
Adam mengemudi dengan kecepatan diatas rata-rata. Vikka pun merasa ketakutan. Adam pun semakin senang melihat ekspresi Vikka. Semakin ia ketakutan maka semakin puas hati Adam sebelum ia membawa Vikka kekantor polisi
"Woy bocah kecebong. Biasa pelan gak loe nyetir. Gue masih mau hidup" teriak Vikka lantang.
"Apa, kak? Kamu mintaambah kecepatan lagi? Oke kak aku akan menurutinya" jawab adam deng senyum licik.
"Kau. Jangan macam-macam" teriak Vikka yang sudah pucat.
Adam pun semakin girang. Melihat Irang yang menyaki kakaknya harus mendapatkan balasan yang setimpal.
Adam pun semakin kencang. Ketika ada sebuah sepeda motor yang melaju berlawanan, Vikka pun semakin histeris. Pasalnya. Mereka hendak menabrak motor tersebut. Namun, ternya Adam dapat mengelak.
Vikka tidak tahu jika Adam sangat lihwi mengemudi. Makannya itu ia sengaja membuat gadis itu gila terlebih dahulu sebelum merasakan buih.
"Kau. Apa yang kau lakukan? Gue belum mau mati" teriak Vikka dengan gemetar.
"Lalu, jika kau belum mau mati, memangnya orang yang kamu tabrak apakah juga ingin mati?" tanya balik Adam.
"Apa maksud mu?" tanya Vikka yang terkejut.
"Maksudku?" jawab Adam yang terpotong. Dan langsung membelokkan mobilnya ketika melihat sebuah kantor polisi.
"Kau....Gila. Mengapa kau membawaku kemari?" ujar Vikka kesal sambil mengusap wajahnya.
"Hem. Bukankah ini tempat tinggal barumu" Ejek Adam dengan menyeringai.
__ADS_1
"Kurang ajar. Kau siapa? Awas. Pergilah aku sudah mengantarmu. Sekarang biarkan aku pergi" Ujar Fika dengan tatapan tajam.
"Tidak. Ayo kita turun" ajak Adam sambil menarik tangan Vikka dan menyeretnya kedalam.
Vikka sangat terkejut. Bagai mna tidak? Ternyata di dalam sudah ada Dika yang sudah menunggunya.
Adam pun lang sung melempar Vikka ke pada Dika.
"Ini kak. Tugas ku sudah selesai. Sekarang tinggal tugas kakak" jelas Adam bersangat.
"Serahkan. padaku" jawab Dika bersemangat.
"Baiklah kak. Kalau begitu aku kerumah sakit dahulu. Ingat kak biat wanita setan itu menyesal " timpal Adam.
"Bay wanita setan. Aku pergi dulu selamat menikmati " Ujar Adam girang.
"Kurang ajar. Kalian menjebakku. Dasar licik" teriak Vikka histeris.
"Diam lah. Menghadapi wanita licik sepertimu harus dengan cara yang licik pula" ejek Dika senang.
"Lihat saja pembalasankku" tukas Vikka.
Dika pun tak nengobres ucapan Vikka. Setelah vikka si bawa ke sel tahanan, Dika pun langsung bergegas menuju kerumah sakit.
From Dika dan Adam.
__ADS_1
Setelah mendapat tugas dari Aldo. Ia pun langsung mencari tempat kejadian. Setelah melihat cctv, mereka pun langsung mengetahui siapa yang sudah mencelakai Mesi.
Ada 3 buah rekaman Cctv yang menjadi bukti.namun hanya satu yang menangkap gambar sang pengemudi. Mereka pu. melihat dengan seksama.
Tak susah bagi mereka untuk mengenali wajah sang pengemudi. Setelah mengantogo bukti-bukti, merekapun langsung mengatur strategi. Dan melakukan tugas mereka masing-masing.
Menghadapi wanita licik seperti Vikka harus dilakukan dengan cara licik pula. Ujar mereka berdua.
Di Rumah sakit.
Istrinya mulai sadar. Saat tersadar pun Mesi sudah histeris. Walau tidak ada yang memberi tahu tentang kehamilannya namun, seorang ibu pasti dapat merasakan kehadiran buah hatinya.
"Maafkan ibu sayang. Ibu tidak dapat menjagamu" sambil memegangi perutnya yang masih datar.
Hai. sahabat ku semua nya.
Author balik lagi niπππ
Ayo donk beri semangat buat author, biar up setiap.hariππππ
Jangan lupa like komennya nya. Di tunggu sarannya, agar cerita lebih menarik lagi.
Terimakasih semuannnya.
Salam sayang dari sayaππππππ
__ADS_1