Stuck With An Old Man (Tahap Revisi)

Stuck With An Old Man (Tahap Revisi)
BAB 73 : Gelandangan?


__ADS_3

“Ahhh sialan!” umpat seorang wanita. Wajahnya tampak kusam dan berminyak. Pakaiannya pun acak-acakkan. Ia menatap sebuah gedung besar yang begitu banyak menyimpan kenangan bersamanya. Wanita yang berpenampilan sebagai gembel itu adalah Anya. Seorang gadis yang pernah menjadi bintang di tanah air.


Namun itu semua berubah sejak dirinya dicampakkan oleh Andro, dan dibuang mentah-mentah oleh Zian. Di tambah lagi dengan kasus Amoera yang viral. Kasus itu berdampak pada Sugar Group yang telah gulung tikar. Agensi tempat Anya memulai debutnya adalah milik Sugar Group, dengan demikian Anya dan teman-temannya yang lain terkena imbas oleh kasus CEO mereka.


Anya menjadi seorang gembel, dan ia hanya bisa hidup bersembunyi dari dunia luar. Pasalnya semua orang telah mengenali wajahnya, tapi tidak untuk dirinya yang sekarang. Ia bahkan tidak layak di sebut mantan selebriti lantaran penampilannya sudah tidak terawat sama sekali. Fasilitas yang ia punya telah ditarik oleh agensi. Bahkan keluarganya pun sudah terseret dari masalah itu. Zian benar-benar membuat hidup Anya dan keluarganya hancur karena kematian Leon.


Setiap hari ia hanya bisa memandangi dari kejauhan gedung pencakar langit itu dengan kepedihan. Rasa sakit hatinya mengudara saat bayangan-bayangan ketika ia menjadi bintang berkeliaran di benaknya. Dulu orang-orang sangat menyeganinya karena akting dan kecantikannya yang luar biasa. Tapi sekarang, tak ada lagi yang mengenalnya. Bagaimana mereka akan mengenalnya, jika penampilannya seperti itu.


Malahan beberapa orang merendahkannya karena penampilannya yang tidak terurus. Anya tinggal di sebuah kosan kecil. Uang yang tersisa padanya sudah mulai habis, hingga saat membeli makanan pun ia sangat irit. Ia selalu mencoba menghubungi Zian, namun lelaki itu mengabaikannya. Dan bagaimana dengan Andro? Tentu saja Andro sudah memblokir seluruh kontak dan akun sosial medianya. Andro sudah tidak lagi peduli dengan kehidupan Anya, ia sudah sangat trauma untuk memulai hubungan percintaannya. Entah itu dengan orang yang baru ataupun dengan orang yang lama.


“Ayah, aku mau beli itu,” menunjuk jajanan di pinggir jalan.


“Kamu mau makan gulali?”


“Iya, Ayah. Aku sangat suka yang manis-manis. Belikan untukku ya?” ucap anak kecil itu yang adalah Abelle.


“Iya, Sayang.”


Andro menghentikan mobilnya tepat di depan gerobak kecil. Sementara Andro berbicara dengan penjualnya, Anya melihat sosok Andro. Binar bening keluar dari manik Anya. Ia sangat berharap jika Andro akan mengasihaninya dan ingin menjalin hubungan kembali dengannya.


“Mas?” panggil Anya dengan bibir gemetar. Ia berlari dan segera memeluk Andro.


Lelaki itu jelas saja terkejut bukan kepalang. Bagaimana tidak, wanita yang ia tidak kenal, berpakaian gembel di tambah dengan bau busuk yang menyengat dari badannya, sontak membuat Andro dengan reflek mendorong tubuh Anya. “Apa-apaan ini? Saya tidak mengenal Anda dan dengan tiba-tiba saja Anda memeluk saya dengan sembarangan!” Andro menjadi geram.


“Mas ini aku, Anya!” buliran air mata mulai berjatuhan.


Andro terbelalak. Ia menatap wajah wanita itu dengan seksama. Benar saja apa yang dikatakan wanita itu, ia memang Anya, mantan pacarnya. “Anya? Kaukah ini?” tanya Andro masih terkejut.

__ADS_1


“Iya Mas,” mengangguk kepala dengan cepat.


“Ta—tapi … kenapa kau berubah menjadi seperti ini?” Andro terheran-heran. Seorang selebriti papan atas, sudah menjadi seorang gelandangan.


“Mas, maafkan aku. Ayo kita balikan lagi. Aku tidak mau hidup seperti ini lagi hik … hik … hik,” sedan Anya.


