
Setelah mendapat informasi dari Aldo, Alif dapat menyimpulkan jika orang yang mereka tuju Adalah Mesi bukan Aldo. Kemungkinan orang terdekatlah yang melakuan ini.
Namun untuk motifnya Alif belum mengetahui dan siapa yang melakukannya. Sebab ia sudah lama tidak bertemu Mesi dan siapa orang yang sudah lama tak bertemu dan kini muncul kembali.
Di dalam kamar, Mesi merenungi nasip malangnya. Ia kira setelah melewati lika-liku perjalanan hidup yang panjang antar dia dan Aldo kini saatnya berbuah manis.
Namun pikirannya salah. Musibah demi musibah, mulai berdatangan. Dan kebahagiaan mereka belum sampai titik yang mereka harapkan.
kini Ia kembali di uji dengan kehilangan buah hati yang belum ia ketahui kedatangannya. Hingga sampai puncaknya kecelakaan yang menimpa suaminya. Saat itu dunia nya seakan runtuh. Apalagi ia dalam keadaan berbadan dua.sungguh miris nasib nya.
Sebagai seorang wanita. Ia ingin hidup damai dan bahagia. Apalagi jika sedang mengandung. Rasa ingin di perhatikan dan di nomer satu kan adalah hal yang paling di inginkan. Dan tenang tak memikirkan beban apapun.
Namun ini apa. Bukannya kedamaiaan yang ia dapatkan melainkan ia kembali di uji. Ia selalu berharap semoga semua nya akan terungkap dan saat ia melahirkan kelak mendapatkan ketenangan dan ke bahagiaan.
Karena terlalu lelap dalam lamuan. Mesi sampai tidak menyadari keberadaan suaminya. Ia sudah terlarut dalam kesedihan.
Aldo yang melihat istrinya sedang melamun pun langsung memeluknya.
"Sayang. Sedang apa?" sambil mengecup kening Mesi. Mesi tak menjawab. Ia terkejut dan melihat ke arah sang empu.
"Astagfirullah, Abang. Ngagetin aja
Hampir saja aku ga plok" sambil mengelus bidang dada Mesi.
__ADS_1
"Melamun apa si? Kok sampai gak tahu suaminya datang!" sambil mencubit hidung mancung Mesi dan tersenyum manis.
"Hem , gak Ada bang. Anak abang sudah rindu sama Abang " Ujar Mesi tersenyum jahil.
"Is, kamu nakal sayang. Dan kenapa ini kok nyengol-nyengol junior Abang? " sambil senyum-senyum gak jelas.
"Apaan sih bang? Orang dedek yang mau kok" Ujar Mesi sambil pura-pura merajuk.
"Yang bener? Dedek nya atau ibunya!" Ujar Aldo yang senang menggoda istrinya.
"Is Abang. Ya udah kalau Abang gak percaya" ujar Mesi kesal dan hendak meninggalkan Aldo seorang diri..
"Maaf sayang" Sambil menarik pinggang istrinya dan membuatnya duduk di pangkuan Aldo.
Karna melihat istrinya yang kesal, Aldo pun menghujani Mesi dengan ciuman di setiap sudut area sensitif Mesi.
"Gak usah di tahan sayang" goda Aldo persis di telinga Mesi.
Sementara setelah itu ia pun melanjutkan kegiatannya. Semenjak kehamilan istrinya Aldo selalu bermain lembut. Ia melakukan itu agar istrinya merasa nyaman. Walau demi kian, itu semua tak mengurangi kenikmatan sama sekali bagi Aldo.
Setiap melakukannya ia selalu menginginkan lagi da lagi. Baginya Mesi adalah satu-satunya wanita yang selalu ada di hatinya setelah Ibunya. Bahkan ia selalu merasa jatuh cinta lagi dan lagi kepada istrinya.
Sementara di lain tempat, Alif sedang menyiksa kedua cecirut yang telah membuat rem mobil Aldo blong.
__ADS_1
Karna sudah kesal dengan keduanya yang tetap saja tak membuka suara. Alif dan anak buahnya mencari jalan lain.
Satu hari yang lalu Alif meminta Anak buahnya untuk mencari tahu latar belakang pria tersebut. Setelah mendapatkan informasinya. Alif akan mengunakanya untuk menekan keduanya.
"Hem. Kalian masih mai tetap bungkam. Baiklah. Jangan salahkan saya jika saya akan menghabisi mereka " Ujar Alif melempar beberapa foto danntersenyum Bak iblis.
Kedua cecurut itu sontak terkejut. Matanya membulat. Ia tidak menyangka jika Alif akan sepicik itu. Demi apapun. Mereka lebih baik mbongkar semuanya daro pada kehilangan Anak dan istrinya.
"Yakin, kalian tetap bungkam! Fahmi. Segera telfon Ahmad, Dan suruh ...." Ujar Aldo terpotong.
"Baik, tuan.saya akan memberi tahu nya" Ujar salah satu dari mereka lirih.
"Bagus. Kalau begitu cepat" Ujar Alif yan sudah tidak sabar.
Author gantung sebentar ya sayangππππ
Besok di lanjutkan lagiπππππ
Ayo donk beri semangat buat author, biar up setiap.hariππππ
Jangan lupa like komennya nya. Di tunggu sarannya, agar cerita lebih menarik lagi.
Terimakasih semuannnya.
__ADS_1
Salam sayang dari saya
"Dia Adalah........" ucapnya tertahan.