
hari ini semua keluarga tengah berada di taman belakang rumah Bimo.
sikembar sedang makan di suapi sang mama. sebisa mungkin Nadine memang sibuk tapi sebisa mungkin mengurus si kembar walaupun harus masih di bantu suster.
tak lama kemudian Bimo datang menghamiri isteri dan anak-anaknya.
" hai sayang-sayangnya papa" ucap Bimo seraya mencium kening mereka.
"hai papa " ucap Mereka kompak
" kalian lagi makan apa ini" tanya Bimo pada outeri kembarnya.
"maem naci goleng pa " ucap Riana
"kalo Raina makan apa?" tanya Bimo.
"maem pelkedel pa " ucap Raina
"hahaha kalian lucu sekali " ucap Bimo mencubit pipi mereka gemas.
Nadine hanya geleng-geleng seraya tersenyum menatap suami dan anaknya
tak lama setelah itu papa Yusuf dan Mama Claudia datang fi susul Papa Hendrawan dan Mama maya di belakangnya.
" halo cucu kesayangan opa" ucap Yusuf seraya menghampiri cucunya.
" halo opa " ucap si kembar kompak.
"halo sayang" ucap Mama Claudia
"halo oma " ucapnya lagi
__ADS_1
"lagi ngapain?" tanya Mama Claudia
"agi maem oma" ucap Raina.
" duh gemesnya cucu oma" ucap Claudia
tak lama berselang Hendrawan dan sang isteri datang.
"asalamu'alaikum" ucap Hendrawan dan Maya bersamaan
" wa'alaikum salam eyang " ucap si kembar. dan langsung berlari ke arah eyangnya.
tak lama kemudian temwn- teman Nadine juga datang.
"assalamu'alaikum" ucap Dirga Mewakili yang lain
"wa'alaikum salam ' ucap semuanya.
tak lama bi Mur datang membawa sebotol sirup dan sekotak kue brownis
" wah kayaknya enak nih " ucap Risa gembira
"ya enak lah Ris kan bibi yang masak " ucap Bi Mur
tak lama semua menikmati hidanganya dengan lahap termasuk si krmbar.
" eh ponakan ante makan apa ?" tanya Rara menoel hidung si kembar
" maem stobeli ante " ucap mereka kompak.
" duh lucu banget sih ponakan ante jadi pengen" ucap Risa melirik Roni sang kekasih
__ADS_1
"wah udah pengen aja nih ron pacar loe" ucap Dirga menyenggol sahabatnya .
Roni hanya nyengir kuda.
"sabar ya sayang kan aku lagi buka usaha warung makan ntar kalau sudah sukses aku pasti lamar kamu " ucap Roni seraya memegang tangan Risa.
" iya iya aku sabar kok lagian aku hanya bercanda tadi " ucap Risa malu-malu.
" duh romantisnya kalian jadi seneng kalau kalian akur gini " ucap Mama Maya.
"eh iya kalian kok tumbrn main kesini ?" tanya mama Claudia
" hehe iya tante soalnya kita udah jarang banget ngumpul soalnya kita pada sibuk masing-masing" ucap Rara.
"oh kirain oh iya bentar lagi kan ultah si kembar kalian mau bikin pesta " ucap Mama Maya melihat ke arah anak menantunya.
" emm belum ada rencana apa-apa sih mah " ucap Nadine seraya mebengok sang suami.
setelah semuanya selesai, Nadine dan Bimo masuk ke dalam kamar Nadine mengganti baju dengan baju tidur lalu merangkak menaiki ranjang di ikuti sang suami.
"sayang malam ini boleh ya ?" tanya Bimo seraya mengecup tengkuk dan telinga sang isteri
Nadine hanya mengangguk seraya membenam kan wajahnya ke dada sang suami.
Bimo yang mendapat lqmpu hijau dari sang isteri langsung melu****t bibir tipis sang isteri.
tangannya pun tak tinggal diam menjamah setiap lekuk tubuh Nadine.
Nadine hanya bisa mengeluarkan suara indahnya seraya memejamkan mata karna sudah mengsntuk
BERSAMBUNG................
__ADS_1