
Emira membalutkan kain putih panjang ke kedua lengannya, kacamata tebalnya pun sudah bertengger di wajahnya, sementara Rambutnya sudah diikat menyerupai ekor kuda.
Kaos oblong dipadu dengan kemeja navy membalut tubuhnya, berbeda dengan hari biasa, kali ini dia memakai jeans ⅞ dan sepatu sneaker.
Usai bersiap ia pun meninggalkan kamarnya, motornya sudah terparkir di halaman, karena beberapa saat yang lalu ia sengaja tak memasukkan matic biru kesayangan nya ke dalam garasi.
Emira melaju dengan kecepatang tinggi, menuju lokasi berkumpulnya Arjuna dan teman teman satu geng nya, ia semakin menaikkan kecepatan motor nya jika mengingat ia mungkin tertinggal jika tidak segera bergegas.
__ADS_1
Sesampainya di perempatan sebelum sekolah, Emira di hadang enam orang gadis berpakaian hampir serupa dengannya.
"Hei culun, turun kamu," perintah Ranti.
"Nggak akan." Jawab Emira tanpa takut.
Tanpa menunggu instruksi berikutnya, Ranti mencabut kunci motor Emira.
Dan voni dengan kasar menarik rambut Emira hingga gadis itu terpaksa turun dari motornya.
__ADS_1
.
.
.
cus langsung ke lapak si dedek gemes
sarangeeeeeeee 💚💚
__ADS_1