
pagi ini , anak anak Nadine mulai bersekolah
sang mama jam lima sudah mulai menyiapkan bekal untuk anak-anaknya.
dia mulai memasak sup ati wortel dan perkedel daging ayam.
"woah sudah selesai" ucap Nadine seraya meregangkan ototnya yang kaku.
Memang dia sangat sibuk semenjak kuliah tapi, jika urusan Gizi anak-anaknya dia ingin membuatnya sendiri.
setelah masak, Nadine kembali kekamar untuk mabdi dan siap-siap ke kampus karna ada kuliah pagi jam sembilan.
Nadine hendak melangkah ke kamar mandi tiba-tiba sebuah tangan kekar melingkar di pinggangnya
"astaghfirullah pah ih untung gak jantungan" ucap Nadine seraya membalikan badan menghadap sang suami.
Bimo hanya tersenyum sambari mengerjapkan matanya.
"pah aku mau mandi lho ntar anak anak keburu bangun kan mau sekolah " ucap Nadine seraya melepaskan tangqn sang suami.
"mandi bareng yuk udah lama kan kita gak olahraga" ucap Bimo menggoda sang isteri.
" ih papa genit ih " ucap Nadine seraya memeluk sang suami.
" hmm genit tapi malah mancing" ucap Bimo menoel hidung sang isteri.
__ADS_1
Nadine tak menjawab ucapan sang suami malah semakin memeluk erat sang suami.
merasa lampu hijau,Bimo segera menggendong sang isteri kekamar mandi.
setelah selesai mandi, Bimo dan sang isteri turun menuju keruang makan.
" selamat pagi mah pah " ucap Si kembar kompak.
" pagi sayang " ucap Bimo seraya memeluk dan mencium putri kembarnya di ikuti sang isteri
" pagi mah pah " ucap mereka serentak
"sayang, nanti di sekolah jangan nakal ya nurut sama suster ya ini mama udah buatin kalian sup ati smpela sama perkedel daging " ucap Nadine seraya menunjuk kotak bekal berwarna pink itu.
"siap mah " ucap Riana sembari memberi hormat pada sang mama.
"dan ini susu kalian nanti di minum kalo kalian haus" ucap sang mama.
si kembar hanya mengangguk paham.
walaupun mereka masih dua tahun tapi IQ mereka di atas rata-rata
Bayangkan saja di usia mereka yang baru satu tahun sudah pandai bicara dan pandai berjalan di usia sembilan bulan. Nadine saja sempat tak menyangka jika IQ anak kembarnya di atas rata-rata.
sayangnya, mereka masih belum bisa mrngucapkan kata R karna memang masih dua tahun kurang.
setelah sarapan, Raina dan Riana berangkat sekolah di antar mama papanya beserta pengasuhnya.
__ADS_1
sesampainya di sekolah, mereka pamitan dengan kedua orang tuanya.
setelah anak-anaknya masuk ke dalam kelas di ikuti pengasuhnya, Bimo dan sang isteri kembali kerumah mereka.
sesampainya di sana, mobil teman-temanya sudah terparkir rapi di halaman rumah Bimo
"assalamu'alaikum " ucap Bimo seraya menghampiri teman-teman isterinya
"wa'alaikum salam " ucap mereka kompak
"rumah loe kok sepi Nad emang si cantik krmana " ucap Dirga karna menyadari suasana sepi sekali
"oh mereka baru berangkat sekolah ga baru aja gue sama suami nganterin " ucap Nadine.
" eh buset kan si cantik nasih kecil Nad kok loe udah sekolahin aja " ucap Roni
" ya sekolahnya ya bukan kayak kita-kita Ron ya paling cuma ngenalin huruf sama angka" ucap Nadine menjelaskan.
"oh gitu kirain " ucap Roni mendapat toyoran dari sahabat dan kekasihnya.
" ye Beg* yskali anak seusia mereka di suruh hafalin rumus" ucap Dirga membuat semuanya tertawa.
"ya udah kalian berangkat sana nanti telat lagi" ucap Bimo membuat Nadine dan teman-temanya langsung menurut.
Nadine hari ini memakai dress polos selutut dengan aksesoris tali pinggang dan bando di kepalanya. sementara Risa dan Rara memakai dres ber warba hitam debgan aksen pita di kepala.
__ADS_1
BERSAMBUNG............