
Terdengar sorak para penonton dari seluruh penjuru negeri ini,begitu ramai di Colloseum terbesar yang pernah ada di dunia ini. penonton yang datang untuk melihat turnamen ini tidak hanya penyihir, namun para bangsawan,knight, bahkan warga sipil ikut menonton.
Colloseum terbesar tidak terletak di Magicia Academy namun terletak di Sophia Academy.
hal ini membuat Anna dan yang lainnya harus menaiki kapal terbang untuk menuju ke sana, setelah Anna melakukan kultivasi Anna dipanggil untuk segera berangkat ke Kapal Terbang untuk terbang menuju Colloseum Sophia Academy, tapi sebelum itu Anna diberi secarik kertas dari Lita dan Anna menyimpan kertas tersebut, Anna juga baru saja sampai ketika sudah menunjukkan jam 9 malam dan saat sudah pagi pukul 8 pagi semuanya sudah bersiap untuk menonton di Colloseum, tak heran jika di Sophia Academy jumlah orang yang menginap sangat melunjak dan harus nginep di Sophia Hotel yang jaraknya juga tak jauh dari Sophia Academy.
"Tuan dan Nyonya sekalian! selamat datang di Turnamen Lu Woh, saya akan menjadi komentator kalian selama turnamen ini"
Seru komentator Turnamen tersebut yang memulai meramaikan turnamen tersebut,para penonton sangat antusias dengan hal ini.
komentator itu kemudian mengambil kacamata hitamnya dan memakaikannya.
"Baiklah untuk peserta pertama,apa yang kita dapat disini?, dia adalah Nona Lyra yang anggun dari Mysteria Academy!!"
Seru komentator tersebut dan para penonton dan beberapa dari mereka bersiul.
"Ayo Lyra!!"
seru Lily yang menyemangati sahabatnya tersebut.
"Dan lawan Lyra adalah...."
...
"Popol yang berasal dari Laurent Academy!!"
seru komentator tersebut.
"ini akan menjadi awal yang seru karena keduanya memiliki Passion yang sangat besar"
disisi Anna, Anna mempersiapkan dirinya.
melakukan Kultivasi yang membuat tubuh Anna panas di ruang khusus Anna, tetapi Anna berhasil masuk ketahap Archmage level 1!!..
seketika Aura disekitarnya seperti meledak, udara tiba tiba kencang, seakan akan Anna lah yang menjadi pusat angin tersebut.
Tentu saja karena panas akibat kultivasi, Turin yang berwujud Cobbala telah membuat Energy Drink untuk Anna selagi Anna melakukan Kultivasi. namun tentu saja jika melakukan kultivasi secara paksa sebenarnya energi spiritual Anna berantakan, namun ntah kenapa Anna bisa Surpass hal tersebut walaupun Anna langsung demam tinggi dan tubuh Anna panas.
"Anna, kamu demam. cepat minum ini untuk meredakan demam mu dengan instan dan kamu akan pulih kembali"
ucap Turin yang kini menyodorkan minumannya.
baik Anna dan Turin sudah merasakan bentrokan sihir kuat. lalu Anna mengambil gelas yang berisikan Energy Drink dan meminumnya sampai habis.
Kembali ke arena pertandingan, terjadi pertarungan yang seru antara Lyra dan Popol.
Keduanya sama sama saling serang dan membuat strategi pertahanan.
"Stardust of death"
ucap Lyra yang merapalkan mantranya.
kemudian dibawah kaki popol diselimuti oleh Pasir, magic soil jenis ini dapat menyerap kaki seseorang hingga sebatas lutut lalu pasir tersebut menyembur keatas sembari menekan kedua kaki Popol hingga sebuah suara retakan keluar dari kaki Popol.
Popol kemudian terjatuh dengan kaki yang terluka hebat, tidak bisa bergerak dan sudah melemah,dengan tanggapan cepat, Naga Api Caliery langsung mendekati Lyra dan mengangkat lengan Lyra.
"Pemenang nya adalah Lyra dari Mysteria Academy!! sangat luar biasa sihir dari Lyra!"
seru sang wasit dan kemudian para penonton makin bersorak dengan kencang..
"huwwoooo!!!!"
"Aku tau dia bakal menang!"
"Mysteria Academy memang tidak terkalahkan"
ucap beberapa penonton yang overhype dengan apa yang terjadi.
"Dan inilah hasil pertandingan pertama!! dimenangkan oleh Mysteria Academy!! dan mendapat 20 point pertama mereka!"
Seru komentator tersebut dan para penonton bersorak sekali lagi.
[di posisi ini Lyra sudah bergabung dengan Lily dibangku penonton lantai 1 dan Popol dibawa oleh para medis keruang medis]
Papan Pengumuman:
__ADS_1
Laurent Academy : 0
Mysteria Academy : 10
Sophia Academy : 0
Magicia Academy : 0
Han Academy: 0
Ronfa Academy: 0
"Baiklah pertandingan kedua kali ini di hadiri oleh peserta dari Magicia Academy! dan lawannya dari Sophia Academy!!"
ucap Komentaror tersebut dengan suara kuat lalu minum,minumannya yang sudah disediakan oleh panitia.
"inilah dia Anna Broadway!! dan Catherine Mercifura!!"
seru komentator dan kini penonton sekali lagi bersorak.
"Anna apa katanya?"
ucap Lily kepada teman temannya.
"Anna Broadway, yang ikut bersama kita si gerbong waktu itu"
ucap Harry yang kini mengingatkan Lily pada kemenangannya menghajar Anna sampai babak belur.
bagi Anna dia sudah mempersiapkan semuanya, bajunya sama seperti waktu di Academy nya namun kali ini Anna menyanggul rambutnya, dan Turin dengan setia bersama Anna menjadi cincin.
