Queen Of The Zodiac

Queen Of The Zodiac
Terhubung Oleh Ambisi


__ADS_3

Suara decitan dan suara aliran air itulah yang terdengar pertama kali oleh Yuri dialam bawah sadarnya. Suara aliran air yang sangat hangat di benaknya, mungkin lebih tepatnya saat Yuri masih sekolah dasar.


Di ingatannya di dunia ini, dunia reinkarnasi nya. Dimana ia bebas dengan tubuh aslinya tanpa sembunyi-sembunyi. Yuri hanyalah seorang anak dari peternak sapi, namun peternak yang sukses dan kaya.


Ibunya Yuri, juga membantu suaminya bekerja. Yuri adalah seorang anak perempuan yang sangat pintar dan kuat. Yuri juga sangat ramah dan tidak memilih teman.


Ibunya Yuri adalah seorang mantan wakil kapten pasukan penyihir di Sophia dan warga asli Terra. Sangat berbakat dalam sihir, apalagi Ibunya ini lihai dalam sihir obat mengobat.


Ingatan baru itu terlukis di pikiran Yuri dan benak Yuri. Selama ini yang Yuri tau dia adalah seorang anak bumi yang dikirim oleh orang tuanya untuk bertahan hidup di dunia luar sekaligus membina kemampuan sihirnya.


Yuri membuka matanya perlahan, melihat kesekeliling dan melihat ada satu pohon yang sangat gagah, pohon itu menyinari daerah sekelilingnya yang gelap gulita.


"..nghh"


Dengan rasa sakit saat mencoba berdiri, Yuri dengan nekat berjalan membawa rasa sakit menuju pohon tersebut. Hal yang Yuri merasa aneh, pohon tersebut makin lama seperti makin menjauh.


Yuri melihat masa lalu. Masa lalu yang bukan dari dirinya maupun Anna. Itu adalah Enyo, Enyo kecil kalau Yuri tidak salah memprediksi nya.


Yuri melihat Enyo tercipta oleh gabungan sihir Chaos Bringer,Ares,Hera,dan Zeus. Yuri menduga Zeus,Hera dan Ares sudah menghilang dari universe ini.


Chaos Bringer adalah satu-satunya yang tidak menghilang. Sewaktu kecil Enyo sudah dipaksa untuk melakukan latihan berat, diajarkan oleh Ares teknik penghancur dan sifat keji tanpa ampun.


Zeus, mengajarkan ilmu penghancur dan menghisap sihir yang bisa diketahui sekarang ini, lalu Hera adalah orang tua sekalipun pencipta dan gurunya dalam hal pengetahuan dan strategi.


Chaos Bringer? seperti nya cuma bisa ajak Enyo jalan-jalan mengunjungi taman hewan, disitulah pertama kali Enyo melihat Abisk yang masih menjadi bayi.


Semua itu adalah ciptaan uji coba Chaos Bringer. Lalu Chaos Bringer mengajak Enyo untuk mengunjungi Lolana dan Gamumu, makhluk Cobbala pertama kali diciptakan oleh Chaos Bringer sebelum Abisk.


Chaos Bringer juga tak lupa mempertemukan dirinya dengan Althenia yang berusia remaja, waktu itu Althenia adalah kepala pelayan dibidang pelaporan peminjaman,laporan migrasi,dan hal lainnya menyangkut dengan kapal udara.


Sebelum itu Althenia belum menjadi Dewi Aegis, Promothea adalah Dewi sebelum Althenia sendiri.


"Sepertinya ini masih baik-baik saja" Kata Yuri.


Yuri tersenyum bahagia melihat kehidupan Enyo, kehidupan para makhluk setelah Yuri kesal karena Enyo diperlakukan secara kasar.


~Wooshhh~


Angin berhembus dengan sangat kencang dan muncul asap hitam, membuat Yuri terpaksa ikut memejamkan mata dan mengamankan pernafasan nya.


Setelah terbatuk-batuk dalam jangka waktu yang agak lama, Yuri membuka matanya perlahan. Asap hitam sepertinya sudah berlalu, Yuri melihat seseorang yang ternyata adalah Enyo, Enyo menangis tersedu-sedu.


Enyo kini yang Yuri lihat adalah Enyo saat memasuki masa remaja. Tak jauh ada Althenia yang menangis sambil memeluk Promothea yang seperti nya sudah tidak bernyawa.


Api dimana-mana, kehancuran. Semua kacau, tidak banyak juga warga warga tergeletak dengan darah yang menemani mereka.


Ares,Hera dan Zeus. Enyo memanggil nama mereka juga Chaos Bringer. Yuri mencoba pergi dari ingatan Enyo kini telah tersedot oleh suatu pintu.


