Stay With Me

Stay With Me
Kecemburuan


__ADS_3

Selama sebulan lebih berada di rumah sakit kini Hana sudah boleh pulang oleh dokter setelah melakukan pemeriksaan akhir, Jun yang masih Setia berada di sebelah Hana membantunya berkemas-kemas. Setelah semua beres keduanya segera meninggalkan kamar yang penuh dengan kenangan yang menyakitkan bagi Hana.


Saat berada di lift menuju lantai satu, Seorang pria setengah baya lengkap dengan jas berwarna putih ikut memasuki lift yang sama, dan kebetulan dokter yang ikut dengan mereka adalah dokter sekaligus teman Ayah Jun yang dulu pernah merawat Jun saat dia sakit.


" Jun, Bagaimana kondisi jantungmu apa selama ini tidak ada masalah? " Tanyanya dengan memperhatikan kondisi Jun saat itu.


" Aku baik-baik saja Sensei, jantungku sehat setelah melakukan operasi waktu itu. " Balasnya tersenyum lebar


" Syukurlah, ku fikir itu akan beresiko mengingat pendonornya juga sedang sakit waktu itu, "


" Sakit? " Ucap Jun pelan.


Belum sempat Jun ingin menanyakan tentang pendonornya waktu itu, pintu lift terbuka dengan sangat cepat dan dokter itu berlalu dengan cepat setelah mendapat panggilan darurat dari ruang operasi.


" Ada apa Jun, Kenapa wajahmu terlihat bingung seperti itu? " Tanya Hana ketika mereka keluar dari dalam lift.


" Ah tidak apa-apa, Ayo cepat kita pulang kau pasti sangat merindukan rumahmu. " Lanjutnya meraih tangan Hana.


" Kakak pesulap. " Sahut seroang anak kecil berhasil membuat Hana dan Jun menoleh


" Hiro!! "


Hana menghambur ke pelukan Hiro ketika melihat bocah itu bersama dengan susternya, Hiro yang berhasil melangsungkan operasi mengucapkan banyak terima kasih kepada Hana karena sudah memberinya keberanian untuk menghadapinya.


" Sampai berjumpa lagi yah, cepat sembuh dan keluar dari rumah sakit. " Lontar Hana mengusap lembut kepala Hiro

__ADS_1


" Sebelum itu aku ingin meminta tanda tangan mu, ku dengar kau adalah seorang artis, untuk itu aku tidak mau ketinggalan dengan mereka yang mengidolakanmu, mulai saat ini aku juga akan menjadi fans beratmu Hana Onechan. " Ucapnya dengan sangat menggemaskan


Setelah Hana memberikan tanda tangan dan foto bersama, ia pun harus segera pamit dengan terus melambaikan tangan pada Hiro yang membalasnya dengan penuh antusias, Hana merasa begitu legah karena Hiro berhasil melakukan operasinya dengan begitu ia dapat pergi dengan tenang.


\*


Acara fashion show besar-besaran akan di langsung kan di Tokyo dengan persaingan ketat antar desiner kelas atas, Sana Arizawa termasuk bagian dari line up desiner tersebut dan saat ini dia benar-benar di sibukkan dengan pembuatan baju yang akan di tampilkan di fashion week bulan depan. Karena acara ini sangat penting dan bergengsi tentu dia akan memakai model berbakat seperti Hana dan Rin, Keduanya sudah di pilih Sana sebagai center model yang akan memakai gaun mewah rancangannya sendiri.


Hari itu Sana memanggil Hana dan Rin ke galerinya untuk mengukur badan mereka, Selama proses pembuatan baju keduanya juga di minta untuk berlatih berjalan di cat walk dan kali ini panggung cat walk tidak seperti yang sering di lalui Rin atau Hana, Panggung kali ini akan sangat besar dan panjang untuk mereka lalui sehingga keduanya harus tetap menjaga kesehatan dan kaki mereka agar tidak terluka.


Dengan memakai Hana dan Rin tentu akan mendatangkan keuntungan sendiri bagi Sana, Selain itu Sana akan membuat gaun yang spesial untuk salah satu di antara mereka, walaupun keduanya terbuat dari bahan mewah namun hanya ada satu gaun yang akan menarik perhatian juri dan juga penonton nanti. Dan gaun itu jatuh pada Hana di mana gaun itu sedang dalam tahap finishing, Awalnya Sana tidak ingin memakai gaun tersebut karena suatu alasan, tapi setelah mengetahui kebenaran tentang Hana ia pun mendedikasikan gaun itu untuk putrinya.


