Stay With Me

Stay With Me
Sadarlah.


__ADS_3

Di harapkan untuk memutar lagu Baek A Yeon True Lies untuk menambah sense dari bab berikut, Jangan lupa untuk siapkan tisu di samping kalian.


Hana duduk di sebelah Jun sambil memandangi wajah tampannya, Sebelumnya saat Jun berusaha mendekatinya Hana selalu menghindar dan meminta untuk pergi jauh-jauh dirinya, dan sekarang? Jun tertidur dengan wajah pucat beserta berbagai alat-alat rumah sakit yang menyambung ke tubuhnya, entah kapan Jun akan sadar. Hanya ada monitoring jantung yang menemani Hana di ruangan itu, kemudian Hana meraih tangan Jun dan mengusapnya penuh kelembutan.


" Jangan membuatku takut seperti ini.., Kumohon bangunlah, Aku berjanji akan memaafkanmu jika kau sudah bangun nanti, tapi tolong untuk saat ini bangunlah.. jangan tidur seperti ini... " Ucap Hana yang tak dapat menangan tangisnya lagi.


" Aku tahu kalau aku juga salah dalam hal ini, tidak seharusnya aku menjauh darimu, kau harus tahu kalau selama ini aku tersiksa menjalani hidup ku tanpa dirimu.., tidak sedetik pun waktuku tanpa memikirkan keadaanmu, Bangunlah.. marahi aku saja, jangan diam seperti ini.., ini sangat menakutkan. "


" Maafkan aku.. " Pinta Hana kemudian mencium punggung tangan Jun.


cekrek..


Hana berbalik melirik pintu yang baru saja terkuak, Katakura beserta Rey datang dan langsung menghampiri Jun dengan wajah sendu mereka, Rey terlihat berusaha menahan tangis ketika melihat Jun dalam keadaan seperti itu. Rey menoleh ke arah Hana dan bertanya apa yang telah terjadi pada Jun, Hana yang belum tahu pasti apa penyebabnya hanya dapat memberitahu mereka bahwa Jun baru saja mengalami kecelakaan ketika meninggalkan cafe.


" Hana.., aku minta maaf.., tapi tolong untuk tidak berada di sini, Biarkan Jun menjalani hidupnya tanpa adanya kamu lagi, biarkan dia melupakan mu seutuhnya.. dia sudah banyak tersiksa karena dirimu, jadi kumohon untuk meninggalkan tempat ini. " Lanjut Rey sontak membuat Hana merasa semakin bersalah


" Tapi kak, biarkan aku berada di sisi Jun sampai dia bangun nanti. " Pinta Hana namun langsung mendapat jawaban gelengan kepala dari Rey


Hana melirik Jun yang masih tertidur dengan pulasnya, sementara itu Hana segera meraih tasnya dan perlahan meninggalkan ruangan itu. ketika berada di luar ruangan Hana kembali menangis, di saat dirinya ingin bertemu Jun kini tiba saatnya karma membalas semuanya, Rey yang bahkan sudah di anggapnya sebagai kakak sendiri baru saja mengusirnya dan Hana mencoba untuk menerima hal itu.


 


\*


 


Keesokan harinya, Hana mencoba untuk kembali ke rumah sakit, Di sana hanya ada Katakura yang menjaga Jun sepanjang waktu tampaknya Jun masih belum sadarkan diri. Hana menbuka pintu kemudian membuat Katakura yang sedang membaca buku menoleh pelan.


" Kau datang lagi? " Sahutnya menutup buku dan menatap Hana tajam.


" Aku ingin melihat keadaan Jun, Jadi tolong jangan mengusirku. " Balas Hana memasang wajah memelasnya


" Aku tidak akan mengusirmu, Terakhir kali saat Jun bangun setelah mengalami kecelakaan waktu itu dia dapat kembali sadar dengan kehadiranmu di sisinya. Semoga saja dengan adanya kamu dapat membuatnya segera siuman. " Lontar Katakura kemudian


Untunglah Katakura tidak seperti Rey, Hana yang dapat kembali berada di sisi Jun langsung duduk di sebelah pria itu sambil memegangi tangannya dengan harapan yang sangat besar untuk kesembuhan Jun.


" Aku ingin bertanya padamu. " Sahut Katakura tiba-tiba


" Apa yang akan kau lakukan jika Jun sadar nanti? apa kau akan meninggalkannya lagi seperti sebelumnya? " Lanjutnya tajam.


Hana memalingkan wajahnya ke arah Jun dan mulai memikirkan jawaban yang tepat untuk pertanyaan Katakura barusan.


" Kau jangan khawatir, Aku akan mencoba untuk kembali pada Jun.., Aku sudah menyesal karena sudah menjauhinya kemarin. " Jawab Hana sukses membuat Katakura merasa legah


 


\*


 


" Kau tidak ingin kembali? " Ucap seorang pria pada pria lain yang tengah duduk termenung di bawah sebuah pohon sakura.


