Stay With Me

Stay With Me
Persiapan Menikah


__ADS_3

11 Desember 2020 , Tinggal beberapa hari lagi dan pernikahan impian Hana terwujud, Hana melingkari tanggal yang menunjukkan angka satu pada tahun berikutnya pada sebuah kalender dengan senyum yang tidak luntur sedikit pun, Setelah berhasil membuat tanda di sana ia kembali meletakkan spidol tersebut di atas meja dan mulai memandangi kalender yang di pegangnya sekarang.


" Tinggal beberapa hari lagi, aku penasaran apakah gaunku sudah jadi apa belum.., Sayangnya Ibu tidak memperbolehkan ku untuk melihatnya bekerja padahal aku sudah sangat penasaran dengan gaun itu. " Celetuk Hana memanyunkan bibirnya dengan imut.


Di luar, salju sedang turun dengan sangat lebatnya sehingga membuat Hana tidak bisa keluar untuk menemui Jun, dan setau Hana saat ini Jun sedang sibuk dengan proyek sirkus yang akan di adakan tepat pada malam tahun baru.


Hana meraih ponselnya kemudian memotret salju yang sedang turun lewat jendela kamarnya, Setelah itu foto tersebut di posting nya ke dalam sebuah akun instagram dengan caption ' Salju yang Indah, Sebentar lagi akan membawaku ke hari yang Indah juga. ' Tulis Hana.


Suara ketukan pintu berhasil membuat Hana menoleh dan mendapati Sana yang memegang sebuket bunga Mawar, Hana menghampirinya kemudian bertanya dari mana bunga itu berasal.


" Kurir baru saja datang dan membawakan bunga ini untukmu. " Ucap Sana menyerahkan buket nya pada Hana



Hana menerimanya kemudian melirik nama pengirim dengan wajah heran, Sana meninggalkan nya dengan alasan akan membuat makan malam, Dalam tanda pengirim tidak ada nama yang tercantum.


" Selamat atas pernikahanmu, Aku mengucapkannya di awal karena mungkin pada saat hari pernikahanmu aku sudah tidak di Jepang lagi, Kau pasti akan menjadi pengantin paling cantik di dunia yang pernah ada, Sekali lagi selamat Hana. " Tulis pengirim itu pada secarik kertas


" Dean? " Gumam Hana yang entah mengapa langsung teringat Dean saat membacanya


Hana meraih ponselnya kemudian mencari nomor Dean, Namun ketika Hana mencoba untuk menghubunginya sayangnya nomor Dean sudah tidak aktif lagi.


" Kau tidak perlu pergi seperti itu dasar Dean bodoh.., " Batin Hana merasa menyesal dengan ucapannya yang mungkin memberi luka pada hati Dean.


 


\*

__ADS_1


 


Sudah sebulan ini Hana dan Jun sibuk mengurus pernikahan mereka, dua hari lalu mereka juga sudah menyebarkan undangan kepada teman hingga kerabat, Gaun pengantin Hana pun sudah selesai di buat oleh Sana dengan bantuan beberapa asistennya namun Sana masih belum memperbolehkan Hana untuk melihatnya. Dan hari ini keduanya akan mengunjungi toko kue untuk memesan kue pengantin mereka, demi persiapan pernikahannya ini Jun sampai rela meninggalkan pekerjaan dan menyerahkannya pada Katakura.


Pagi ini Jun telah siap dengan jas hitam dengan kaos putih di padukan coat tebal agar tetap hangat, Pria itu menunggu Hana di dalam mobil tepat di depan halaman rumah Sana. Tak lama kemudian Hana keluar dengan dress beludru dengan mantel coklat kemudian berlari kecil menghampiri mobil Jun.


" Ayo berangkat " ucap nya Ketika Hana sudah masuk di dalam mobil.


Jun melirik Hana kemudian memasang kan sabung pengaman untuk Hana, Jarak yang sangat dekat membuat Hana sekilas mengecup mesra pipi Jun hingga membuat pria itu tersipu malu.


" Kau sudah mulai nakal sekarang . " Tunjuk Jun dengan senyum kecil


Selama perjalanan Hana menjelaskan arah toko kue yang di inginkannya pada Jun dan di ikuti oleh pria itu dengan mudah, Setibanya di depan toko kue Hana turun lebih dulu dengan wajah kegirangannya di susul oleh Jun yang sekarang sudah menggandeng tangan Hana memasuki toko tersebut.


Hana menuju kasir kemudian bertanya padanya untuk bertemu langsung dengan koki toko itu, Karena yang datang adalah orang terkenal kasir itu segera mempersilahkan Hana dan Jun untuk duduk di sebuah sofa empuk kemudian menyuguhkan teh hangat untuk mereka berdua setelah itu kasir wanita itu segera masuk ke dapur dan menemui sang koki.


