
kini Nadine dan temwn-temanya sudah setelai kuliah.
hari pertama mereka kuliah, sudah pulan jam lima sore.
kini Nadine tengah menunggu yang lain karna belum muncul. tiba-tiba sesorang menepuk pundak Nadine.
"hai sendirian" ucap orang itu.
"eh Vino lagi nunggu tenen-temen yang lain" ucap Nadine.
"oh boleh gabung" tanya Vino. Nadine hanya mengangguk.
tak lama Risa,Rara,Roni dan Dirga datang.
"hai Nad" sapa Risa di ikuti Rara,Dirga dan Roni
hai juga baru selesai ?" tanya Nadine.
merekapun mengangguk bersamaan.
" Nad itu siapa " tanya Rara sembari mrnunjuk Vino dengan dagunya.
" oh ini Vino anak hukum " tadi gue ketemu waktu gak sengaja nabrak dia" ucap Nadine menjelaskan
"Vino Bastian" ucap Vino mengulurkan tangan.
"Roni" ucap Roni.
"Rara" ucap Rara.
"Risa" ucap Risa
"Dirgantara" ucap Dirga.
mereka akhirnya mampir ke cafe sebelah dekat kampus TRI SATYA
"wah asik nih buat nongkrong" ucap Nadine seraya melihat isi cafe.
__ADS_1
" inget udah punya anak suami jangan jelalatan tuh mata" ucap Rara mengingatkan.
"apaansih ya mana mungkin gue lupa sama suami gue" ucap Nadine mencebikan bibirnya.
sementara Vino tampak terkejut karna dari oerawakanya seperti masih gadis.
" Dia udah Nikah Ron" tanya Vino seraya menunjuk Nadine yang tengah memesan makanan
" iya suaminya orang terkaya di kota ini " ucap Roni berbisik.
" emang siapa suaminya" tanya Vino.
"Bimo Arya Saloka" ucap Roni
Vino melotot tak percaya sedetik kemudian tersenyum misterius.
" gue boleh ikut mobil kalian kan"tanya Vino
"boleh kok ikut aja " ucap Risa dan di angguki yang lain.
tak lqma mereka sampai dirumah Nadine.
"yuk masuk " ucao Nadine seraya turun dari mobil.
" gak usah udah mau maghrib" ucap Roni
tak lama Bimo keluar bersama putri kembarnya.
"gak mampir kalian?" tanya Bimo.
mau tak mau akhirnya mereka turun dan mengampiri Bimo.
"ini" ucap Bimo menunjuk Vino
"oh itu Vino pah kita baru kenal tadi pagi" ucap Nadine.
Bimo hanya nenganggukan kepalanya. tapi dalam hati seperti tak asing dengan pria ini. seperti pernah kenal.
__ADS_1
"pah" ucap Nadine menepuk pundak sang suami.
"eh iya maaf" ucap Bimo tersadar.
"Raina,Riana salam dulu sama temen-temen mama" ucap Nadine pada anak kembarnya.
"iya mah " jawab si kembar bersamaan.
"halo siapa Namanya?" tanya Vino seraya berjongkok mensejajarkan tingginya dengsn tingginya si kembar.
"liana om" ucap Riana
"laina om" ucap Raina.
"maksudnya Riana sama Raina Vin maklum masih cadel" ucap Nadine
"oh Raina sama Riana " ucap Vino manggut manggut.
"ya sudah kita pulang ya Nad, pak Bimo dada si kembar" ucap Risa melambaikan tanganya.
kemudian mobil mereka melaju meninggalkan rumah Bimo.
setelah itu, Bimo dan keluarga kecilnya masuk ke dalam rumah. dan Nadine membersihkan diri setelah itu, pergi je ruang makan untuk makan malam.
" capek gak mah " ucap Bimo seraya memakan sandwichnya
" lumayan tapi seru pah " ucap Nadine seraya memakan nasi gorengnya
sementara si kembar, makan di suapi baby siter mereka. tapi tenang menu makan sikembar di masak oleh sang Mama.
" oh ya sayang besok anak-anak mulai sekolah " ucap Bimo
" oh ya berarti anak mama udah gede nih " goda Nadine menoel pipi gembul si kembar
"bagus pah biar disiplin sejak dini " ucap Nadine.
BERSAMBUNG...............
__ADS_1