Stay With Me

Stay With Me
Fashion Week


__ADS_3

Hana baru saja pulang dari pertemuannya dengan Dean di Cafe, Saat gadis itu tiba di depan rumahnya ia tiba-tiba di kejutkan dengan kedatangan Jun yang menampilkan senyum manis ke arahnya.


" Kau tidak bekerja? " Tanya Hana yang ikut menatap Jun dengan tulus.


" Aku cuti, Dan karena hari ini aku sudah memutuskan untuk cuti, aku ingin kita berdua berlibur ke suatu tempat " Balasnya membuat Hana mengangkat alisnya sebelah.


" Kemana? " Tanya Hana penasaran.


" Ke tempat yang belum pernah kita kunjungi. " Lagi-lagi ucapan Jun membuat Hana tidak mengerti, namun pria itu segera menarik lengan Hana memasuki rumah gadis itu.


Setelah memasuki rumah Hana, Pria itu meminta kepadanya untuk mengemas barang-barangnya untuk perjalanan tiga hari ke depan, Namun Hana ingat kalau besok dirinya harus menghadiri fashion week japan di Ibu kota sehingga perjalanan mereka harus di cancel sampai jadwalnya selesai.


Melihat wajah Jun yang cemberut seperti itu sontak membuat Hana meriahnya ke dalam pelukan, Tubuh besar Jun yang tidak sebanding dengan dirinya sempat membuat Hana kesulitan untuk memeluk pria itu, ketika berada di dekapan Jun rasanya benar-benar nyaman dan entah sampai kapan perasaan nyaman ini terus tercipta.


" Apa kau lapar? " Tanya Hana mendongak menatap wajah Jun.


" Aku lapar, " Balas Jun mantap."


                               *


Malam ini, Jun memutuskan untuk menginap di rumah Hana tak peduli walaupun gadis itu berkata tidak, Jun tetap akan tinggal bersamanya walaupun hanya dapat tidur di ruang tamu sekalipun.


Pukul 20:00 malam Jun dan Hana terlihat berada di ruang santai, Hana terlihat sibuk mempelajari tentang peragaan busana di salah satu situs fashion untuk menambah pengetahuannya di acara besok, Sementara itu Jun terlihat seperti orang yang tidak punya kerjaan, Pria itu terus menerus mengganti saluran televisi untuk menarik perhatian Hana, Jun tahu kalau hal itu tidak akan berhasil menarik perhatian Hana.

__ADS_1



Merasa bosan, Jun kembali beralih memainkan ponselnya dengan mencoba salah satu game online, Karena tidak tahu menahu soal game Jun harus kalah ketika baru memulai game yang di mainkan di posenlnya barusan, Alih-alih mengeluh karena sikap Jun yang mulai petakilan, Hana bahkan terlihat lebih serius, Ia sudah memutuskan untuk mengenakan pakaian apa besok sehingga dengan cepat berlalu menuju kamarnya untuk menyiapkan pakaiannya.


Jun yang hanya dapat melihat kepergian Hana dengan wajah anak kecil yang di tinggal ibunya kini beralih melirik laptop Hana yang membahas soal tata busana, Perhatian Jun tiba-tiba teralih pada ponsel Hana yang membuat pria itu penasaran dengan isinya.


Awalnya Jun di buat tersenyum senang begitu melihat fotonya di jadikan walpaper oleh Hana, Setelah itu jemarinya tidak sengaja membuka tautan yang sebelumya sudah di lihat, Kedua pupil Jun melebar saat melihat sebuah artikel yang membuatnya semakin penasaran.


Pria itu meraih ponselnya kemudian menghubungi seseorang dengan segera, Tatapan Jun masih fokus pada layar ponsel Hana sementara itu panggilan yang baru saja terhubung membuat Jun bangkit dan meletakkan ponsel Hana kembali pada tempatnya.


" Tolong cari tahu soal artikel yang baru keluar pagi ini, aku ingin kau mencaritahu siapa dua orang yang berada di artikel itu. "


Kehadiran Hana berhasil membuat Jun mengakhiri panggilannya dan langsung bersikap seakan tidak terjadi apa-apa, Hana hanya memandangnya heran kemudian kembali berkutik dengan pekerjaannya itu.