" Untuk apa? aku sudah tidak punya apa-apa lagi jika kembali. " Jawabnya lirih


" Siapa bilang? wanita itu masih menunggumu di sana, setiap hari dia menangis di sampingmu dan terus berdo'a agar kau cepat sadar. "


" Wanita siapa.? " Tanyanya heran


" Hana.., Wanita yang kita cintai..., Apa kau sudah melupakannya.. "


Jun membelalak kaget ketika menyadari satu hal, Selama ini dirinya merasa berada di alam mimpi yang membuatnya betah berada lama-lama di sana hingga pria itu datang dan menyuruhnya untuk kembali, Jun mengangkat alis sebelah sambil berkata. " Siapa Hana, dan Siapa kau? " Ucapnya pelan namun masih terdengar sangat jelas.

__ADS_1


" Aku adalah kamu, kita adalah dua orang yang berbeda tapi memiliki satu jantung yang sama. " Jawabnya lirih


" Aku tidak mengerti apa maksudmu, "


" Waktuku sudah mau habis, Sisanya aku akan memberikan hadiah untukmu... ku harap ketika kau bangun nanti kau tidak akan melupakan dia. " Pria itu menghampiri Jun sambil menyentuh kepalanya sembari memejamkan mata.


" Kembalilah.. dan buat dia untuk tetap berada di sisimu selamanya. " Itulah kata-kata terakhir yang di ucapnya sebelum benar-benar menghilang di hadapan Jun.


 


\*


 


perlahan namun pasti jemari pria yang sedang tertidur di ruangan itu mulai bergerak, Suara-suara yang tak asing di pendengarannya membuatnya perlahan membuka kedua mata, Sontak semua orang yang ada di ruangan itu langsung tertuju padanya.


" Jun.., kau sudah sadar... " Seru Urahara yang terlihat begitu antusias.


Hal pertama yang di lakukan Hana setelah melihat Jun sadar adalah memanggil dokter secepatnya, Selang beberapa waktu dokter masuk dan mulai memeriksa keadaan Jun, Semua pengunjung di minta keluar selama pemeriksaan di langsung kan.


Di luar, Hana benar-benar merasa bahagia bisa melihat Jun kembali siuman doanya selama ini terkabulkan dan untuk saat ini dia tidak akan pergi lagi. pintu terkuak dan memunculkan dokter yang menangani Jun barusan.


" Dia sudah sepenuhnya siuman, Tapi ada suatu hal yang harus kalian terima.., mungkin untuk saat ini dia tidak akan mengingat kenangan selama satu tahun belakangan ini bahkan untuk mengingat orang-orang yang di kenalnya saja tidak. " Jelas dokter sontak membuat semuanya kembali masuk kecuali Hana yang diam membisu.


" Jun.. apa kau mengenal kami??? " Tanya Katakura yang menatap Jun dengan teliti.


" Aku ingat..? " Jawabnya parau.


" Apa kau mengingatku ?" Sahut Rey kemudian membuat Jun memalingkan wajahnya.


" Apa yang kau lakukan di sini, Bukannya kau berada di luar negeri? " Sahut Jun sontak membuat mereka tak percaya, seakan Jun sedang bercanda sekarang.


Hana yang telah masuk namun menahan langkahnya untuk sedikit lebih dekat hanya dapat melihat Jun dengan tatapan nanar, Begitu pun dengan Jun, semua orang mengira bahwa Jun akan mengingat Hana tetapi tidak.., Bahkan Himeka dan Mimi pun tidak ada di ingatannya.



Perasaan Hana saat ini lebih sakit dari saat dirinya mengetahui bahwa Jantung Kaji ada di tubuh Jun, melihat Jun yang tidak bisa mengingatnya bagaikan hantaman besar yang sangat amat menyakitkan. Jun mulai memperlihatkan ekspresi yang tidak biasa, Kepalanya mendadak sakit dan mulai berteriak tidak jelas, Semenit kemudian dokter kembali dan meminta yang lain untuk keluar lagi.


Hana termenung saat ini di depan pintu ruangan Jun, Mimi menghampirinya sembari menguatkan Hana, bukan hanya Hana saja yang merasa di kejutkan dengan amnesia yang di alami Jun tapi semuanya walaupun mereka masih ada di ingatan Jun tidak menutup kemungkinan Jun yang dulu kembali lagi.


⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐


Episode kali ini paling cocok di barengin lagunya Baek A Yeon True Lies guys.. Judulnya mantul dan artinya pun Bagus banget...


Baek A Yeon – True Lies (진짜 거짓말)


If you have misunderstood me


I want to understand you


I do not know


Like a blue Frog


Always talking bleep


I hate it


And do not answer


To me fearing

__ADS_1


Even once


If you listen to me,


My sincere truth


I wish I knew


Another lie to my sincere, not


I wish I hadn't been fooled.


I hate you saying,


Those words that do not love you


That say lies more real like


In fact I'm so nice to you


I want to be honest again


i cant hate it


Let me leave


Too afraid


Another liar


My sincere truth


I wish I knew


Another lie to my sincere, not


I wish I hadn't been fooled.


I hate you saying,


Those words that do not love you


That say lies more real like


I miss you


My childhood appearance


My sincere truth


I wish I knew


Another lie to my sincere, not


I wish I hadn't been fooled.


I hate you saying,


Those words that do not love you


That say lies more real like

__ADS_1


__ADS_2