
Sudah hampir tiga puluh menit, Aldo masih bersujud kepada sang maha kuasa. Ia yakin Allah pasti akan menolongnya.
Mamah Mery yang sedari tadi belum melihat kedatangan sang putra pun langsung meminta Adam untuk menghampiri sang kakak. Sebab sebentar lagi oprasi akan segera selesai.
Adam pun langsung bergegas menuju arah yang mamahnya tunjukkan. Dari kejauhan, Adam sudah melihat keberadaan Aldo. Dalam pandangan Adam, Aldo tak henti-hentinya berzikir. Ya sedari dulu Adam sudah sangat yakin, Jika Aldo dapat di Andal kan. makannya, saat Aldo meminta restu kepada kedua orang tuannya ia tak menolak.
Adam langsung menghampiri Aldo dan langsung meminta nya kembali. Aldo yang menyadari jika ia sudah terlalu lama di sana pun, ia langsung bergegas kembali.
Saat ia kembali, dua pasang bola mantannya tertuju ke sebuah gerombolan. Ya, ternyata semua keluarga besarnya sudah hadir, termasuk Verlita dan Silvi.
Ke dua nya menangis tersedu-sedu. Mereka selalu berdoa semoga keduanya baik-baik saja. setiap orang yang mengetahui lika liku persahabatan mereka pun pasti terharu. persahabatan dari bangku kanak-kanak dan berlanjut hingga Detik ini.
Tak begitu lama, suster pun keluar dengan se orang anak bayi mungil yang cantik jelita. Bibirnya yang mungil, rambut lebat. Hidung mancung dan kulitnya putih membuat semua orang yang berada di sana terkagum-kagum.
Balita yang cantik nan mungil itu sangat mempesona. Aldo yang melihat, tanpa tersadar mengeluarkan Air mata. Sujud syukur selalu ia curahkan Kepada Allah. Aldo pun langsung mengambilnya dan mengazani gadis yang baru saja melihat Dunia.
Kini tinggal menunggu oprasi Mesi selesai. Mereka masih sangat berharap semoga semua nya berjalan lancar.
Aldo, Faris, dan Alif masih setia menunggu sang istri di ruang oprasi. Sementara keluarga yang lain sudah terlebih dahulu menuju ruangan inap yang akan Mesi tempati nanti.
__ADS_1
Alif dan Faris selalu memberi semangat kepada Aldo. Hampir satu jam mereka menunggu. Akhirnya lampu oprasi pun dimatikan. Itu tandannya oprasi sudah selesai.
Mesi pun langsung di dorong menuju ruangan yang telah di tentukan.
"Alhamdulillah, oprasi berjalan lancar pak. Kita tinggal menunggu pasien sadar saja " Ujar dokter yang menangani Mesi.
"Baik dok terimakasih" kali ini Faris lah yang menjawab. Sebab Aldo sudah terlebih dahulu mengikuti sang istri.
Sementara Dika yang mendengar kabar tentang Aldo dan Mesi, otaknya tiba-tiba mendidih. Ia tak terima dengan semua yang terjadi. Ia berjanji akan membuat wanita tua itu membusuk di penjara.
Dika yang berniat pulang hari ini pun mau, tidak mau ia harus mengurungkan niatnya. Ia akan menjenguk sang kakak terlebih dahulu baru setelah itu ia kan kembali ke asalnya.
"Assalamualaikum, tante, om. Sejak kapan sampai di indonesia "Tanya Aldo sambil memeluk keduanya secara bergantian.
"Baru tadi pagi Do. Bagai mna keadaan istrimu?" Tanya balik Mamah Dika. Ya tante Elsa dan om johan Adalah Adik dari mama Wina. Ia selama ini tinggal jauh dari keluarga nya. Alasannya, ia ingin mandiri.
Dan terbukti kini usaha nya maju pesat di bidang busana. Cabangnya pun di mana-mana. Termasuk di indonesia pun tante memiliki beberapa cabang.
"Alhamdulillah, mereka dalam masa pemulihan" sambil tersenyum.
__ADS_1
" ternyata, keponakanku sudah menjadi Ayah" tukas om Jhohan sambil menepuk pundak Aldo.
"Ayo tante, gobrolnya di dalam saja. Kebetulan mamah dan yang lainnya ada di dalam" Ajak Aldo Sambil tersenyum manis.
Saat di dalam Dika tak sengaja melihat ke arah Silvi. Tanpa di sadari Silvi pun demikian. tatapan mereka pun saling beradu. Namun dalam sedetik kemudian, Dika pun langsung memalingkan muka.
Silvi yang menyadari akan perubahan Sikap Dika , ia pu. sedikit bingung. Namun lagi-lagi ia acuh. Ia tak mau ambil pusing apapun yang terjadi.
Author gantung sebentar ya sayangππππ
Besok di lanjutkan lagiπππππ
Ayo donk beri semangat buat author, biar up setiap.hariππππ
Jangan lupa like komennya nya. Di tunggu sarannya, agar cerita lebih menarik lagi.
Terimakasih semuannnya.
Salam sayang dari saya
__ADS_1