Queen Of The Zodiac

Queen Of The Zodiac
Mantra Kuno Tetroina


__ADS_3

~Cringgggg... Duaarrr!!!~


Suara sihir terdengar, suara orang yang sedang berperang, menjaga Terra dari serangan jahat. Itulah yang Yuri dan regu nya saat ini sedang alami.


Rencana yang sempat terpikirkan Yuri telah dibatalkan oleh Yuri sendiri. Masalahnya adalah rencana yang dia pikirkan tidak semudah yang akan terjadi.


..."Siapa saja tolongg!!!"...


Terdengar suara teriakan yang sangat keras, terdengar oleh Yuri dan yang lainnya. Namun, yang langsung pergi ke sumber suara adalah Yuri. Yuri tak asing dengan suara tersebut, suara yang sangat dia ingat,suara Lily.


"Lily!! dimana kamu!!"


Yuri kini berseru, membesarkan volume suaranya serta menyingkirkan monster yang ada didepannya yang tengah coba menghalangi Yuri.


Tak lama Yuri merasakan gelombang sihir lemah tak jauh dan melihat seorang gadis tengah berlari kepanikan, lalu tersudut oleh monster Yugh, monster yang hampir mirip seperti orc namun berbulu seperti layaknya bulu singa.


"Burn Up"


Ketika Yuri mengucapkan mantra sihirnya, tubuh monster tersebut terbakar, menjauhi Lily.


...~GRRRROOOORRAAAAGHHH!!!~...


Meskipun sihir tipe ini tidak cukup membakar Yugh, tetapi cukup untuk membuat Yugh ini menjauh dari Lily dan dengan segera Yuri membantu Lily berdiri.


"Kau tak terluka kan?" Kata Yuri.


Lily mengangguk ketakutan dan melihat Yugh kembali untuk menghabisi mereka berdua.


"Aku tidak mau mati disini,tolong selamatkan aku"


Lily beberapa kali mengucapkan kalimat itu dengan cepat sambil memandang Yuri, meksipun Lily berkata bahwa dia tidak terluka namun Yuri melihat di bagian perut atasnya terdapat luka yang lumayan.


Yuri mengangguk lalu mengulurkan satu tangannya kearah Yugh, magic circle muncul ditelapak tangan Yuri lalu pasir muncul di bawah kaki Yugh, cukup besar untuk 4 langkah kaki Yugh kearah mereka.


"Quick Sand"


Dengan segera pasir yang makin tebal tersebut mulai menarik Yugh kedalam, langkah kaki Yugh terhenti dan mulai tertarik oleh pasir hisab tersebut.


~Grrrrr... Fhhhhh~


Yugh masih mencoba melawan dari hisapan tersebut, namun Yuri sudah mengulurkan kedua tangannya dan memulai untuk mengeluarkan mantra lainnya.


Kali ini warna biru yang ada pada Magic Circle milik Yuri.


"Soil Cocoon"


Salah satu dari pasir hisap tersebut merambat naik ketubuh Yugh, membuat ia susah bergerak, makin lama makin keatas. Pasir yang merambat ketubuh Yugh kini mengeras menjadi batu hingga akhirnya tubuh Yugh tertutup oleh Earth magic milik Yuri.


Yuri kemudian membawa Lily tanpa berfikir panjang ke tempat yang lumayan tertutup, Yuri kemudian mengarahkan satu telapak tangannya ke arah luka Lily.


"Aquarius : Aqua Gel"


Yuri memberikan mantra penyembuhan kepada Lily, seketika luka dari Lily pun sembuh dan lumayan tertutup oleh Yuri.


"Kau... darimana kamu mempelajari sihir itu" Ucap Lily.


Dalam hati Yuri terkejut atas kata-kata dari Lily, namun Yuri bertindak normal dan menatap Lily.

__ADS_1


"Maksudnya?" Balas Yuri.


