Remaja Tangan Besi

Remaja Tangan Besi
RTB


__ADS_3

"Ayo bu, kita bantu mereka yang telah terluka" Libra berjalan kearah mereka yang terluka di ikuti oleh naira di belakangnya. Sambil berjalan di belakang libra naira tersenyum bahagia


karena baru kali ini dia di panggil ibu olehnya.


" Libra.. tolong buka ikatan ku " Panggil


arumi dengan sedikit berteriak kearahnya.


Dia menoleh, lalu berjalan kearah arumi dan zalia, setelah berada di dekat arumi diapun berjongkok untuk membuka tali yang telah mengikat tubuhnya. " Apa kau baik baik saja? " Tanya libra sambil melepaskan tali yang mengikat tubuhnya.


" Apa kau tidak melihat keadaan ku?.. Terima kasih akhirnya kau mau datang juga. " Balas arumi yang sedang menahan sakit pada tubuhnya sambil tersenyum manis menatap libra .


Sedangkan libra hanya menatap datar sambil beralih kearah zalia untuk melepas tali yang juga telah mengikatnya. Sambil melepas tali dia berkata ; " Sebaiknya pergi kerumah sakit untuk mengobati luka di


tubuh kalian, biar aku yang akan membereskan tempat ini. "


"Benar, mereka semua yang terluka harus di bawa, biar aku telepon ambulan dari rumah sakit milik keluarga kita" Sahut naira.


Libra melepas tali pada semua orang yang sudah sangat lemah dan banyak luka, hanya beberapa orang saja yang masih mampu untuk berdiri dan berjalan dengan sisa tenaganya. Di antara mereka ada naira, leo, geri, arumi, zalia dan empat lagi cucu daris pratama bersama belasan orang anak buahnya yang libra belum tau siapa namanya. Dan selama itu arumi belum melihat dea adiknya hingga dia cemas dan bertanya.


" Kemana dea bu? Kenapa dia tidak terlihat. " Tanya arumi menatap naira.


"Dia tidak di sini..Sebelumya ibu telah menyuruh paman Dani dan Bima untuk membawa pergi dea dan anak kecil dalam keluarga ini ketempat yang lebih aman. " Balas naira.


" Oh " Kata arumi merasa lega.


Dani adalah pria paruh baya yang menjadi kepercayaan keluarga


pratama. Begitu juga dengan bima, dia pemuda berumur dua puluh lima tahun


yang juga jadi kepercayaan keluarga mafia itu.


Pada saat itu daris pratama yang tampak lelah dan lemah karena cedera yang parah pada tubuhnya menatap Libra dan geri seraya berkata ; " Terima kasih libra, kau mau datang untuk menolong kami, dan untukmu geri. Aku juga sangat berterima kasih padamu karena membantu kami. Mulai hari ini aku menyatakan libralah yang akan jadi pemimpin kelompok ini. Aku sudah tua dan lelah, sekarang aku hanya ingin beristirahat menikmati sisa umur masa tuaku. "

__ADS_1


Semua orang mendengar apa yang di katakan daris pratama sebagai pemimpin dari kelompok mafia elang putih, tiada satupun orang yang membantah bahkan mereka terlihat nampak setuju.


" Kalau begitu sekarang kelompok mafia elang putih dan serigala api telah menjadi satu di bawah pimpinan libra " celetuk arumi sambil mengarahkan tatapannya pada libra. Dan setelah itu


geri ikut bicara.


" Tapi libra.. Sekarang anak buah kelompok serigala api hanya tinggal sedikit, mereka telah banyak yang mati


oleh serangan mendadak anak buah mafia Tiger wolf. Bahkan semua anggota keluargaku telah di tawan dan di bawa ke ibu kota. " Tegas geri menatap libra.


" Kalau begitu aku akan datang ke sana untuk melepaskan mereka " Balasnya.


"Jangan libra " Serentak semua orang menghalangi.


