RANJANG DUDA SEBELAH RUMAHKU

RANJANG DUDA SEBELAH RUMAHKU
BAB 19 Flashback (Terbongkarnya Siapa Anissa)


__ADS_3

Flashback (Terbongkarnya siapa Anissa)


.


.


1 tahun Daniel menikah dengan Anissa. Daniel mendapatkan undangan peresmian di salah perusahaan terbaru di luar negeri, dimana beberapa pebisnis besar di undang di sana. Termasuk Andreas.


Pergilah Daniel ini ke luar Negeri mengajak Anissa dan Vika, karena Vika terus merengek kepada Daniel kepingin melihat salju di sana.


Begitu sampai di tempat acara, Daniel bertemu dengan James, sahabatnya memang tinggal di luar negeri. Saat itu Anissa masih mengajak Vika berkeliling melihat gedung perusahaan akan di resmikan 1 jam lagi.


Lelah sudah Anissa membawa Vika berkeliling, Anissa menghampiri Daniel sedang berbincang hangat dengan beberapa rekan bisnisnya dan membiarkan Vika tetap berkeliling. Setelah berdiri sejajar dengan Daniel, James datang membawakan 2 gelas minuman anggur untuknya dan Daniel.


James dan Anissa sama-sama terkejut saat bola mata mereka saling bertemu.


“Ka-kamu!” ucap Anissa dan James saling tunjuk.


“Kenal?” Tanya Daniel penasaran.


“Ti-tidak,” geleng Anissa gugup.


Mendengar jawaban Anissa, James tersulut emosi, ia pun melirik ke seorang gadis remaja tanggung saat itu sedang berdiri di depan galeri lukisan.


“Apa gadis ini adalah putriku?” cetus James saat melihat Vika seperti foto kopi dirinya, meski Vika terlahir sebagai seorang wanita.


“Jangan ambil Vika dariku!” cetus Anissa ketakutan. Daniel saat itu masih terdiam dengan seribu kebingungan.


“Jadi benar dia adalah putriku?” Tanya James kembali dengan tenang.


“Kalau iya, kenapa?”


“Wah, luar biasa. Setelah 10 tahun kamu melarikan diri dengan mencuri semua hartaku hingga aku terpuruk, ternyata saat itu kamu sedang mengandung putriku. Baiklah, aku tidak mempermasalahkan hartaku yang kamu rampas kalau memang harta itu untuk membesarkan putriku. Cuman yang aku bingung saat ini, kenapa kamu bisa menikah dengan Daniel, sahabatku sendiri?” Tanya James penasaran.


“Tunggu, tunggu, aku masih bingung dengan ucapan kalian. Sebenarnya ada apa ini?” sela Daniel bertanya karena dirinya saat ini benar-benar bingung.

__ADS_1


“Begini bro, istri kamu ini adalah mantan istriku dulu. Eh, bukan mantan istri deng, karena aku belum meresmikan perceraian kami berdua. Tapi karena saat ini kamu sudah menikah dengannya, maka aku akan menceraikannya sekarang juga agar kamu bisa hidup bahagia,” sahut James santai.


Detik itu juga James menceraikan Anissa, membiarkan Daniel hidup berumah tangga dengan tenang. Namun, sampai detik itu juga Daniel dan James tidak mengatakan siapa papa biologis Vika, sampai umur Vika matang untuk menyerap kenyataan pahit ini.


2 hari setelah acara peresmian di mulai, Daniel masih tinggal di luar sampai ia puas mengajak Vika berkeliling. Namun, selama 2 hari menginap di luar negeri, tingkah Anissa terlihat begitu mencurigakan. Ia sering pamit keluar dan pulang saat larut malam.


Selesai sudah menemani Vika jalan-jalan, Anissa meminta izin untuk pergi ke luar sebentar karena ada barang ingin ia beli. Daniel pun mengijinkan dirinya pergi, tapi Daniel juga diam-diam mengikuti mobil di kendarai oleh Anissa.


Mobil di tumpangi Anissa terhenti di depan hotel, terlihat di teras itu sudah menunggu seorang pria tak lain adalah Andreas. Saat itu juga, betapa terkejutnya ia melihat Anissa melakukan sapaan mesra dengan Andreas.


Dengan cepat Daniel meminta bantuan James ketepatan berada di hotel itu. Tak butuh waktu lama, semua kedok Anissa terbongkar habis di hadapan Daniel.