Keheningan pun dimulai, hingga akhirnya Lily menjauh dari Yuri perlahan dan membersihkan pakaiannya yang lusuh. Pakaian yang dipakai Lily pada saat itu, saat kejadian itu.


"Tidak.. tidak apa-apa, terimakasih sudah menyelamatkan aku" Kata Lily.


"Tapi bukan berarti, aku akan baikan dengan mu. Hanya saja ini darurat"


Lily mendengus lalu dengan lancang nya pergi meninggalkan Yuri. Yuri menatapnya tanpa kata-kata, padahal Yuri bisa saja membalas apa yang dilakukan nya kepada Anna.


~GROOAAAARR..!!!~


"Suara ini..."


Mendengar suara dari Ghidorah, makhluk yang biasanya cuma jadi cerita fiksi kini menjadi nyata. Yuri dengan segera bergerak kearah sumber suara.


Yuri melihat teman-temannya sudah melawan Ghidorah dengan gigih, nampaknya durasi Hydra tidak bertahan lama atau Yuxuan punya taktik lain. Berhenti di tempat yang cocok buat Yuri, Yuri kemudian menciptakan Magic Circle yang lumayan besar.


"Aquarius"


Yuri mengumpulkan sihirnya kedalam Magic Circle tersebut dan kemudian semua terserap menjadi kecil, sekecil bola air.


"Serious Force!!"


Dengan kedua tangannya yang kini terulur kedepan, Yuri melepaskan energi sihir kearah Ghidorah tersebut. Energi sihir yang kini terbentuk gelombang air yang sangat besar dan terlihat kuat dan keras.


Seperti Tsunami mendekati Ghidorah, sangat besar, mengalahkan tubuh Ghidorah itu sendiri.


"...!!"


~Duarrrr..!! ZRSHHHHHH~


Suara benturan dan ledakan keras terjadi, antara tubuh Ghidorah dan sihir milik Yuri. 2 tahun berlatih dan dibantu dengan sedikit energi sihir milik Versa, Yuri dapat melakukan ini. Tinggal di dunia Versa membuat nya kini berusia 18 tahun. Versa mungkin bisa membuat Yuri berusia 16. Namun Versa sepertinya memiliki rencana, rencana yang seperti hal ini bakal terjadi.


Rencana untuk Yuri menggunakan salah satu dari kekuatan besar. Umur 16 tahun hanya akan membuat tubuh Yuri yang masih mentah bakal meleleh menjadi cairan.


Semua terlintas di pikiran Yuri dan tentu saja Yuri masih ingin menjadi penyihir kuat, menjadi penyihir Zodiac yang terkuat yang pernah ada.


Yuri mengepal kan tangannya dan semua air tersebut berkumpul membentuk sebuah kurungan khusus untuk Ghidorah. Ghidorah yang mencoba melawan, bahkan semburannya meleset hingga akhirnya tubuh Ghidorah tertutup seluruhnya.


"Fira,Wata,Erta,Wila" Ucap Yuri hampir seperti berbisik.


Disekitar kurungan tersebut yang membentuk sebuah kepompong raksasa terdapar 4 energi.


Terasa aneh, dipikiran Yuri. Terasa sejarah dunia telah berubah, apa yang dikatakan Turin lenyap, rasa-rasanya Yuri pernah membahas soal Tetra dan segala hal berkaitan tentang itu berbeda dengan bumi.


Namun, kenapa. Kenapa Yuri merasa ada sejarah berubah di Terra dunia terasa dipermainkan oleh sesosok makhluk, begitu juga ingatan Yuri yang terhubung.


Kata kunci terakhir yang pas agar monster ini tersegel. Apa, apa itu...


"Kurasa aku akan mencoba nya" Batin Yuri.


~Craaackk~


Akibat kelalaian Yuri, sebuah kurungan yang Yuri buat kini perlahan-lahan menjadi retak.


"Kau tidak akan kemana-mana!!" Seru Yuri.

