Remaja Tangan Besi

Remaja Tangan Besi
Motor kesayangan


__ADS_3

Garis-garis biru itu kekuatan yang melekat pada tubuh Libra sejak lahir, sekarang kekuatan itu telah kembali pulih dan normal sejak ledakan peluru bazoka dan serangan pedang Karasuka. Dalam sekejap setiap luka yang ada di tubuhnya mengering dan menutup dengan sempurna, tanpa sedikitpun ada bekas yang terlihat di tubuhnya. Perlahan matanya terbuka lebar dan dengan sigap dia berdiri, kemudian dahinya berkerut setelah memerhati daerah sekelilingnya.


"Apa aku sedang berada di markas?." Dia bertanya setelah melihat


Dokter Nadin dan keluarganya yang sedang terkejut menatapnya.


" Ya ... aku membawamu pulang kesini, kau telah koma selama satu minggu setelah bertarung melawan Karasuka." Balas Leo.


Libra nampak bingung lalu dia turun dari atas tempat tidur dan


bertanya. "Lalu apa yang terjadi setelah itu?!."


" Saat itu kau dan Karasuka sedang terluka parah, begitu juga dengan Lazio, Karasuka masih pingsan saat kedua orang kepercayaannya, Hiro dan Yakuza memohon pertolongan pada kami. Sekarang dia telah di rawat di sini, begitu juga dengan Lazio. kemungkinan besar mereka akan bergabung dengan RTB ... ." Leo berhenti dan kembali berkata ; "Lazio juga memohon pertolongan pada kami sebelumnya, dia mengatakan akan bergabung dengan RTB jika kami mau menolongnya. Dia juga mengatakan akan menolong orang-orang dari kelompok serigala api yang telah di tawan Arbeto di kediamannya di ibukota."


Wajahnya berseri, Libra sangat senang mendengarnya. Dia bisa mengorek informasi dari mereka tentang Tiger wolf. Kekuatan RTB juga akan bertambah dengan adanya mereka.


Leo dan yang lain masih bingung dan termangu menatap Libra. Dari tubuhnya yang mulanya lemah dan mengenaskan dalam sekejap mata telah pulih dan kembali normal. Tapi pada akhirnya mereka kagum pada kekuatan di tubuhnya.


"Di mana mereka sekarang?!, aku ingin melihatnya." Leo dan yang lainnya membawa Libra menemui Karasuka.


Saat memasuki ruangan Karasuka, terlihat Hiro dan Yakuza mendampinginya. Mereka sangat terkejut melihat Libra sudah berdiri gagah tanpa sedikitpun bekas luka yang terlihat pada tubuhnya. Terutama Karasuka, dia heran dengan penampilan tubuh Libra.


Dia telah terluka parah, bagaimana mungkin bisa pulih secepat itu . Aku sangat kagum pada laki-laki ini.


Karasuka dan Libra sama-sama memiliki kekuatan, hanya saja ada perbedaan di antar keduanya. Kekuatan pelindung milik Karasuka di gunakan untuk menyerang dan melindungi tubuhnya dari terluka. Sedangkan Libra, di gunakan untuk menyerang dan mengobati tubuhnya jika terluka. Tapi kekuatan lazio hanya dapat di gunakan untuk menyerang.


"Bagaimana ke adaanmu?!." tanya Libra tanpa sedikitpun canggung pada Karasuka, dia terlihat tegas dan berwibawa.


"Beginilah ke adaanku ... tampaknya aku memerlukan waktu berminggu-minggu untuk bisa kembali pulih sepenuhnya." balas Karasuka tanpa sedikitpun canggung di wajahnya.


Libra tersenyum kemudian

__ADS_1


berkata ; "Kau gadis yang kuat, istirahatlah yang cukup dan makan obatmu, dengan itu kau akan segera sembuh." Kemudian dia berbalik dan pergi meninggalkan ruangan Karasuka.


Karasuka sendiri menampakkan raut senang di wajahnya, entah itu karena pujian atau perhatian Libra. Tapi yang jelas terlihat seutas senyum yang di perlihatkan oleh bibirnya.


Sekarang Libra di bawa ke ruangan Lazio oleh Leo, sedangkan yang lain pergi mengurus kepentingan mereka masing-masing. Saat itu terdapat seorang Dokter pria yang sedang memeriksa keadaan kesehatan Lazio yang masih lemah. Dokter itu begitu terkejut melihat Libra, begitu juga dengan Lazio. Mereka terheran-heran melihat Libra yang sudah sembuh dan terlihat segar bugar. ' Bagaimana itu bisa terjadi?.' pikir mereka.


