
Saat Mereka tiba-tiba kehujanan natan panik, sedangkan vina tertawa bahagia lalu menarik natan ke tengah tengah hujan
"ayo mas" ajaknya ke natan
"nanti sakit kamunya" tolak natan
"kalo gitu tangkap saya mas" tantang vina ke natan lalu dia berlarian di tengah kebun teh berdua menikmati hujan yang semakin deras mengguyur.
Natan tertawa bahagia baru sadar kalau main hujan hujanan ternyata menyenangkan, dia tanpa sadar tertawa bahagia.
"mas natan ganteng kalo tertawa" omong vina di sampingnya
Natan yang mendengarnya langsung tersenyum menggoda
"makanya buat saya terus tertawa bareng kamu" jawab natan enteng ke vina
"siap mass" vina yang mendengarnya tersenyum semakin lebar melihat natan bahagia.
Mereka main hujan dan kejar kejaran sudah selama 1 jam tapi belum mau berhenti, baru setelah vina kedinginan keduanya berhenti berlarian.
Natan yang cemas segera menggendong vina menuju vila kembali menyuruhnya ganti baju dan membuatkan mimunam hangat untuknya.
"nih minum, bandel si di bilangin jangan hujan hujanan ngeyel" natan mengomel ke vina
"gapapa asal buat mas natan seneng saya ga papa kok" jawab vina sambil tersenyum bahagia ke natan
"kamu itu, kan jadi saya yang repot kalo kamu sakit" natan menanggapi dengan becanda dan tersenyum
__ADS_1
"sekali kali mas ngerepotin majikan" vina tersenyum menggoda
"udah 2 kali malah bukan sekali lagi" natan tertawa ke vina
"oh iya lupa saya" vina ikut tertawa.
Mereka tertawa bahagia melupakan kesedihan masing masing dan saling menghibur satu sama lain.
Mang ujang yang hendak memberikan selimut tambahan ke adennya tidak jadi karena mendengar suara tawa keduanya takut bila merusak karena dia tidak pernah melihat ataupun mendengar natan tertawa begitu walaupun bersama putra, lalu dia memusatkan untuk pergi.
"hachi" vina tiba tiba bersin
"tuh, nih minum obatnya" bujuk natan sambil menyodorkan obat anti pilek
"hehe makasih mas natan sudah baik banget sama saya" ucap vina tulus
"sama sama" natan tersenyum mengangguk ke dia
Jantung mereka berdetak tak karuan belum menyadari perasaan masing masing.
Mereka saling memandang cukup lama enggan kehilangan momen mereka dimana kehangatan dan kebahagiaan bersama tanpa peduli status dan siapa mereka sebenarnya.
"em vin kita nginap di sini saja ya masih hujan juga dan kamu lagi flu juga" ucap natan ke vina
"eh iya mas maaf ngerepotin"
"ga masalah, istirahat ya" natan menarik selimut untuk membungkus tubuh vina lalu mengusap kepalanya dan beranjak meninggalkan kamar vina.
__ADS_1
Bluss
Pipi vina semakin merah menyadari ada yang salah dengan sikap natan.
Natan yang meninggal kamar vina duduk di perapian vila sambil menikmati secangkir kopi. dia memikirkan kejadian sebelum dan setelah kedatangan vina hidupnya banyak berubah, dia yang semakin banyak tertawa, semakin banyak kebahagiaan di hidupnya, menyadari bahwa dia telah lama tidak merasakan itu semua setelah perceraian mama dan papanya.
Dia masih termenung cukup lama sebelum vina datang di belakangnya.
"mas teh?" tawar vina ke natan
"loh kok bangun si kamu kan masih sakit" natan segera mengomel ke vina
"hehe dingin mas di kamar enakan di sini anget di samping api" jawab vina polos
"yaudah sini" jawb natan sambil menepuk kursi sebelahnya yang masih kosong memberikan tempat untuk vina.
"eh iya" vina segera duduk di samping natan membawa selimut tebalnya untuk menyelimuti dirinya dan natan.
Mereka kembali bercanda tawa bersama seakan dingin air hujan tidak lagi mengganggu keduannya hingga terlelap bersama.
Paginya vina bangun duluan, menyadari kalau dia tidur si kursi bersama natan semalam, pipinya memerah melihat natan tidur di sampingnya perasaan bahagia yang amat bahagia melebihi dia ketemu orang tuannya.
"mas mas natan" panggilnya mencoba membangunkan natan tapi tidak berhasil akhirnya dia bangun duluan meninggalkan natam bergegas membersihkan diri di kamarnya..
"emm aduh" natab bangun menyadari badanya sakit semua melihat bahwa dia tertidur di kursi dengan vina semalam. Dia tersenyum memandang selimutnya cukup lama sebelum pindah ke kamar untuk siap siap pulang ke mansion.
"mas natan mau sarapan di sini atau di mansion" tawar vina ketika melihat natan kekuar kamar, vina sudah rapi dengan bajunya dan sudah merapikan kursi juga.
__ADS_1
"langsung pulang aja, nanti kesiangan mau ke kantor"
"oh iya mas" vina nurut mengikuti tuannya ke mobil melaju ke mansion utamanya.