Sang koki menyerahkan buku menu yang menyediakan berbagai model kue pengantin yang sangat mewah, Bola mata Hana melirik satu persatu jenis kue yang tertera di sana namun tak ada satu pun yang di sukainya sehingga ia pun mengeluarkan ponselnya dan memperlihatkan contoh kue pengantin yang akan di pesannya pada koki tersebut.



" Kalau kau sudah punya contoh kue nya kenapa harus melihat buku menu.? " Bisik Jun terkekeh melihat tingkah lucu Hana


" Aku sudah mencari semalaman contoh kue yang ku inginkan dan aku juga masih penasaran dengan contoh kue yang ada di toko ini, Jadi aku sudah memutuskan untuk memesan contoh kue yang ini saja. " Balas Hana kemudian segera mengirimkan foto kue tersebut pada ponsel milik sang koki.


Setelah mereka memesan kue tiba saatnya untuk melunaskannya di kasir, Total kue dengan ukuran besar lima tingkat itu seharga 18000 yen dan di bayar lunas oleh Jun. Sebelum mereka pergi rupanya kasir wanita itu adalah fans Hana sehingga ia menyempatkan diri untuk minta tanda tangan dan juga foto bersama.


" Terima kasih, anda baik sekali.., Semoga pernikahan kalian berjalan dengan lancar. " Ucap Kasir itu dan mendapat senyuman manis dari Hana

__ADS_1


 


\*


 


Sebelum acara pernikahan di langsung kan biasanya kedua pihak keluarga mengadakan pesta kecil-kecilan untuk menyambut hari besar itu, Bukan Arata namanya jika mengadakan pesta super mewah terlebih lagi untuk putra bungsunya. Bersamaan pada malam tahun baru ini mereka merayakan pesta tersebut di Dreamland dengan membuat opening party yang dapat di hadiri oleh siapa saja selain itu untuk pertunjukan perdana sirkus yang sebentar lagi akan di mulai.


Semua keluarga sudah berkumpul di Dreamland termasuk Naori dan anak-anak panti, Urahara dan Mimi pun ikut hadir untuk merayakannya bersama-sama. Pesta yang sangat meriah pun di mulai dengan sambutan hangat Arata kemudian Jun yang di akhiri dengan ucapan terima kasih kepada mereka semua yang telah menempatkan hadir.


Ikon yang paling di tunggu-tunggu oleh semua orang adalah pertunjukkan sirkus pertama yang ada di Tokyo, Semua orang tampak tertuju pada atraksi yang luar biasa di lakukan oleh akrobat sirkus hingga beberapa hewan yang di jadikan atraksi pertunjukan mereka.


Jun langsung menarik tangan Hana meninggalkan kursi mereka keluar tenda sirkus, Hana yang tidak tahu akan di bawa kemana hanya dapat pasrah saat Jun menyuruhnya untuk masuk ke dalam mobil. Begitu mereka sudah ada di dalam mobil, Jun segera melajukan mobilnya ke suatu tempat.


Setelah beberapa saat berada di dalam perjalanan kini Jun memarkirikan mobilnya di sebuah pelataran kuil, Hana menengok keluar jendela yang memperlihatkan kuil tempat dirinya dan Jun dulu memohon harapan yang katanya akan mendatangkan keajaiban.


Jun membuka pintu untuk Hana kemudian meraih tangannya menuju kuil tersebut, Hana tidak tahu apa yang di pikir Jun saat ini dan kenapa mereka harus ke tempat ini di saat mereka akan melangsungkan pernikahan.


Pukul 12:00 tepat dan sebentar lagi waktu telah berganti menjadi tahun baru, Dentuman keras suara kembang api yang mewarnai langit malam membuat Jun segera mengepal tangannya seraya meminta permohonan. Hana meliriknya sebentar sebelum akhirnya ikut berdoa.


" Kumohon, jangan pisahkan aku dengan Hana.., doaku sama seperti sebelumnya, aku hanya ingin kami tidak terpisahkan apapun masalahnya. " Batin Jun dengan sangat berharap.


Saat Jun membuka matanya ia mendapat Hana yang sudah berdiri di hadapannya dengan seulas senyum yang merekah, Seakan menular Jun pun ikut tersenyum ke arah Hana sambil mendekatkan wajahnya ke arah Hana.


" Selamat tahun baru calon istri ku. " Gumamnya dan langsung di sambut Hana dengan ciuman lembut


Hari ini mereka akan melangsungkan pernikahan, Jun tak peduli untuk tidur karena hari ini dia tidak bisa tidur setelah menghabiskan malam tahun bersama dengan Hana. Namun untuk menjaga kesehatan Hana saat ikrar nanti Jun pun segera mengantar nya pulang.

__ADS_1


Sesampainya di rumah Hana di sambut oleh Sana yang sejak tadi sudah menunggunya, Pukul 01:00 malam dan Sana saat itu langsung menyuruh Jun untuk pulang dan beristirahat sampai mereka bertemu pukul 10:00 pagi ini.


__ADS_2