
Gemericik air membangunkan Aldo dari tidur nya. Di liriknya jam Walker yang ada di sampingnya sudah menuju jam 05:00 pagi. Aldo pun langsung menghampiri istrinya itu, ia berniat untuk mandi bersama .
Namun sayang beribu sayang. Ternyata istrinya sudah menyelesaikan mandi. Al hasil, Aldo pun hanya bisa memanyunkan bibirnya.
Mesi yang belum mengerti keinginan suaminya itu sedikit heran. Namun ia acuh. Ia memilih langsung Menganti pakaiannya dan menyiapkan perlengkapan sholat.
Setelah sholat subuh selesai. Aldo langsung bersiap-siap untuk berkerja. Sementara Mesi langsung pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan pagi.
Saat sedang asik berkutan dengan panci dan penggorengan, terdengar suara bel berbunyi.
Ting, tong.Ting, tong
"Iya sebentar" teriak Mesi sambil ngedumel.
"Siapa.sih, jam segini bertemu ke rumah orang, kayak gak punya kerjaan aja?" gumam Mesi dalam hati.
Cekleek. (Suara pintu terbuka)
__ADS_1
Tak ada satupun orang yang berada di sana. Dalam hati Mesi hanya berpikir, mungkin saja orang iseng yang ingin mengganggu nya. atau mungkin karna terlalu lama, orang itu pergi. entah lah, Mesi sedikit binggung.
Mesi pun langsung putar balik ingin menutup pintu tersebut. Namun kakinya tak sengaja menendang sesuatu.
Akhirnya Mesi pun melihat kebawah. Dahinya sedikit mengernyit. Ketika ia melihat sebuah kotak yang ukurannya lumayan besar. Kurang lebih sebesar kardus mie instan.
Mesi pun langsung mengambil kotak tersebut untuk melihat lebel pengirim. Tertulis untuk Mesi. Namun yang membuatnya bingung, tak ada tanda pengenalnya si pengirim.
"Punya siapa ini? Tapi tunggu sebentar. Ini tertuju untuk saya. Apa mungkin saya punya pengagum rahasia? Ah, tapi tidak mungkin. Atau mungkin....? " ucapnya dalam hati dan berpikir
"Ah, tidak mungkin " sambil menggeleng-gelengkan kepalannya.
Saat kotak terbuka , betapa terkejutnya saat kotak terbuka lebar. Mata mesi membulat. Bagaimana tidak. Ternyata isi kotak tersebut adalah seekor tikus yang sudah mati. tubuh tikus itu disayat-sayat dan berlumuran darah. Sontak tubuh Messi menegang Iya ketakutan.
Selain tikus di dalam kotak juga terdapat selembar kertas. Dengan tubuh yang gemetar Messi pun langsung mengambil kertas tersebut kemudian membacanya.
"Kali ini tikus yang aku bunuh, tunggu tiba saatnya, aku pastikan kau akan seperti tikus tersebut" dengan tulisan bertinta darah. Messi yang bergetar, dan tubuhnya menegang pun semakin takut akan ancam tersebut.
__ADS_1
"siapa gerangan yang mengirimnya? apa salahku?" ujarnya dalam hati karena terlalu takut akan suaminya mengetahui dan membuat beban suaminya.
Messi pun segera membuang kotak tersebut ke tong sampah yang lumayan jauh dari apartemennya. karna jika di buang di tong sampah apartemennya, Mesi takut ketahuan oleh suaminya.
Ia pun segera masuk kembali ke dapur dan mencuci tangannya dengan hati gemetar dan perasaan yang tidak menentu Messi pun segera melanjutkan kembali aktivitasnya.
Ia masih bertanya-tanya siapa gerangan yang sudah tega menerornya apa maksudnya? Ia berjanji dan akan ia pastikan bahwa ia akan segera menemukan pelakunya.
Siapakah gerangan orang yang berani meneror Messi, dan apa yang selanjutnya akan terjadi penasaran tunggu kelanjutannya.
Maaf, lama up dan sedikitπππ. lain kali Author tambahππππ
author lagi sibuk jualan bakso bakarπππ
harap di mengertiππππ
Terimakasih yg sudah sabar menunggu
__ADS_1
Jangan lupa like komennya ya biar author semangat ππππ
Apa lagi kalau beri vote dan hadiah tambah semangat up nyaππππ