Mendengar hal itu tentu Rin sebagai pendahulu Hana merasa di rendahkan, namun ia tetap bersikap menerima kenyataan saat Hana menerima gaun spesial itu, Jauh di lubuk hatinya ia benar-benar kesal dan marah di perlakukan seperti ini oleh Sana. Setelah semua selesai keduanya kembali ke agensi masing-masing bahkan saat berpisah pun Rin masih menunjukkan sikap manisnya pada Hana, namun ketika ia berada di mobil emosinya ia luapkan dengan melempar tas branded miliknya sehingga managernya hanya dapat menggeleng pelan melihat tingkah Rin.


\*


Merasa bosan berada di rumah secepat ini Hana pun memutuskan untuk membuat makanan di rumah Jun, sehingga ketika pria itu pulang dia bisa membuat kejutan untuk Jun. Setibanya di rumah Jun, Hana melihat Miyu yang keluar rumah dengan membawa koper besar.


" Miyu San, Kau mau kemana? " Tanya Hana penasaran.


" Oh Hana, Aku baru mau ke rumahmu untuk pamit, Hari ini aku harus kembali ke Amerika karena ada jadwal film yang harus ku tangani, kau tau sendiri kalau aku ini seorang produser. "


" Sayang sekali, Padahal hari ini aku ingin memasak di rumah Jun, Kau selalu mencoba hasil masakanku dan berkomentar yang manis, Aku pasti akan sangat merindukanmu. "


" Kita bisa bertemu lagi setelah aku mendapat libur, Ooyya jangan lupa untuk memikirkan tawaranku waktu itu ok. " Hana hanya dapat mengangguk pelan dan memikirkan lebih lanjut lagi soal tawaran Miyu waktu itu.

__ADS_1


Begitu taxi yang di pesan Miyu tiba, Ia pun langsung berpisah dengan Hana dengan saling memberikan pelukan hangat, Hana meminta maaf karena tidak bisa menemaninya sampai di bandara namun Miyu tidak mempermasalahkan hal itu dan menyuruh Hana untuk membuat makanan yang lezat untuk Jun.


Begitulah perpisahan mereka terjadi, Hana segera memasuki rumah Jun dan bergegas membuat makanan sebelum Jun pulang dari kantor.


\*


Suara mobil terparkir baru saja membuat Hana bergegas mengintip melalui jendela, Di lihatnya Jun yang baru saja turun dari mobilnya dan bergegas masuk. Hana yang telah bersiap-siap mengejutkannya di balik pintu segera mengambil posisi, dan saat pintu terbuka Hana langsung memeluk Jun dari belakang sehingga membuat Jun terkejut namun langsung tersenyum senang karena yang di lihatnya adalah Hana.


" Kau tidak sibuk? Bukannya sebentar lagi akan mengikuti pegelaran busana? " Tanya Jun sambil berjalan menuju ruang tamu dengan posisi Hana yang masih memeluknya.


" Masih banyak waktu kok, Aku datang kemari untuk makan malam denganmu, Kita sudah lama tidak makan bersama."


Setelah Hana melepas pelukannya ia pun beralih menarik lengan Jun menuju meja makan, Di sana seudah ada berbagai menu kesukaan Jun yang sengaja di buat Hana, Melihat antusias Jun terhadap makanan tersebut membuat Hana senang dan mereka pun segera makan malam bersama tanpa banyak bicara.


Setelah menyudahi makan malam, Jun bergegas mandi sementara Hana membereskan bekas makanan mereka, Selang beberapa saat kemudian Keduanya kini berada di ruang santai sambil menyandar di sebuah sofa yang tertera di sana, Hana ikut menyandar namun di bahu Jun ,Sudah lama Hana tidak mencium aroma khas Jun yang begitu di sukainya begitu pun dengan Jun yang merindukan aroma Mawar yang membuatnya selalu ingin berada di sisi Hana.


" Apa selama kita berpisah kau tidak pernah macam-macam dengan Dean? "


" Tentu saja tidak, Bahkan Dean selalu menasehatiku untuk berbaikan denganmu, Dean tidak seperti yang kau fikirkan dia pria baik dan bertanggung jawab, Kau tidak perlu cemburu pada Dean lagi. "


" Aku akan mempercayaimu mulai sekarang, Dan untuk Dean rasanya masih sulit untuk dapat akrab dengannya, Tapi aku akan mencoba yang terbaik. "


" Kau sendiri, tidak pernah macam-macam kan dengan wanita lain? "


" Sama halnya dengamu, Walaupun Rin tidak seperti Dean setidaknya aku tidak akan menyentuh wanita lain selain kamu, "

__ADS_1


Hana memeluk Jun dengan erat kemudian menenggelamkan wajahnya di dada Jun yang bidang sembari mengatakan bahwa ini adalah posisi nyaman yang di rindukannya, Jun pun ikut membalas pelukan Hana sembari mengusap kepala Hana yang begitu kecil di tangan Jun.


__ADS_2