Yuri tentu saja terpental karena sedotan yang sangat kuat, namun untungnya Yuri berhasil tidak membuat keributan. Yuri kemudian berdiri dan melihat sebuah kertas tebal dan peta yang berserakan.


Isinya hanya bertuliskan "Pembasmian dan Penghasutan" lalu ditandatangani oleh nama Chaos Bringer sendiri.


"Chaos Bringer, Gloe..." Ucap Yuri.


"ANNEEE~"


Suara jeritan dan pecahan piring disertai suara sabetan terdengar di telinga Yuri, dengan sekejap Yuri di perlihatkan oleh adegan tidak beradab oleh Chaos Bringer.


Anne hanya bisa menangis meratapi kekuatannya diserap habis oleh Chaos Bringer. Anne adalah kepala perpustakaan dan seorang penyihir jenius pada masa sebelum Almita menjadi pahlawan Noma.

__ADS_1


Setelah kejadian tersebut, Chaos Bringer melempar Anne yang lemas keluar dari jendela, tertawa jahat lalu aura sihir putih dan hitam melekat ditubuhnya.


Yuri mencoba untuk bergerak namun guardian alam bawah sadarnya sepertinya tidak mengizinkan nya. Yuri mencoba memukul, namun tembus layaknya angin, tidak terjadi apa apa.


"Tch..."


Setelah berdecih, Yuri mendengus menginjak pijakannya. Lalu, Yuri diperlihatkan oleh adegan yang Yuri tidak ingin liat tentang Enyo, Enyo yang tidak menginginkan kejadian tersebut.


Enyo kehilangan segalanya, rumah, keluarga, kerabat, teman, saudara. Semua menghilang, lalu Chaos Bringer datang seperti pahlawan bagi Enyo.


Chaos Bringer mendoktrin Enyo hari demi hari, saat Enyo berusia 25 tahun, Chaos Bringer menikahi Enyo dan mereka dikaruniai dua anak.


Dendam Enyo tersulut oleh prasangka yang salah karena Chaos Bringer. Namun, Enyo lebih percaya bualan Chaos Bringer daripada orang yang mengatakan sejujurnya.


Enyo menamai anak-anak nya Baldr dan Michelle. Baldr adalah dewa kekuatan sejati, kekuatannya bahkan dapat membuat gunung berapi tunduk padanya dan Michelle atau dengan kata lain disapa Sylph, Roh penyembuh, Dewi Udara, dan Ratu Dewi peri.


Mengetahui Sylph atau Michelle bakal mengganggu rencana mereka, karena Michelle berhasil menghidupkan orang yang sudah mati bahkan membuat orang yang bangkit muda lagi, ramuan obat itu dinamai Revival, Michelle di segel oleh kedua orang tuanya sendiri saat Michelle baru menjalani usia 19 tahun.


Mulai dari cerita itu, Sylph dianggap simbol dari Alchemist oleh para Alchemist diseluruh dunia, ga hanya itu Sylph dianggap dewi keberuntungan dan kesembuhan oleh para manusia bumi maupun Terra.


Makhluk hidup yang hidupnya ingin aman dan damai menjadikan Sylph sebagai simbol perdamaian dunia. Dan banyak lagi orang orang mendeskripsikan Sylph.


60 Tahun berlalu setelah kejadian itu, Enyo mempunyai 3 anak lagi. Cerberus, Fenrir dan Remeline.


Setelah melihat history dari Enyo dan melihat isi hati Enyo yang sebenarnya ia inginkan dulu yang kini tertutup oleh kebencian,kekuatan dan kehancuran.


"Sungguh tidak sopan melihat privasi orang lain"


Setelah mendengar suara yang tak asing, kini Yuri terpental karena hembusan angin, Yuri terjatuh lalu berguling hingga akhirnya terhantam pohon dibelakangnya.


Yuri kaget lalu merasakan sakit luar biasa, air liur tak sengaja keluar dari mulutnya. Tentu saja dalam alam bawah sadar Yuri, Yuri sendiri tidak punya kekuatan.


"Yuri..." Ucapnya.


Yuri menyeka mulutnya dan membersihkan mukanya dan mencoba berdiri dengan sempoyongan.


"Apa yang kau inginkan" Ucap Yuri.


Yuri menarik nafas dengan berat, menatap Enyo yang kini memegang dagunya dengan seenak jidad.


"Kau ingin tau?" Tanya Enyo.


Yuri mengangguk lalu PLAK! Enyo dengan kuat menampar Yuri setelah melepaskan pegangannya. Yuri terhuyung mundur dan merasakan sakit karena tamparan Enyo.


"Karena aku dan kau sudah menjadi satu atau dengan kata lain, Life Link sudah terhubung. Aku akan beritahu" Ucap Enyo. Tertawa dengan senang lalu asap putih muncul mengerumuni mereka.


Setelah itu muncul sebuah siluet benda yang akhirnya Yuri melihat banyak agenda di tempat yang kini terlihat seperti ruang pribadi.