" Kau harus membangun kekuatanmu dulu. Jangan pergi kesana sendiri sebab mereka itu memiliki kekuatan yang sangat besar, mereka memiliki jaringan hingga keluar negeri. " Daris pratama mengingatkan sementara libra tercengang melihat kekompakan mereka dalam menasehatinya.


"Benar libra, aku pernah mendengar mereka memiliki orang orang yang kuat dan handal, bahkan aku pernah mendengar tentang seorang gadis dari Jepang bernama Karasuka azumi yang memiliki kemampuan beladiri yang luar biasa. Mereka itu mafia internasional yang memiliki kekuatan di setiap negara, sebaiknya kau mendengar apa yang katakan kakekmu. " Timpal geri.


"Mulai hari ini aku akan membangun kembali kekuatan kelompok ini dengan anggota yang masih tersisa, aku akan menyatukan kelompok elang putih dan serigala api. " Tegasnya.


Mereka semua terlihat senang lalu arumi bertanya ; " Jadi apa nama yang akan kau berikan untuk kelompok ini "


" RTB " Jawab libra.


" Nama yang bagus " Celetuk zalia.


Saat itu sepuluh mobil ambulan dan lima sedan terlihat memasuki halaman kediaman keluarga daris pratama setelah mendapat teleponan dari


naira. Mereka berhenti di depan para korban pertarungan yang sudah terkumpul sebelumnya oleh anak buah kelompok tiger wolf, dan sebagiannya oleh libra bersama beberapa orang dari mereka. Tampak puluhan perawat dan belasan dokter yang turun dari ambulan dan sedan, mereka bergegas memberikan obat dan pertolongan.


Seorang dokter muda yang cantik dan lima orang perawat wanita sedang berjalan kearah libra dan keluarga pratama yang sedang terluka. Dia adalah dokter nadin, dokter berprestasi yang menjabat wakil direktur di rumah sakit milik keluarga pratama. Yang


sebelumnya dia telah merawat jamilah ibu libra yang telah tiada.

__ADS_1


" Maaf nyonya, kami sudah datang terlambat. " Sapa nadin pada naira.


" Tidak tidak.. Cepat tolong mereka " Balas naira sambil menunjuk orang orang yang sedang terluka.


" Baik nyonya " Dokter nadin segera memberikan obat dan pertolongan terutama pada daris pratama yang sedang terluka parah. " Libra.. tolong bantu mereka " Seru arumi yang berada di dekat dokter nadin sambil menunjuk para perawat yang sedang


mengevakuasi para korban kedalam ambulan.


" Baiklah " Balas libra sambil berjalan.


Setelah memakan waktu sedikit lama akhirnya semua korban telah di evakuasi ke rumah sakit milik keluarga pratama, hanya tinggal beberapa orang saja yang masih berada di sana.


"Kenapa kau tidak ikut pergi ke rumah sakit? " Tanya libra pada arumi.


" Lukaku tidak parah tadi aku hanya lelah kehabisan tenaga, tapi sekarang setelah di beri obat dan sedikit


istirahat tenagaku sudah mulai agak pulih, lagipula aku memang ingin di sini


untuk membantumu membersihkan tempat ini. " Balas arumi.


" Begitu juga dengan aku, aku ingin tetap di sini membantumu. Oya kenalkan mereka, mereka berempat sepupu kita, dia nadia dan nadira mereka kembar sepertimu anak dari tante Alina dan paman Reno, dia Seno anak dari paman Surya dan tante Talita dan yang satu lagi itu Rubi dia anak paman Galang dan tante Rita " Celetuk zalia menjelaskan sambil menunjuk orang sesuai namanya.


" Baiklah, namaku libra kalian pasti sudah tau, mari kita bereskan tempat yang kacau ini " Jelasnya.


"Tapi kita kemanakan mayat mayat


ini " Tanya rubi.


Semua orang menatap rubi dan merasa kalau apa yang di katakannya memang


benar, Lalu seno berkata setelah dia berpikir ; " Bawa saja ke markas dalam hutan, kita bisa menanam mayat mayat ini di sana. "


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2