Sang Penakluk Hati CEO

Sang Penakluk Hati CEO
Bab 85


__ADS_3

"Lah,emang orang tua Dika dimna?" Tanya Mesi yang penasaran.


"Mereka tinggal di Amrik " Ujar Verlita santai.


"Ah yang benar. Memang siapa dia sebenarnya?" Tanya Silvi yang penasaran.


"Maaf, kota tidak dapat memberitahu mu Vie. Sebab Dika maelarang kita. Nanti jika kalian memiliki sebuah hubungan yang pasti. Ia akan memberi tahu mu sendiri" Tukas Verlita dengan sedikit rasa bersalah.


"Hem baiklah" Tukas Silvi lesu. Setelah itu mereka bertiga bercerita kesana kemari hingga tanpa ia sadari waktu sudah menjelang sore. Mereka pun pamit pulang. Setelah Mengantar kedua sahabatnya, Silvi pun kembali ke ruangan Dika.


"Sebenarnya kamu siapa?" Tukas Silvi lirih. otaknya sudah tak kuat lagi jika harus berlari menerka-nerka sesuatu yang tak pasti


Karna tubuhnya sudah sangat letih, tanpa ia sadari, ia tertidur di samping Dika dengan tubuh yang duduk di kursi, sementara kepalanya bersandar di ranjang Dika.


Pukul 02: 30 Dini hari, Dika pun mulai tersadar. Saat ia membuka mata, pemandangan yang perta kali ia lihat Adalah sosok Silvi. Tanpa ia sadari, bibir Dika melengkung.


"Trimakasih. Sudah menjagaku" sambil membelai wajah Silvi dengan sayang. Karna masih dalam pengaruh Obat. Dika pun kembali terlelap dengan tangan menggenggam jemari Silvi.


sementara Di lain tempat.


Alif langsung menghubungi Aldo. Ia meminta Aldo untuk menemuinya. Setelah itu Alif langsung bergegas. Menuju tempat lokasi yang ingin mereka hampiri.


Tiga puluh menit berlalu. Akhirnya Aldo sampai. "Maaf, lama. Biasa ibu hamil tadi banyak derama" tukas Aldo sambil tersenyum.


"Tidak maslah. Biasa lah bro. Namanya juga lagi hamil. Pasti mau dimanja" Timpal Alif.

__ADS_1


"Iya, bro. Nanti kalau kamu sudah menikah Pasto tahu" Tukas Aldo.


"Hahaha. Iya bro. Harus jadi suami yang siaga" Timpal Alif.


"Sip. Kita para suami harus pandai-pandai membagi waktu" Jelas Aldo.


"Ya, itu harus. Kita langsung aja ke intinya" Tukas Alif serius. Sementara Aldo mulai fokus ke arah Alif.


"Kamu apa mengetahui tentang wanita yang bernama Yeni?"Tanya Dika serius.


"Yeni" sambil otaknya berfikir.


"Ya. Mereka mengatakan bahwa Yeni lah yang menjadi bianfkerok dari semua ini" Tukas Alif mulai kesal.


"Yeni. Apa mungkin dia Yeni yang kamu maksud?" Tanya Aldo sambil menyerahkan sebuah foto.


"Hem. Sepengetahuanku, dia itu teman lama ayah dan ibu mertuaku. Aku juga baru mengetahuinya saat kami pergi ke bengkulu" Tukas Alif.


"Jadi, Mesi sudah lama gak bertemu dengan Yeni itu?" Dengan nada sedikit kaget.


"Ya. Istriku bahkan tak mengenalinnya awal kita bertemu. Baru setelah beberapa bulan, kita bertemu lagi " ujar Aldo serius.


"Fik, gak salah lagi. Dia pelaku nya" dengan raut wajah serius dan yakin.


"Bagai mna itu bisa terjadi? Sepengetahuanku, dia adalah sahabat kedua mertuaku?" hajar Aldo yang masih tak percaya.

__ADS_1


"Fik. Mereka juga mengatakan dulu pernah si suruh membunuh ibu Mesi. Namun naasnya suaminya iku celaka. Untuk motifnya aju belum mengetahui nya. Tolong jaga istrimu. Jangan pernah tinggalkan ia di rumah sendirian" Tukas Alif.


"Baiklah. Terimakasih atas informasinnya" Tukas Alif.


Mereka pun akhirnya berbincang-bincang kembali.


Sementara di kantor polisi.


Yeni sedang menangis memeluk seorang gadis yang amat ia sayangi. Kini gadis itu nampak lusu. Tubuhnya yang dulu cant terawat, kini menjadi lurus tubunhnua tak kaeuaan, kulitnya kasar. Dan yang semakin membuatnya bersedih ia lah ia mengalaminya depresi.


Semenjak kabar dari hakim yang memutuskan ia mendapat hukuman 8 tahun, membuatnya semakin frustasi. Yeni yang melihat anaknya menjadi seperti itu, ia semakin murka.


Karna sudah tak sabar ingin membuat Mesi semakin menderita, ia pun akhirnya mendapatkan ide berlian. Ia yakin. Jika Anak Mesi mati, gadis itu akan bernasib sama seperti putrinya. Selepasa pulang dri sini ia akan melancatkan rencanannya.


"Lihat lah. Kau akan membalas atas semua ini. Percaya lah nak. Ibu akan membalaskan dendam mu. Mereka akan merasakan 10 kali lipat dari apa yang kamu dadakan" dengan emosi yang sudah berapa-api.


Author gantung sebentar ya sayang😍😍😍😍


Besok di lanjutkan lagi😘😘😘😘😘


Ayo donk beri semangat buat author, biar up setiap.hariπŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹πŸ˜‹


Jangan lupa like komennya nya. Di tunggu sarannya, agar cerita lebih menarik lagi.


Terimakasih semuannnya.

__ADS_1


Salam sayang dari saya


__ADS_2