Anna pun keluar dari ruang dalam Colloseum tersebut dan berjalan hingga menjaga jarak di pertengahan lapangan Colloseum, begitu juga lawannya.
Semua penonton bersorak ketika Anna masuk kedalam lapangan.
"Logo Virgo?"
ucap Lily didalam hatinya yang melihat bahu Anna memiliki Magic Tatto Virgo.
"Baiklah... dimulai!!!"
"Ai Chan, aktifkan modul pertarungan"
ucap Anna dan kemudian Ai Chan langsung memproses mode tersebut .
"Proses siap"
ucap Ai Chan.
"Ice Slasher!!"
seru Catherine yang kini sudah mengambil posisi menyerang, dan tebasannya mengandung sihir es yang bila terkena lawannya akan membeku.
Tapi bagi Anna, Anna dengan mudah menghindari tebasan dari Catherine dan memukul otot tangan Catherine dengan kuat.
"Aghh!"
Catherine terhuyung mundur akibat pukulan Anna dan mengerang kesakitan.
dengan bantuan kekuatan dari Turin, Anna Kemudian bergerak cepat didepan Catherine, memukul tangan Catherine yang memegang pedang, dan pedang tersebut terjatuh dari tangan Catherine.
"ledakan bola api.."
ucap Anna dan kemudian memberikan bola api ke dada Catherine, setelah meledak, Catherine pun terpental jauh dari Anna.
Asap asap akibat ledakan tersebut membuat Anna terasa sangat aneh dan menyeramkan.
"wow wow gerakan apa itu!! sangat cepat!! luar biasa!!"
seru komentator yang terkagum melihat Anna begitu juga Lily yang tidak menyangka bahwa orang yang dia bully menjadi sekuat itu.
"Kamu kira aku akan menyerah gitu aja?"
ucap Catherine yang kini muncul di belakang Anna dengan wujud Air.
"Frost Nebula!!"
__ADS_1
seru Catherine. sihir jenis ini adalah sama seperti Wogenstorm milik Lita namun berelemen Air, dan juga Frost nebula setelah serangan tersebut memunculkan duri es yang muncul secara terus menerus.
Anna kemudian bergerak cepat untuk menghindari pusaran air milik Catherine dan berlari dengan cepat mengindari sisa es miliknya.
"Turin naikkan tingkatan kecepatan"
ucap Anna
"Baik partner!"
seru Turin
dan kemudian Anna dengan kecepatan yang tidak biasa muncul dibelakang Catherine yang sudah menjadi wujud aslinya dan Anna dengan segera menendang pinggang Catherine kesamping kanan dengan keras, dan dari efek sihir Turin. Catherine terpental lagi, Anna tidak membiarkan Catherine untuk terjatuh di tanah dan tetap menendang Catherine dari segala arah dengan kecepatan yang Anna miliki sekarang.
"Ohhhh!!! liat lah tendangan itu!! tampaknya sangat sakit! dan tak kasat mata!! sungguh hebat!!"
seru komentator
Anna kemudian mendarat jauh dari Catherine,lalu tanpa merapalkan mantra, Anna menjentikkan jarinya dan muncul meteor besar yang menuju kearah Catherine.
"kelihatan nya Magicia Academy menunjukkan giginya yang kini menjadi tajam"
ucap komentator dengan keringat dingin
~suara ledakan meteor~
meteor tersebut menghantam Catherine dengan sangat kuat dan mendorong Catherine kedalam, Catherine hanya bisa menjerit kesakitan akibat serangan Anna dan tak sempat untuk merapal mantra.
Anna kemudian menggenggam kuat tangannya dan meteor tersebut meledak, menyebabkan angin disekitar Colloseum besar tersebut berhembus dengan kencang.
~Whoshhhh~
"Benar benar mimpi buruk bagi Catherine, Catherine yang malang apakah dia akan berbalik melawan?"
ucap komentator yang juga sudah panik dengan apa yang terjadi.
Lyra, Lily, Harry dan komplotan Lily hanya bisa melongo tidak percaya, mereka merasakan pancaran energy luar biasa dari Anna.
"Apakah Catherine masih bisa bangkit atau tidak? mari kita serahkan kepada wasit Caliery"
Ucap komentator.
Caliery Sang Naga api kemudian menyilangkan tangannya menandakan bahwa Catherine sudah tidak bisa bertarung lagi dan Caliery berjalan kearah Anna dan memegang tangan kanan Anna dan mengangkat nya keatas.
"Ladies and gentleman!.. pertandingan kedua dimenangkan oleh Magicia Academy!!"
seru komentator tersebut
"Uwwooooghhhh!!!"
para penonton berteriak sangat keras sangat menikmati pertandingan ke dua tersebut.
Papan Pengumuman:
Laurent Academy : 0
Mysteria Academy : 20
Sophia Academy : 0
Magicia Academy : 40
Han Academy: 0
Ronfa Academy: 0
"untuk sementara Score dipimpin oleh Magicia Academy!"
seru komentator tersebut.
"Tch, Anak itu. aku akan menghajarnya ketika berhadapan di lapangan dengannya"
ucap Lily yang menggertak giginya dengan geram dan memukul dinding yang menjadi sandarannya.
"Anna Broadway, kamu akan menikmati sihir yang aku pelajari dari pengikut Planetary Mage, meskipun aku masih mage dan kamu juga,aku yakin kau masih menjadi mage"
__ADS_1
ucap Lily dan kemudian mengajak teman temannya ke ruangan khusus Mysteria Academy.