"Yang kamu lihat hanyalah sebagian dari memori ku" Ucap Enyo.


Yuri memasang ekspresi bingung, Enyo kini berbalik badan dan menepuk tangannya yang kini menampilkan sebuah hologram berwarna dari benda yang terlihat seperti mulut naga dari atas mereka.


"Benar, ini rencanaku. Aku ingin dunia tidak munafik, naif dan itu membuat semua makhluk jadi lemah,sombong dan tidak tau diri"


Enyo mendengus lalu menarik nafasnya dan membuangnya perlahan.


"Aku lebih kuat dari Althenia, tapi kenapa Althenia yang menjaga Aegis. Althenia juga lebih sering..."


"Lebih sering dipanggil oleh Promothea.."

__ADS_1


"Jika aku yang menjaga Promothea, aku akan menghancurkan makhluk yang membantai sebagian The Light Town dan Promothea"


"Zeuss... Hera..."


Enyo menggertakkan giginya, rasa dendam terlukis dimatanya, sekilas Yuri melihat memory dari mata Enyo. Kaget Yuri tak sengaja ikutan tersentuh.


"Remeline. Anak ku yang paling kecil dan favorit ku..aku kehilangannya"


"Ini semua karena Althenia dan pendukung nya, para kadal itu..Juga Sylvia"


Dengan sengaja, Enyo menampakkan sosok Remeline yang sudah remaja dan dewasa, sosok yang hanya imajinasi Enyo saja.


Remeline mempunyai kekuatan yang melambangkan sebuah timbangan, yaitu Remeline adalah pusat dari keseimbangan sihir diseluruh galaxy.


Remeline dari kecil sudah dijuluki Eden of The Star, The Piecekeeper, The Truth of the Light Rebellion dan The Justice.


Remeline mati terbunuh oleh Althenia, membasmi Remeline saat dirinya menginjak awal masa remaja. Dengan tegas Althenia berseru, "DEMI KEADILAN DAN KEAMANAN BERSAMA,ATAS NAMA AEGIS, AKU BERSUMPAH AKAN MELINDUNGI KE 15 NEGARA BAHKAN DUNIA".


"Keadilan.. katanya, keadilan seperti apa. Menculik Remeline dan mengakhiri hidupnya"


Dengan mata berkaca-kaca, Enyo menatap mata Yuri dengan tatapan intimidasi.


"..!!!"


Bulu tangan Yuri seketika berdiri, merinding dan takut. Namun sejenak, Yuri terpikirkan apa tujuannya, kenapa singa yang pemberani ditaklukkan oleh kegelapan, takut oleh serigala.


"Aku.."


Yuri hanya bisa mengucapkan satu kata lalu terdiam.


"Setelah itu dan sebelum peperangan yang membuat ku kalah dalam perang, aku pergi ke bumi dan meminta solusi kepada salah pahlawan pemberani bumi, Jeanne D'arc~"


Enyo menghentikan kalimatnya lalu mendekati cahaya holo tersebut dan tiba-tiba berbalik.


"Kau tau apa jawaban mereka?" Tanya Enyo.


"Emm... Mereka membantumu?" Ucap Yuri dengan pelan.


Enyo mendengus, sekali lagi dan kini meludah kesamping.


"Kau lucu. Tapi mereka tidak menolongku, mereka bilang mereka tidak bisa terlibat"


"Tetapi aku melihat mereka dengan mudahnya menerima ajakan Haax, yang dulunya adalah The Weapon Master, Haax sebelum Haax mengambil Sword of Ressonance"


"Jadi aku dengan segera menghancurkan planetnya, menculik adiknya dan menjadikannya Chaos Bringer baru"


Yuri mengangguk paham, tak heran jika Chaos Bringer mirip dengan Haax, Glory Bringer.


"Jadi bagaimana dengan Chaos Bringer yang lama?" Tanya Yuri.


"Dia, tenggelam hanyut saat dimedan perang. Loki, makhluk menyebalkan itu berkhianat dan menjebak suamiku" Balas Enyo


Enyo kini tersenyum jahat, lalu semuanya menghilang dengan instan lalu Enyo mengumpulkan energi sihirnya dengan perlahan mendekati Yuri yang kini mundur dengan perlahan.


"Tapi setelah aku melenyapkan mu, aku akan leluasa menggunakan tubuhmu dan aku akan balas dendam sekaligus membuat dunia baru"


Yuri kini hanya mempunyai persenjataan yang minim, sebuah Long Sword muncul ditangannya lalu Arm Shield di lengan satunya.


Yuri dengan segera mengeluarkan Long Sword miliknya lalu menghunuskan pedangnya kearah Enyo yang kini tertawa.

__ADS_1


...~To Be Continued~...


__ADS_2