__ADS_1


Yuri berhasil untuk menutupi dan memperbaiki retakan. Namun, sebuah akar pohon yang kelihatan nya menyelimuti kurungan kepompong Yuri, aura sihir yang tidak menjadi ancaman.


"...!! bukankah mereka"


Yuri melihat kearah kiri dan melihat seorang penyihir datang kearahnya. Dilihat dari vibe cara berpakaian, dia berasal dari Sophia Academy dan salah satu Peserta Agung yang seharusnya menjadi lawan terakhir dalan turnamen lu woh.


"Ice Confinement'


Kemudian,untuk menutupi bolongan bolongan kurungan tambahan dari orang tersebut menambahkan element es untuk menyempurnakan kurungan tersebut.


"Tetra... jawaban terakhir dari sejarah yang belum terulang" Ucap lelaki tersebut.


Yuri terdiam sejenak, lalu mengangguk paham. Melanjutkan pandangan nya kearah Ghidorah yang terkurung. Semakin lama kekuatan sihir yang terkumpul semakin besar.


Yuri menutup matanya lalu membuka matanya lagi, mata yang tidak biasa. Kuning dan berunsur lambang dari dunia Terra. Kekuatan yang sangat besar, walaupun Yuri masih tidak bisa menahannya namun Yuri tetap bisa menjaga kesadaran dirinya agar tidak lepas kendali.


"Eno Otni Efil Fo Setnemele Tetra Ehtr Nioj"


(Join the Four Elements of Life into one)


"Tetroina"


Ucap Yuri, suara Yuri sekejap terdengar seperti suara yang diisi oleh 10 orang yang mengucapkan kata-kata secara bersamaan.


Tanah bergoncang hebat, bermacam segel bermunculan di sekitar Ghidorah yang terbalut. Semakin lama semakin terang. Hingga akhirnya setelah beberapa lama kemudian, kurungan tersebut berubah menjadi segel yang sempurna.


Ghidorah yang telah tersegel tersebut melebur menjadi cahaya secara perlahan.


"Fuhh"


Yuri menghembuskan nafasnya dengan berat lalu meredakan segala jenis sihir besar yang ia gunakan. Yuri tersungkur ke tanah dan tampaknya tidak sadarkan diri, tubuh Yuri juga mulai berasap dengan uap yang kelihatan nya panas.


Tubuh Yuri pun dibekukan oleh pria tersebut, hanya tubuhnya tidak dengan kepalanya.


Turin meredakan sihir pelindungnya dan Kiyan serta Vane menteleportkan mereka semua ke tempat Yuri berada.


"Apa yang kau lakukan!" Ucap Yuxuan.


Yuxuan kini mencoba menghentikan laki-laki tersebut, namun di cegah oleh sihir es yang membekukan kaki Yuxuan.


"Dinginkan pikiranmu. Kau akan meleleh jika kau memeluknya" Kata Laki-laki tersebut.


"Namaku Alethea Maiean, penyihir muda yang mempunyai sihir besar yang sama dengan Yuri Heisenberg" Lanjut Alethea.


"Modeerf Fo Tirips : Wisdow"


Seketika teknik penyembuhan milik Alethea yang awalnya membekukan tubuh Yuri, kini mulai seperti melebur atau mencair menjadi sesuatu zat yang aneh.


Kemudian cahaya hijau muncul dari zat tersebut, menutup luka besar yang ternyata Yuri sembunyikan. Dan kulit Yuri yang kusam menjadi mulus kembali.


"Sihir ini..." Kata Sara.


Sara terkejut melihat level penyembuhan Alethea sangat tinggi, tidak heran kenapa Sophia menjadi akademi nomor 1 di Terra.


Tak lama kemudian, Yuri menggerakkan jarinya dengan perlahan. Begitu juga dengan pandangannya, membuka mata dengan perlahan-lahan hingga akhirnya Yuri melihat Anna,Turin,Sara,Yuxuan... Dan orang yang baru Yuri kenal.


...*To Be Continued*...

__ADS_1


__ADS_2