Reynaa Dan Reyhan

Reynaa Dan Reyhan
Ngidam aneh


__ADS_3

Reynaa membuka mata mendengar bunyi alarm di ponselnya, dia menyingkap selimut tebal yang melindunginya dari udara dingin di musim dingin ini. Reynaa bangun dan berjalan menuju tirai, dia mengintip keadaan di luar rumah.


Reynaa memanyunkan bibirnya sebal, seketika moodnya memburuk mendapati tidak ada salju turun diluar rumah. Entah kenapa Reynaa menantikan turunnya salju yang belum juga turun meskipun musim dingin sudah berjalan seminggu


Setelah melaksanakan shalat subuh, Reynaa meraih Hoodie milik Fahri yang tergantung di kamarnya. Meskipun berbau tak sedap karena tidak pernah dicuci, Reynaa menghirup dalam aroma itu. Dengan barang itu Reynaa bisa mengobati rindunya kepada Fahri.


Reynaa mengelus perutnya yang sedikit membuncit, ada perasaan bersalah dalam hatinya


"maafin umi yah nak! kalian gak bisa rasain belaian dari Abi kalian!" lirihnya berlinang air mata


Reynaa meraih ponselnya yang berada di nakas, memutar video saat Fahri bertilawah. Dia letakkan ponsel itu diatas perutnya, berharap bayi yang ada dalam kandungannya bisa mendengar suara Abi mereka


Setelah rindunya sudah terobati, Reynaa keluar kamar dan melakukan rutinitas paginya yaitu memasak. Ternyata di dapur sudah ada Reyhan yang menunggunya


"adek Abang kenapa? mukanya kok cemberut gitu? apa anak-anak papi pengen makan sesuatu?" sapa Reyhan mengusap kepala Reynaa dilanjutkan mengusap perutnya


Reynaa tersenyum, hatinya sedikit menghangat karena perhatian dari Reyhan


"gapapa, cuma pengen makan salju aja! tapi udah lewat seminggu masih belum turun juga saljunya"


"apa? adek! kamu tuh ngidam kok aneh siih? gak! pokoknya gak boleh makan salju! kotor tau! lebih baik gak turun salju sekalian!" sontak Reyhan marah dengan ngidam aneh adiknya


Reynaa kembali cemberut karena omelan Reyhan, tidak semudah itu Reynaa bisa mendapatkan apa yang diinginkannya. Reyhan sangat berhati-hati dan waspada terhadap apa yang Reynaa idamkan, kalau apa yang Reynaa idamkan dirasa aneh dan berbahaya, Reyhan lebih memilih mengomelinya


...


tok..tok..tok


Ayah Indra mengetuk pintu ruangan di sebelah ruangan miliknya, beliau membuka pintu dan mendapati wajah sang menantu yang sangat berantakan


"Fahri, kamu baik-baik aja? kok mukanya murung gitu?" ayah berjalan mendekatinya


"maafkan Fahri ayah! Fahri masih gak bisa ingat Reynaa!" ucap Fahri merasa bersalah


"gapapa, kamu ada disini udah cukup kok! gak perlu terburu-buru, pelan-pelan saja!" Jawab ayah menenangkan


"iya, makasih ayah!"


Ayah menyerahkan sebuah dokumen kepada Fahri, dokumen kerjasama perusahaan mereka dengan perusahaan besar asal Inggris


"sekarang kamu cuci muka dan sisiran yang rapi! bentar lagi ada klien dari London dan ayah ingin kamu yang handle! kamu bisa sekalian refreshing disana!"


Bukannya merasa senang, Fahri malah merasa bingung. Dia takut akan mengacaukan kerjasama karena hatinya sendiri sedang kacau

__ADS_1


"tapi ayah, Fahri harus disini mencari Reyna!"


