untuk menemui ajalmu setelah turing sebentar?" Ucap Chaos Bringer.


Yuri tidak mendengarkan apa yang diucapkan pria ini dan tanpa basa-basi dan mengingat dengan bantuan Ai Chan juga, Yuri mengulurkan satu tangannya dan melakukan sihir telekinesis nya.


"Apa?...!!"


Dengan kaget, Chaos Bringer tertarik oleh telekinesis Yuri dan tidak bisa bergerak sedikit pun, Yuri menyiapkan tinju nya dengan tangan kanannya yang tadi digunakan untuk telekinesis.


~Woshhh~


"Jangan pernah kamu ganggu aku!!"


Api muncul di telapak tangan Yuri, api yang membara sangat kuat. Setelah Yuri mengumpulkan energi sekaligus melakukan ancang-ancang untuk meninju Chaos Bringer.


Yuri memukul perut Chaos Bringer, Chaos Bringer yang kaget atas pukulan keras Yuri kini membelalakkan matanya dan Chaos Bringer terpental jauh akibat energi sihir Yuri yang besar.


Cukup jauh untuk membuat Chaos Bringer tidak kelihatan lagi dimata Yuri. Namun, semua belum berakhir, Chaos Bringer tidak selemah itu karena setelah Chaos Bringer terpental sangat jauh dan Yuri mendengar kan suara hantaman keras dari jauh.


Chaos Bringer dengan cepat kini sudah ada di depan Yuri dengan tatapan marah terlukis di wajahnya. Chaos Bringer melakukan serangan berupa tinju kepada Yuri, begitu juga Yuri dengan hal yang serupa melakukan serangan berupa tinju. Yuri maupun Chaos Bringer kini saling beradu tinju.


Akibat saling tinju tersebut, beberapa rumah roboh karena gelombang angin yang sangat dahsyat.


"Kau... Kau....!!!"


Chaos Bringer mengumpulkan sebuah energi sihir hitam dan sihir kehampaan berbentuk bola besar diatas telapak tangannya setelah Chaos Bringer mengangkat tangan nya keatas dengan telapak tangannya mengarah keatas.


Yuri yang tidak tinggal diam juga mundur beberapa langkah yang sama, Yuri melakukan konsentrasi penuh sebelum akhirnya Yuri juga mengangkat telapak tangannya keatas. Energi muncul dari atas telapak tangannya sama seperti Chaos Bringer.


Bedanya Yuri mengisi bola sihir raksasanya dengan elemen api,air,tanah,angin dan berkat kekuatan yang diberikan Enyo, Yuri dapat memanfaatkan sihir kehampaan (Void) kedalam bola sihirnya.


"Mati!... Chaos Explosion!!" Seru Chaos Bringer.


"Tidak semudah itu... Aegis Merge!!" Balas Yuri.


Baik Yuri dan Chaos Bringer sama-sama melemparkan bola energi raksasa mereka satu sama lain.


"Aegis Shield!... Aries!!!"


Dengan menggabungkan dua kekuatan dari Althenia dan Aries punya Yuri, Yuri menciptakan sebuah Magic Shield yang sangat besar dan terlihat tebal. Berjaga-jaga agar tidaj terkena dampaknya atau serangan dadakan dari Chaos Bringer.


Yuri juga diam-diam menciptakan Magic Shield yang serupa ke seluruh warga Mourne termasuk Stephen,Hans,Raja Ixaha II, dan Justin.


Sihir Yuri dan Chaos Bringer pun kini saling bertabrakan, membuat ledakan yang sangat besar, ledakan yang Yuri liat dengan mata kepala Yuri sendiri terlihat seperti ledakan nuklir terbesar yang pernah ada.

__ADS_1


Setengah dari perumahan dan bangunan di Mourne hancur berkeping-keping, untung saja tempat Yuri berpijak tidak seluruhnya terkena ledakan. Jadi Yuri tidak terjatuh, namun sayangnya setelah ledakan gila tersebut Yuri melihat sebuah serangan datang kearahnya, mencoba untuk menembus pertahanan Yuri.


"Hahaha, Ayolah keluar dari kandangmu dasar pengecut!" Seru Chaos Bringer.


"Chaos Bringer dengarkan aku dulu!"


Seru Yuri, namun Chaos Bringer tetap melancarkan serangan nya secara beruntun dengan energi sihirnya.


"Apa? apa? aku tidak mendengar!! terlalu berisik disini!" Balas Chaos Bringer.


Setelah Chaos Bringer tidak menyerang Yuri lagi, Yuri menonaktifkan sheld miliknya dan melihat Chaos Bringer dengan kesal.


"Kamu... Tidak akan pernah tau apa yang Ibumu katakan kepadaku" Ucap Yuri.


Mendengar hal tersebut, Chaos Bringer terlihat terdiam dan melirik Yuri dengan tatapan kosong.


"Apa maksudnya itu" Balas Chaos Bringer.


Yuri menjelaskan apa yang terjadi saat didalam pertarungan itu, dimulai dari kisahnya sampai dimana sebelum jiwa sang Dewi sudah mulai menghilang, Enyo mengangkat Yuri sebagai anak nya.


"Apa kau mengatakan sesungguhnya?" Ucap Chaos Bringer.


Yuri mengangguk, Yuri melihat Chaos Bringer mengerutkan dahinya, Yuri merasa ini sulit baginya. Dan Chaos Bringer juga merasakan kenapa Yuri memiliki kekuatan yang sama dengan Enyo dan bisa menandinginya.


"Baiklah aku percaya, tapi bukan berarti aku tidak akan membalaskan dendamku" Ucap Chaos Bringer.


"Temui aku jika kau sudah siap, jika kau sudah kuat. Kita akan bahas ini secara kekeluargaan,tentu saja duel "


Ucap Chaos Bringer yang kini tenang dan membalikkan jati diri kristal tersebut ke semula.


"Aku tidak peduli kau adalah adik baruku atau bukan, yang jelas aku tidak akan memaafkan dirimu"


Chaos Bringer melempar kristal tersebut kepada Yuri dan Yuri berhasil menangkap nya, Chaos Bringer juga menghilang tanpa jejak setelah Yuri melihat kembali kedepan, dimana Chaos Bringer tadi berpijak.


Yuri tidak tau dimana motif sebenarnya dibalik penyerangan dadakan ini, kekuatannya sangat diluar nalar, jika kalau bukan karena Enyo sudah dipastikan Yuri bakal mati sekarang dan saat ini juga meskipun Yuri adalah seorang Zodiac, namun masih belum sekuat itu.


Zodiac sejati atau Zodiac yang emang benar benar level atas, jika melawan Chaos Bringer akan mudah atau bahkan seri. Tapi, Yuri adalah Zodiac yang baru-baru saja menjadi Zodiac baru.


Penyihir Zodiac, dimana tipe penyihir ini harusnya menguasai ke 13 Zodiac yang ada. Tetapi Yuri juga heran, kenapa dia bahkan bisa menguasai apa yang tidak dibidang nya.


Tapi cukup sampai disitu, Yuri harus fokus mencari inti dari permasalahan wabah ini, Yuri harus agar dapat bisa melanjutkan perjalanan ke Kerajaan Meda dan bisa kembali ke markas ETP bersama Sylph.


...~To Be Continue ~...

__ADS_1


__ADS_2