Walaupun sudah ketahuan, Daniel belum resmi menceraikan Anissa, karena ia masih ingin mengetahui siapa istri dari konglomerat ternama itu, karena semua data diri Andreas benar-benar di sembunyikan secara rapat untuk publik.


Berbulan-bulan lamanya menunggu, keluarlah hasil permintaan Daniel untuk mencari tahu siapa istri Andreas. Betapa terkejutnya dirinya saat melihat nama istri Andreas ternyata adalah cinta pertamanya dulu. Merasa tidak tega melihat sang pujaan hati akan terus di sakiti seperti ini, Daniel memutuskan untuk bercerai dengan Anissa. Daniel juga sengaja membeli rumah tepat di depan rumah Fransiska untuk bisa memantau keadaannya.


Flashback off


.


.


“Jadi, sih pria konglomerat itu percaya kalau Vika adalah anaknya?” Tanya James dengan sisa tawanya.


“Iya,” angguk Daniel tak lupa menyeruput kopi miliknya sudah dingin.


“Orang kaya tapi kok bego. Percaya gitu aja tanpa melakukan cek pemeriksaan. Ha ha ha, terus gimana istri dari pria konglomerat ternama itu, bro?” Tanya James merasa kasihan.


“Ya begitulah. Kasihan juga aku melihatnya,” hela Daniel.


“Tunggu, tunggu dulu bro. Bukannya kamu bilang jika istri dari konglomerat itu adalah wanita yang kamu sukai. Jangan bilang kalau wanita itu adalah mantan kekasih kamu yang kamu tinggalkan sewaktu SMA dulu?”


“Haih, aku memang tidak bisa menutupi apa pun dari kamu!” gumam Daniel langsung ketahuan.


“Crazy. Extraordinary, inikah yang dinamakan jodoh. Kenapa nggak kau sikat aja itu istri pria konglomerat?” usul James sambil menyikut lengan Daniel.

__ADS_1


“Itu rahasiaku!” cetus Daniel dengan raut wajah tak suka.


“Hei, hei, bro. Jangan pasang wajah seperti itu dong. Dengan ekspresi wajah kamu yang seperti itu menandakan jika kamu sepertinya sudah melakukan hal lebih dalam dengan istrinya. Jujur saja!” goda James semakin penasaran.


“Enak aja kau suruh aku jujur sama mulut ember bocor halus sepertimu!”


“Ha ha ha, kau memang selalu berkata seperti itu. Jadi, apa yang akan kamu lakukan kepada Anissa?”


“Aku akan membongkar siapa dirinya di depan pria gila itu, dan aku akan pastikan jika anak itu bukanlah putrinya,” ucap Daniel terlihat bersungguh-sungguh.


“Tentang hal itu biarkan menjadi urusanku, karena sepertinya sudah saatnya aku mengambil Vika dari kehidupannya. Vika adalah penerusku dan aku tak ingin kelakuan ibunya menurun padanya. Tidak bisa aku bayangkan jika putriku menjadi seorang wanita rendah, mana wajahnya sangat mirip denganku,” keluh James sembari menggelengkan kepalanya.


“Apa kamu dulu pernah melakukan tes darah dengan Vika?” Tanya Daniel ingin tahu.


“Tentang hal itu kecil bagiku. Uang adalah segalanya untuk mempermudah segala urusan. Kau tidak perlu memikirkan diriku, pikirkan saja rencanamu. Ingat! Jangan sakiti putriku, karena dia akan sangat berharga untukku!”


“Makanya cepat ambil dia dari wanita itu.”


“Tenang saja, aku akan menculiknya suatu hari nanti,” sahut James santai.


“Terserah kau saja!”


“Hei, aku dengar kamu bangkrut. Apa benar itu?” Tanya James penasaran.


“Ya enggaklah, aku hanya memanipulasinya karena ada orang yang mengincar harta dan bisnisku,” sahut Daniel nyolot.


“Eh, tenang bro. aku hanya bertanya,” cetus James menepuk pelan bahu Daniel.


“Habisnya aku geram jika mengingat hal itu,” ucap Daniel mengingat peristiwa buruk menimpanya kala itu.


Setelah bercerai dengan Anissa, kediaman Daniel di datangi oleh petugas sita bank dan penyita lainnya. Saat itu Daniel sempat bingung apa yang terjadi. Namun, ia bergerak cepat hingga semuanya bisa teratasi.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2