"jangan jadikan putri ayah sebagai beban kamu ya! ayah gak suka!" ucap ayah Indra datar dan pergi meninggalkan fahri


Fahri mengejar langkah ayah mertuanya yang sepertinya salah faham dengan ucapannya


"ayah, maaf! maksud Fahri bukan begitu!"


dugg.. karena tidak fokus dan bingung, Fahri malah menabrak tubuh ayahnya yang tiba-tiba berhenti


"maaf ayah! maaf!"


Ayah Indra tersenyum tipis melihat tingkah menantunya yang sangat kacau, menurutnya itu sangat lucu dan menghibur.


"cuci mukamu dulu! jangan sampai kamu bikin ayah malu didepan klien ayah!" ucap ayah dengan wajah datarnya lagi


Dengan ekspresi yang masih lingkung, Fahri kembali masuk ke ruangannya dan pergi ke kamar mandi. Fahri menatap wajahnya yang terlihat berantakan, tiba-tiba perutnya bergejolak dan membuatnya memuntahkan isi perutnya


...


Seperti biasa Reynaa dan empat sahabat Reyhan sedang duduk di tempat biasa mereka menunggu Reyhan menjemput. Tak ada yang dilakukan keempat pemuda itu selain terus memperhatikan Reynaa yang asik sendiri dengan ponselnya


Kemarin Karen menyarankan Reynaa untuk nonton video musik K-Pop, Karen memberitahunya kalau ibu hamil harus banyak melihat wajah orang yang good looking. Kata Karen itu bisa membuat bayi yang Reynaa kandung menjadi rupawan juga.


Jimmy terus memperhatikan Reynaa dengan gemas, dia penasaran dengan apa yang Reynaa tonton dari ponselnya. Tiba-tiba Jessi datang dan langsung merangkul Jimmy, hal itu membuat Jimmy tidak nyaman dan segera melepaskan tangan Jessi


Meskipun ditolak lagi, Jessi tidak menyerah begitu saja. Dia bergelayut manja di tangan Jimmy, mengajaknya untuk berpesta di club' nanti malam


'Jimmy nanti malam gue ulang tahun, Lo datang ke club' ya! kita party disana!' ucapnya dengan nada manja


'maaf, gue gak bisa datang!' jawab Jimmy lagi-lagi dengan menarik tangannya dari Jessi


Jimmy sangat ingin mengusir Jessi yang terus-terusan menempelinya, dia tidak ingin berhubungan dengan wanita itu lagi. Tiba-tiba Jimmy dikagetkan dengan suara Reynaa yang memanggilnya


'Jimmy! kesini bentar!' panggil Reynaa dengan melambaikan tangan


Jimmy tidak langsung menghampiri Reynaa, dia masih bengong karena bingung, begitupun dengan Syam, Michael dan Ibnu. Tidak biasanya Reynaa seperti itu, Reynaa selalu cuek kepada mereka


'Jimmy! kemarilah!' panggilnya lagi


Dengan semangat Jimmy berlari menghampiri Reynaa, meskipun jarang mereka hanya lima meter saja apalagi dia sangat ingin menjauh dari Jessi. Sedangkan Jessi semakin kesal saja kepada Reynaa, dia sangat ingin memberi pelajaran kepada Reynaa yang selalu mengganggunya saat bersama Jimmy, meskipun Reynaa sendiri tidak ada pemikiran seperti itu


Reynaa menunjukkan sebuah musik video kepada Jimmy, dia ingin Jimmy menari seperti dalam video itu

__ADS_1


'Lo bisa ngedance kaya mereka, Lo kan orang Korea juga?' tanya Reynaa dengan antusias. Sepertinya Reynaa lebih suka melihat cara menari boyband itu ketimbang tampang mereka


Dengan senang hati Jimmy memeragakan seperti apa yang ada dalam ponsel Reynaa, dia tahu pasti Reynaa sedang mengidam dan dia sangat senang melakukannya untuk Reynaa. Syam, Michael dan Ibnu yang penasaran akhirnya bergabung dan mengikuti gerakan Jimmy meskipun jadi berantakan


Reynaa sangat terhibur dengan aksi keempatnya, dia bisa tertawa lepas karena tingkah konyol mereka. Sedangkan Jessi yang masih tidak pergi dari tempatnya memandang iri dan kesal kepada Reynaa. Dia berpikiran kalau Reynaa selalu merebut perhatian Jimmy darinya


...