" Bagaimana keadaannya Dok? "


Dokter itu terkesiap mendapat pertanyaan dari Libra, di saat dirinya masih dalam keadaan bengong memikirkan pertanyaan yang membingungkan dalam hatinya.


Dengan tergagap, dia


mengatakan ; "Oh ... tuan lazio masih dalam tahap penyembuhan, dia mengalami dua tulang rusuk yang patah. Jadi kami memerlukan waktu yang sedikit lama untuk menyembuhkannya. Tapi kami tetap akan berusaha untuk membuatnya cepat pulih, dan kembali normal." Balasnya. "


Bagus, lakukanlah yang terbaik untuknya." Kemudian Libra menoleh Lazio lalu berkata dengannya sebelum melangkah pergi. "Cepatlah sembuh, aku akan memerlukan bantuanmu nantinya."


Lazio tidak menjawab, dia hanya membalas dengan sedikit senyum, tapi ada rasa kagum di hatinya pada sosok Libra yang berdiri di depannya.


Bocah ini masih sangat muda, tapi memiliki kekuatan yang unik dan luar biasa. Dia memang berbakat jadi seorang pemimpin kelompok mafia, aku yakin suatu hari nanti kekuatan dan kekuasaan kelompok RTB akan setara dengan Tiger Wolf. Hehe, sekarang akan ada seorang yang mampu mengimbangi Arendra Wijaya dan Trimaran Atmaja.


Begitu juga dengan Trimaran, dia


telah menggantikan posisi Atmaja


sebagai pemimpin kelompok Wolf.


Di karenakan telah bergabungnya dua kelompok itu menjadi satu, hingga menjadikan mereka sangat kuat dan berkuasa.


Setelah pergi meninggalkan ruangan Lazio. Libra duduk dalam satu ruangan dengan keluarganya, mereka membicarakan tentang Tiger Wolf dan perusahaan milik mereka.


Saat itu Daris pratama mengatakan, kalau mereka harus memberikan penjagaan pada setiap perusahaannya,

__ADS_1


mengingat kelompok Tiger Wolf pasti akan mencari tau tentang keberadaan mereka. Oleh karena sekarang Libra yang telah jadi pemimpin kelompok, maka dialah yang bisa mengatur semuanya.


"Tenang saja kek, aku akan mengurusnya." tukas Libra.


Kemudian dia menoleh pada Leo dan Seno lalu berkata ; " Segera kumpulan orang-orang untuk di kirim kesana, ku serahkan tugas itu pada kalian."


Setelah itu dia menoleh pada Rubi dan mengatakan ; " Aku ingin kau bersama Geri mencari orang untuk di rekrut menjadi anggota RTB, utamakan anak muda yang sebaya dengan kita, kau mengerti?."


"Baiklah, aku mengerti" balas Rubi.


kemudian dia kembali berkata ; " Apa di markas ini ada motor? Aku ingin memakainya untuk pulang kerumah, Sudah lebih dari seminggu rumah itu tidak di bersihkan."


"Di sini banyak mobil, kenapa harus naik motor?." celetuk Arumi


Sambil nyengir, Libra membalas


Arumi ; "Aku gak pandai bawa mobil "


"Hehehe... ." Arumi kekeh melihat Libra yang terlihat lucu. Begitu juga yang lain, mereka tersenyum geli melihatnya yang terlalu jujur.


"Nanti kau bisa belajar, untuk sekarang biar aku antar, motormu itu biar saja di dalam gudang." ucap Arumi.


"Memangnya motorku di sini?." balas Libra senang.


"Ya, paman Dani dan Bima yang membawanya kesini, kenapa kau begitu senang?." tanya Arumi, dan di jawab sedih oleh Libra.


"Karena motor itu di belikan ibuku."


# # #


Dan pada saat sama di tempat lain, Arendra Wijaya masih sangat marah setelah kehilangan tiga jet miliknya yang telah di ledakkan, dan juga puluhan mobil mewah yang hilang bersama dengan orangnya. Satu minggu telah berlalu untuk mencari tau, tapi sampai saat ini belum ada kabar yang memuaskan dari orang-orangnya yang sudah di kirim ke kota M. Saat itu seseorang berkata ; "Nampaknya bocah ini tidak bisa diremehkan, dia bisa membuat Lazio dan rombongannya hilang tak berkesan. padahal ada Karasuka Azumi yang ikut bersamanya."

__ADS_1


Dialah Trimaran Atmaja, istri dari Arendra Wijaya sekaligus pemimpin kelompok mafia Wolf. Dia tidak kalah kejamnya dengan Arendra Wijaya.


Bersambung


__ADS_2