Restu

Restu
Bab 60


__ADS_3

Malam harinya.


Tadi setelah bertemu Adnan untuk memberikan uang bayaran Adnan, Kriss pun melanjutkan mencari Delia. Kriss mencari informasi pada teman-teman Delia semasa masih kuliah, tapi hasilnya juga nihil. Kriss tidak mendapatkan informasi apapun dari mereka.


Dengan tangan kosong, Kriss pun pulang ke rumah Mama Lastri, setelah sebelumnya mengembalikan mobil yang ia rental.


Dan disini lah Kriss sekarang, di dalam kamarnya.


Tok.. Tok.. Tok.. Suara ketukan pintu kamar Kriss, siapa lagi yang mengetuk kalau bukan sang Mama.


"Kriss, keluar nak, ayo makan malam dulu." Teriak Mama Lastri karena sejak Kriss pulang sampai sekarang sudah pukul sepuluh malam, Kriss tak kunjung keluar dari kamarnya.


Tok.. Tok.. Tok.. Sekali lagi Mama Lastri mengetuk pintu kamar Kriss.


"Kriss.. kamu denger Mama gak!! Ayo keluar nak!!" Teriak Mama Lastri lagi.


Ceklek. Pintu kamar pun terbuka.


"Ada apa sih Ma?!"


"Ayo makan!! Jangan mengurung diri seperti itu!" Perintah Mama Lastri.


"Nanti aja Ma, Kriss belum laper!!"

__ADS_1


"Kamu gak lagi minum minuman alkohol kan di dalam?" Tanya Mama Lastri curiga.


"Gak Ma!! Kriss cuma capek aja, mau istirahat dulu. Nanti kalau Kriss laper, Kriss turun makan." Balas Kriss.


"Ya udah. Awas kamu kalau mabuk-mabukkan!!" Ancam Mama Lastri.


Mama Lastri pun memutar tubuhnya, namun saat Mama Lastri baru saja memutar tubuhnya, ia mendengar suara nada dering panggilan masuk ke ponsel Kriss.


Kriss yang mendengar ada panggilan masuk di ponselnya pun berjalan mendekati tempat tidurnya dimana ia meletakkan ponselnya.


Mama Lastri pun memutar tubuhnya lagi dan berjalan menyusul Kriss ke dalam kamarnya untuk mendengar percakapan Kriss dengan orang yang menghubungi Kriss, yang Mama Lastri yakini pasti orang yang menghubungi Kriss itu pasti Adnan.


"Halo."Jawab Kriss.


"Halo Kriss, aku sudah punya informasi tentang Delia." Ucap Adnan.


"Dia sudah tidak ada di Indonesia Kriss, dari informasi yang aku dapat, dia sudah menikah dengan pria yang bernama Roy dan suaminya membawa Delia pergi ke New Zealand." Jawab Adnan.


"A-apa kamu yakin?" Tanya Kriss tidak percaya.


"Aku yakin." Jawab Adnan.


"Baiklah, terimakasih sudah membantu ku mencari informasi tentang Delia." Balas Kriss.

__ADS_1


Kriss pun mengakhiri panggilan mereka.


Tubuhnya melemas seketika begitu panggilan berakhir.


"Jadi kamu benar-benar udah khianatin aku Del!! Tega kamu Del!!" Lirih Kriss sambil mendudukkan dirinya di pinggiran tempat tidur.


Melihat Kriss lemas, Mama Lastri bukannya merasa kasihan malah tersenyum puas karena Adnan sudah melakukan tugasnya dengan baik.


Tapi Mama Lastri tidak akan menunjukkan rasa bahagianya di depan Kriss, Mama Lastri pun mendekati Kriss dan kembali berakting seolah-olah dirinya adalah ibu yang sangat peduli dengan anaknya.


"Kamu kenapa Kriss?" Tanya Mama Lastri.


"Siapa yang menelpon tadi? Apa Delia?" Tanya Mama Lastri lagi.


Kriss menggelengkan kepalanya.


"Delia udah nikah Ma sama Roy dan sekarang mereka tinggal di New Zealand." Ucap Kriss dengan suara bergetar.


Mama Lastri menghela nafasnya panjang lalu memeluk anak sulungnya itu.


"Sabar yah nak, kan Mama sudah bilang dari awal kamu menjalin hubungan dengan dia. Dia itu bukan perempuan baik-baik. Sekarang terbukti kan omongan Mama." Bukannya mengeluarkan kata-kata yang menenangkan sang anak, Mama Lastri malah makin mencuci otak Kriss dengan kata-katanya.


"Sudah lah, sudah saat-nya kamu move on sekarang. Jadikan kejadian ini pelajaran berharga buat mu." Kata Mama Lastri lagi.

__ADS_1


Kriss pun menganggukkan kepalanya dalam pelukan sang Mama dan Mama Lastri pun tersenyum bahagia karena akhirnya Kriss menyerah juga pada Delia.


Bersambung...


__ADS_2