Fahri mengendarai mobilnya dengan kecepatan rendah, mencari pedagang pinggir jalan penjual kue cucur, tiba-tiba saja dia sangat ingin makan kue itu. Setelah cukup lama berkeliling, akhirnya Fahri menemukan pedagang yang dia cari


Tak tanggung-tanggung Fahri memborong habis semua dagangan penjual kue cucur itu, tiga porsi dia habiskan di tempat dan tujuh porsi dia bawa pulang. Fahri memakan kue cucur itu tanpa tahu kalau kue itu adalah kue kesukaan istrinya


Sesampainya di rumah, Fahri berhasil membuat kedua orangtuanya terkejut. Melihat apa yang dibawa Fahri membuat orangtuanya sangat senang dan mengira ingatan Fahri sudah kembali.


"Alhamdulillah, Fahri kamu sudah ingat istri kamu?" sambut umi yang sangat tahu apa hubungan kue cucur dengan Reynaa


Sedangkan Fahri merasa bingung dengan apa yang Uminya katakan


"Fahri masih berusaha umi, tapi masih belum ingat!" jawab Fahri sedih. Umi tidak lagi bertanya dan hanya menanggapi dengan senyum. Beliau yakin pasti Fahri akan segera mengingat siapa Reynaa karena keterikatan mereka yang sangat kuat, kue cucur itu buktinya


Fahri masuk kedalam kamarnya, menunaikan sholat Maghrib sendiri di dalam kamar karena sudah melewatkan sholat berjamaah di masjid. Setelah selesai lagi-lagi dia berdoa agar ingatannya tentang Reynaa kembali.


Fahri sangat ingin mengingat siapa istrinya, bahkan kalau tidak bisa mengingat pun dia harus bertanggung jawab kepada istrinya itu. Rasa bersalah kembali menghantui nya, karena dirinya Reynaa menghilang.


Fahri teringat bagaimana dulu sikapnya terhadap Reynaa, dia sangat membencinya. Apalagi mengingat perlakuannya terakhir kali, dengan entengnya Fahri menampar pipi Reynaa dengan sangat keras.


Fahri meraih ponselnya, dia ingin memutar video yang dikirimkan oleh Yanto saat di restoran beberapa waktu lalu


Gue gak bisa ceritain apapun tentang Lo dan Reynaa, lo bakal tahu lewat video itu! tapi jangan putar video itu kalau Lo masih belum siap


Dengan hati was-was Fahri mulai memutar video itu, dia penasaran apa yang ada di dalam video itu. Video hanya menampilkan jalanan pada malam hari, ternyata video itu adalah rekaman dashboard mobil milik Fahri.


Fahri mendengarkan percakapan dirinya bersama Reynaa, suara Reynaa terdengar kesal karena keusilan Fahri. Dia juga mendengar dirinya sendiri beberapa kali mengatakan cinta, dari situ Fahri bisa merasakan cintanya kepada Reynaa.


I love you too, aku juga mencintaimu suamiku!


kak Fahri kok berhenti?


udah dong kak, masak harus dimobil juga!


salah sendiri jadi tukang *****


Fahri tersenyum mendengar ocehan Reynaa, dia merasa tenang karena tidak ada hal yang menakutkan dalam video itu. Tapi beberapa detik kemudian terekam sorot lampu kendaraan lain dari arah depan mobil dan terdengar teriakan dari Reynaa dan Fahri

__ADS_1


Fahri yang terkejut langsung melempar ponselnya, terlintas di kepalanya bayangan saat kecelakaan itu terjadi. Dia syok dan menangis, mengacak rambutnya karena kepalanya yang berdenyut nyeri


__ADS_2