
setelah keluarga Pratama pulang, Nadine berlari masuk ke dalam kamarnya dia sangat shok dan terluka karna perbuatan Wulan
sementara anak-anak di bawa masuk oleh bi Mur sebelum insiden brutal tadi berlangsung.
Bimo mengepalkan tanganya kuat sampai membuat urat tanganya terlihat di kulit putihnya.
begitupun Dengan Papa Yusuf yang nemerah padam sementara mama Claudia berusaha menenangkan menantu kesayangannya itu
Mama Claudia sangat terpukul mendapati menantu kesayqbganya dianiaya oleh orang lain.
bukan hanya fisiknya yang terluka tapi juga batinya jauh lebih hancur.
sementara Nadine masih setia menangis di balik selimut. tubuhnya bergetar hebat menahan sesak di dada.
" sayang kau jangan seperti ini ya nak yakinkan dirimu semua akan baik-baik saja" ucap Mama Claudia.
hatinya ikut teriris saat menwntunya menangis seperti ini.
sementara di ruang tamu Bimo sangat geram melihat sang isteri di perlakukan seperti ini. dia sangat marah
"aku harus n3mberi pelajaran pada wanita itu " ucapBimo seraya melirik ke arah sang papa.
papa yusuf hsnya menghrla nafasnya panjang. karna Dia tau qnaknya adalah tipe orang keras kepala persis seperti menantunya.
Memang jika jodoh itu cerminan dari diri sendiri.
Bimopun segera M3ngambil benda di atas meja dan mencari nomor seseorang. setelah menemukanya, Bimo segera menekan tombol Call.
"halo Dim kau sekarang ada di mana ?" tanya Bimo Dingin.
Dimas yang mendengarnya mrnjadi bingung tsk biasanya Bosnya bersikap sedingin ini. kata- katanya pun jugacsangat tegas.
"saya ada di rumah bos" ucap Dimas krmudian.
__ADS_1
"cepat kau kemari ada hal penting yang ingin aku bicarakan." ucap Bimo seraya menutup telponnya
"aishh kenapa nih anak tidak biasanya bersikap sedingin ini?" tanya Dimas seraya menuju kediaman Bimo.
sesampainya di sana Dimas segera masuk ke dalam rumah yang sudah ada Papa Yusuf dan Bimo yang tampak serius.
"selamat malam Bos, om " sapa Dimas sopan
meeeka hanyq menngangguk pelan
"ada masalah apa Bos?" tanya Dimas lagi.
"aku mau kau segera ambil alih perusahaan Pratama groub malam ini juga" ucap Bimo tegas.
" memang ada apa?" tanya Dimas bingung.
pasalnya Bimo dan keluarganya bukan tipe oeang yang suka menindas.
"anaknya berani menyakiti wanitaku maka aku harus memberi mereka oelajaran.
" eemn boleh aku twbya ?" ucap Dimas ragu.
" tanya saja " ucap Bimo datar seraya meminum teh.
" mengapa kau begitu membalas mereka apakah kau sangat mencintai isterimu itu?" tanya Dimas yang langsung mendapat lemparan bantal dari Bimo.
"Dasar bo*** ya jelas aku swngat mencintainya dia adalah wanita pertama dan terakhirku" ucap Bimo seraya mendegus kesal.
" lalu bagaimana dengan Angel yang menjadi pacarmu waktu di luar negeri" ucap Dimas membuat Bimo seketika terdiam.
Bimo menghela nafas sebelum berkata.
" itu karna dia yang menyatakan perasaanya padaku karna aku yang menolongnya saat dia ingin bunuh diri" ucap Bimo.
__ADS_1
" memang selama itu kau rak punya rasa pada angel?" tanya Dimas lagi.
Bimo hanya menggeleng menanggapi pertanyaan sekretaris srkalihus sepupunya itu.
" wah parah kau Bim kalau aku pasti sudah aku terima dua-duanya" ucap Dimas seraya tertawa
papa yusuf hanya geleng-gelrng kepala memdengar ocehan anak dan keponakanya itu.
" ya karna aku merasa Angel tak tulus makanya aku memilih untuk tak terlalu terbawa perasaan " ucap Bimo.
" ya makanya kau cepat cari wanitamu jangan kelamaan jomblo nanti keburu tua" ucsp Bimo seraya berdiri
" yee sialan kau" ucsp Dimas seraya melempar bantal ke arah bos sekaligys sepupunya itu.
' awas ya harua selesai malam ini juga dan aku mau laporan besok pagi" ucap Bimo seraya berjalan menuju kamarnya.
"sesampainya di depan pintu, Bimo membuka pintu kamarnya.
dia madukke dalam kamarnya.
" isterimu sepertinyacsangat terluka dari tadi Mama ajak bicara dia tidak ada respon " ucap Mama Claudia seraya beranjak pergi dari kamar anaknya.
setelah pintu krmbali tertutup Bimo segera merabgkak Naik dan meraih tubuh sang isteri yang trrlihat meringkuk.
"maaf ya sayang maaf jika kau merasa sangat terluka aku berjanji tidak akan ada orang yang akan menyakitimu lagi" ucap Bimo seraya mengecup lembut kening sang isteri.
dia menyrlimuti sang isteri dan ikut berbaring di sampingnya
tqk terasa bulir bening jatuh dari bola matanya mengalir deras membasahi wajah tampanya.
tak berapa lama Bimo ikut tertidur seraya memeluk sang isteri dari belakang.
BERSAMBUNG................!!
__ADS_1
hai gaes maaf ya kalau masih berantakan
jangan lupa LIKE, VOTE karya author