                             *


Untuk pertama kalinya Hana menghadiri pagelaran busana yang terkenal akan desiner kelas dunia seperti Arizawa hingga desiner lainnya, Suatu kehormatan untuk Hana dapat menginjakkan kaki di tempat tersebut, Selain dirinya ada juga Rin dan Dean yang mewakili agensi mereka untuk menyaksikan hal yang sama.




__ADS_1


Di depan paparazzi Hana mulai menyapa dengan pose say hi kemudian finger heart setelah itu ia di persilahkan untuk memasuki gedung, Di dalam Hana bertemu dengan Rin yang mengajaknya untuk duduk bersebelahan, Tanpa ragu ia pun menghampiri Rin kemudian menjatuhkan tubuhnya di sebelah wanita cantik itu.


" Ini pertama kalinya bagiku, Aku sangat nervous. " Bisik Hana mengundang senyuman kecil dari Rin.


" Nikmati saja, " Sahut Rin pelan


Dean tampak melirik Hana yang sejak kedatangannya belum menyapa dirinya seperti biasa, Jauh di samping itu Hana sebenarnya ingin menjaga jarak dengan Dean agar berita yang kemarin tidak berlanjut, Hana takut kalau berita itu kembali menyebar di dunia Maya, Resiko yang di tanggungnya pasti akan lebih banyak.


Setelah satu setengah jam berada di tempat itu, Hana tiba-tiba mendapat pesan ajakan untuk segera pergi dari Jun. Sebelum itu Hana menemui yang mengadakan acara untuk mengucapkan terima kasihnya karena telah di undang, Setelah semua beres barulah gadis itu meninggalkan tempat tersebut, Namun ketika melewati pintu keluar Hana tiba-tiba mendapati Dean dan beberapa paparazzi yang tengah mewawancari pria itu, Melihat Hana yang baru saja keluar sontak membuat paparazzi yang lain langsung mencegahnya untuk pergi.


Hana melirik Dean dengan penuh ketakutan, Hana mengira kalau berita itu sudah keluar tampaknya apa yang di pikir Hana bertolak belakang dengan reaksi mereka. Hana dan Dean di wawancara bersama karena Drama yang kemarin mereka bintangi berhasil tranding dan mendapat rating yang tak terduga, Mendengar hal itu Hana sedikit lebih legah dan mulai bersikap natural.


Setelah mereka menyudahi wawancara barusan, Hana dengan cepat menuju parkiran untuk menemui Yamato yang sudah menunggunya sejak tadi, Sebelum menemui Jun ia ingin meminta izin dulu ke Presdir Agensi untuk berlibur bersama Jun, Hana tidak mau pergi tanpa bilang-bilang pada orang yang sudah membuatnya terkenal seperti sekarang.


                              *


Pukul 16:00 sore, Hana dan Jun tiba di bandara Narita Tokyo untuk mengambil perjalanan keluar negeri, Ini pertama kalinya Hana akan meninggalkan Tokyo untuk mengunjungi Paris, Jun sengaja memilih kota itu sebagai tempat berlibur khusus mereka berdua, Hana merasa senang sebab dengan berlibur seperti ini ia bisa melupakan artikel kemarin, Selama perjalanan pun Hana tetap menggandeng tangan Jun sampai mereka naik pesawat.


Di dalam pesawat Hana yang kelelahan terlihat sudah memejamkan matanya, Sementara itu Jun memberikan pundaknya untuk Hana dapat merebahkan kepalanya, Pria itu hanya dapat tersenyum senang sambil menggenggam tangan Hana.


Beberapa saat kemudian ketika pesawat Take off dan Jun akan menonaktifkan ponselnya, Tiba-tiba saja sebuah pesan singkat masuk dan membuat pria itu langsung membuka pesan yang datang dari Sekretarisnya.


Pupil Jun seketika melebar membaca pesan tersebut, Ia melirik Hana sebentar dengan tatapan sendu kemudian mulai mengambil nafas panjang, Genggaman Jun semakin erat setelah ia menyimpan ponselnya, Walaupun masih dalam keadaan terkejut ia masih tetap berusaha bersikap santai dan ikut memejamkan kedua matanya.

__ADS_1


                         


__ADS_2