Restu

Restu
BAB 10. Vila


__ADS_3

Hari ini hari libur jadi natan sudah olahraga di pagi hari seperti biasanya saat libur.


Vina yang melihat natan hanya tersenyum dan melanjutkan aktivitasnya dia masih belum yakin kemarin itu natan karena biasanya bosnya tidak pernah mau berbicara atau hanya seadanya saja saat ngobrol dengan dia.


Saat melihat natan selesai olahraga vina sedang membersihkan ruang tamu, jadi dia melihat natan lewat di depannya.


Vina hanya diam melongo melihat natan yang keringetan habis olahraga.


"ya ampun mas natan makin ganteng aja kalau kaya gitu" gumamnya lirih


Natan yang melihat vina melongo melihat dia segera tersenyum jahil


"ehem kenapa vin ngeliatin aja"


"eh.. Ga gapapa gapapa" jawabnya gugup


Natan hanya tersenyum lalu meninggalkannya.


"senyum maut fix" vina berteriak di dalam hati, sambil natap tuannya itu


"vin siap siap mau saya ajak keluar" natan setengah berteriak dari depan pintu kamarnya


"hah.. iya mas" vina cengo sedetik lalu sadar dia akan di ajak keluar sama bosnya.


Selesai mandi dan ganti baju, Natan menghampiri kamar vina karena terlalu lama menunggu.


"vin ayo"


Ceklek


Vina keluar dari kamarnya

__ADS_1


"iya pak" sahutnya bahagia


Natan mencibir penampilan vina karena dia menggunakan rok selutut dan kaos di masukan.


"Ngapain pakek gitu pakek celana jeans saja" ucap natan cuek


Vina yang tersinggung hanya mendengus lalu kembali masuk ke kamar mencari celana jeansnya.


"udah?" omong vina ke natan


Sedangkan natan hanya melirik sekilas lalu meninggalkannya.


Vina yang bingung segera mengikutinya. Ternyata natan menuju ke garasinya mengambil mobil mewahnya untuk dikendarai.


"naik" perintahnya pada vina yang hanya diam memandangi


"eh iya mas"


Natan lalu melaju dengan kecepatan penuh tidak menghiraukan vina yang terlihat ketakutan.


Natan yang mendengar bukannya semakin lambat malah semakin kencang, hasilnya vina hanya bisa pasrah diam menutup mata sambil memegang sabuk pengaman kencang kencang.


"vin ga mau turun?" tanya natan ke vina pasalnya vina masih ketakutan


Vina membuka matanya baru menyadari bahwa dia sudah sampai


"eh ini di mana mas, mas natan mau ngajak saya liburan?" tanyanya semangat


Bukannya menjawab natan meninggalkan vina di dalam mobil.


"hm tadi baik eh sekarang udah kumat lagi" gerutu vina di dalam hatinnya lalu ikut keluar dari mobil.

__ADS_1


Melihat natan sedang bicara dengan seorang pria vina hanya diam menunggu di sampingnya.


"eh mas natan membawa siapa? Calonya mas?" tanya bapak itu menghadap vina


"bukan pak dia asisten rumah tangga saya" jawab natan cepat.


vina hanya diam terkejut mendengar pertanyaan bapak tadi


"ogah pak punya pasangan kaya dia ganteng si ganteng tapi kalo sikapnya kaya jin yang berubah ubah ya buat apa" batin vina


"mau sampe kapak diam di situ?" tanya natan ke vina, karena vina hanya diam mematung di tempat


"eh iya mas"


"Ayo ikut saya" natan mengjak vina ke samping vila tersebut memperlihatkan kebun bunga yang luas dan berwarna warni


"indah" gumam vina melihat itu


"bagus ya syukur deh" jawab natan


"maksudnya pak?" tanya vina bingung


"gak sekarang kamu ambil sekol sama bibit bunga di samping vila tanam lalu rapikan jangan sampai ada yang rusak" ucap natan serius sambil memandangi vina


"baik mas" jawab vina takut takut


"gua kira diajakin liburan hmm" batin vina bergejolak


"alah udahlah yuk kerjaain, sambil menikmati bunga bunga ini" omongnya menyemangati dirinya sendiri


Sedangkan natan sudah meninggalkan vina di sana sendiri memilih masuk ke dalam vila membuat kopi untuk dirinya sendiri dan menikmatinya di teras depan.

__ADS_1


Sampai sore hari vina baru selesai menanam dan merawat bunga bunga tersebut.


Lalu natan mengajak vina pulang ke mansionnya lagi.


__ADS_2