Suami Dingin Itu Adalah Guruku

Suami Dingin Itu Adalah Guruku
KELUARGA KECIL NADINE


__ADS_3

satu bulan sudah kini Nadine menjadi mahmud alias mamah muda.


Nadine banyak belajar apalagi soal mengurus anak.


Beruntung Nadine dibantu Bi Mur dan mama Maya.


kadang Mama Claudia juga datang membantu sore itu ditaman belakang, Bimo dan sang istri sedang menikmati udara sore hari. mereka sedang asyik bercanda bersama


" gimana ma anak-anak sehat kan ?"tanya Bimo.


"sehat pah malah sangat pesat perkembanganya." ucap Nadine tersenyum.


"oh ya, bagus dong"ucap Bimo.


tiba-tiba Nadine langsung memeluk sang suami sembari menangis.


"loh,hei kamu kenaoa sayang?"nadune hanya menggeleng pelan


"makasih ya makasih karna kamu selalu ada di sisi aku saat awal-awal hamil.


kalau kamu gak ada di sisiku waktu itu mungkin sekarang aku tak sebahagia ini " ucap Nadine mengecup pipi aang suami lalu kembali memeluk leher suaminya.


" sama-sama sayang. udah ya jangan nangis lagi " ucap Bimo di angguki sang isteri.


taklama setelah itu bi Mur membawa cemilan berupa cookies daun katuk mangga dan susu almond.

__ADS_1


Bimo segera memberikannya pada sang isteri. Nadine segera menghabiskan semuanya.


setelah makan, Bumo dan Nadine mengajak baby twins untuk jalan-jalan ke mall mini yang di dirikan Bimo setelah tak lama menikahi Nadine


"wah ini bsgus banget pah " ucap Nadine .


Bimo hanya tersenyum dan melingkarkan tanganya pada pinggang sang isteri.


"apa kau suka ?" ucap Bimo sambil berbisik Nadine hanya tersenyum simpul.


setelah lima jam mereka mengitari mall mini tersebut Bimo mengajak keluarga kecilnya untuk pulang.


sesampainya dirumah, nadinr segera bersih beesih sementara si twins, langsung di bawa kekamarnya dan lansung minum susu.


Bimo merasa lucu dengan tingkah sang isteri yang di rasa sangat lucu. setelah puas mengelilingi musium mereka memutuskan makan di cafe yang berada di musium tersebut.


"gimana kamu suka dengan tempat ini ?"tanya Bimo


"iya aku suka sekali pah terimakasih telah membuatku bahagia " ucap Nadine seraya menitihkan airmata.


" hei kenapa kau menangi ? hem sudah tak ada lagi acara nangis-nangis sekarang waktunya kita bahagia " ucap BimO.


Nadine hanya tersenyum "besok kan kamu kembali ke sekolah, nanti kamu pulang pergi harus sama supir aku tak mau kau kenapa-napa" ucap Bimo.


Nadine yang mendengar itu semua ingin protes tapi di cegah oleh Bimo menggunakan tangannya.

__ADS_1


alhasil nadine hanya bisa memanyunkan bibirnya.


" eh kau masa nifas sudah selesai kan ?" tanya Bimo.


Nadine merasa was was dia tau arah pembicaraan suaminya.


dengan sedikit berbolong Nadine menggeleng.


" belum aku belum selesai mungkin satu minggu lagi " ucap Nadine.


Bimo hanya menghela napas berat dan panjang sementara Nadine, tersenyum kecut


"maaf ya pah aku berbohong aku belum siap hamil lagi beso aku harus ke rumasakit lain " ucap Nadine dalam hati.


"ya sudah kita kekamar ya aku ingin istirahat " ucap Bimo tersenyum.


kemudian Keluarga kecil itu masuk ke dalam rumah.


baby twins di bawa masuk oleh baby sitter mereka sementara Bimo dan sang isteri masuk ke kamarnya.


Badine melihat perubahan pada sang suami diapun mrnghampiri sang suami.


"sabar ya pa bentar aja kuk " ucap Nadine mengecup pipi sang suami. akhirnya mereka tertidur nyenyak.


BERSAMBUNG...............

__ADS_1


__ADS_2