“Maaf, aku tidak bisa. Apa yang kau lakukan padaku waktu itu sangatlah fatal. Sekarang aku tidak punya alasan lagi untuk mengurus tentang percintaan. Itu memuakkan! Fokusku sekarang hanya pada putri semata wayangku!” tegas Andro.


“Apa kau sudah kembali bersama mantan istrimu?”


“Tidak. Sudah kubilang kalau aku malas untuk mengurus urusan percintaan. Putrikulah yang menjadi prioritasku.”


“Bagaimana kalau aku meminta ijin pada putrimu untuk bisa tetap bersamamu? Jika putrimu mengijinkan kita kembali bersama, apa kau akan menurutinya?” tanya Anya penuh harap.


“Enak saja! Tentu aku tidak akan pernah mengijinkan ayahku bersama dengan perempuan lain! Aku hanya mengijinkan ayahku kembali bersama bunda. Dan kau bukanlah bundaku!” tukas Abelle.


“Benarkah Ayah?” tanya Abelle dengan polos.


“Tentu saja tidak. Ayah tidak ingin lagi bersama perempuan ini,” jawab Andro.


“Kau dengar? Ayahku tidak ingin lagi bersamamu jadi jangan memaksanya. Aku tahu kalau ayahku sangat mencintai bunda. Tapi karena bunda masih memiliki pacar, jadi aku tidak bisa mendesaknya bersama bundaku. Aku sangat menghargai keputusan ayah dan bundaku!”


Kalimat Abelle benar-benar membuat Andro bangga. Ia tersenyum kecil dan memeluk putrinya. “Abelle, sayang, Ayah janji akan kembali kepada kalian, jika bundamu telah memutuskan tunangannya.”


Serasa terkena sengatan listrik dengan kekuatan tinggi, Anya terpaku membisu. Bibirnya gemetar dan seperti ingin mengatakan sesuatu tetapi tertahan di tenggorokannya.


“Anya, jangan menggangguku lagi, dan hiduplah dengan baik.”

__ADS_1


“Bagaimana bisa? Hah? Aku sangat mencintaimu, Mas.”


“Mencintaiku, tetapi menjual tubuhmu untuk pria lain? Begitukah caramu mencintai seseorang?” geram Andro.


“Tapi, Mas … lagipula istrimu, bukannya sudah menikah beberapa bulan yang lalu? Kenapa kamu tidak menerima aku kembali padamu saja, daripada mengharapkan istrimu yang sudah bersama pria lain.”


“Bundaku tidak jadi menikah! Dan sebentar lagi dia akan putus dengan kekasihnya. Tunggu saja dan lihat, pasti ayah dan bunda akan balikan. Dan aku akan memiliki keluarga yang utuh.”


Bagai tertampar beberapa kali, Anya tak bisa lagi berkutik. Ia benar-benar sakit hati diperlakukan Andro dan Abelle.


“Ayah, aku tidak jadi membeli gulali. Aku sudah tidak mood berada di sini lama-lama.”


“Iya, Sayang. Ayo kita pergi.” Andro berjalan meninggalkan Anya yang sementara membeku di tempat. Hatinya berasa di cabik-cabik dengan perlakuan Andro dan gadis kecil itu. Tapi mau bagaimana lagi, Anyalah penyebab Andro meninggalkannya. Pria yang sangat tulus mencintainya, akhirnya pergi dari hidupnya lantaran ulahnya sendiri. Ini sangat menjadi pelajaran bagi kehidupan Anya.


“Tak seharusnya aku menyia-nyiakan cintanya. Aku menyesal!” gumam Anya.


“Sekarang Neng nyeselkan? Makanya jangan memperlakukan orang dengan suka-suka. Karma itu benar-benar ada Neng. Dan Eneng sementara merasakan karmanya,” tutur seorang pria yang sedari tadi mendengar pertengakaran singkat Andro dan Anya.


“Ah tukang gulali sialan! Tahu apa kamu dengan hidupku! Udah miskin banyak ngomel lagi!” cibir Anya.


“Sadar Neng, Neng juga miskin, hehe. Mendingan saya ada kerjaan, halal lagi. Lah Eneng, gelandangan terus pengangguran. Ngenes banget,” ledek tukang gulali.


“Diam kau rakyat jelata!” teriak Anya.


“Benar-benar sudah tidak waras wanita yang satu ini. Dia tidak berkaca kalau dirinya lebih rendah dari rakyat jelata. Tapi sudahlah, ditanggapi malah ketularan gila aku sama dia, cabut ahh!” mendorong gerobaknya, menjauh dari Anya yang tampak stres.


To be continued ...

__ADS_1


__ADS_2