
setelah menidurkan anak- anak mereka, Nadine dan Bimo kembali ke kamar.
setelah melalui perdebatan cukup panjang kini pasangan muda tersebut tak menggunakan jasa babysiter untuk merawat putri kembarnya.
ia dan sang suami ingin merawat putri kembar mereka dengan tenaga mereka sendiri
sebab, meurut Nadine mereka sudah besar dan tak perlu menggunakan jasa babysiter lagi cukup di bantu dengan biMur saja.
Nadine merebahkan tubuhnya di kasur dan tiba-tiba sebuah tangan kekar memeluknya dari belakang.
"eh mas bikin kaget saja " ucap Nadine seraya mengelus dadanya karna terkejut.
Bimo tidak menjawab ia malah sibuk menghirub aroma shampo sang isteri.
ia mengecup telinga kemudian pindah ke tengkuk belakang
Nadine menggeliat karna merasa kegelian sementara Bimo masih melanjutkan aktivitasnya.
"aku kangen " ucap Bimo seraya mengecup pipinya dari belakang.
Nadine hanya terswnyum mendapat rayuan dari sang suami.
kemudian ia membalikan tubuhnya sehingga menghadap suaminya.
" suamiku ini kenapa sih? ingat lho mas kita udah ada buntut hmm?" ucap Nadine seraya nengecup pipi sang suami.
" ya memang kenapa kalau punya buntut? memang kamu gak mau gitu mesra-mesraan sama suami sendiri? hmm" ucap Bimo.
" hehe aku cuma bercanda sayang " ucap Nadine seraya mengecup singkat bibir sang suami.
ia hendak melepaskan Ci***nnya tapi tengkuknya malah di tekan oleh Bimo
akhirnya Nadinepun pasrah dan membiarkan sang suami melakukan sesukanya.
"boleh kan? " tanya Bimo meminta izin pada sang isteri.
Nadine hanya mengangguk seraya tersenyum malu
setelah mendapatkan persetujuan dari sang isteri, Bimo segera melancarkan aksinya.
mereka merengkuh kebahagiaan dalam hati
💕 💕 💕 💕
sementara itu di sebuah bangunan tua seorang gadis cantik tengah berbicara.
" bagaima apa kau sudah melakukan tugasmu?"tanya wanita itu.
"kakak tenang saja kita tinggal tunggu saja tanggal mainya" ucap gadis yang masih sangat belia itu.
" tapi aku mohon jika kalian sudah berhasil menjebaknya jangan sakiti dia " pinta seorang laki-laki.
"apa kau menyukainya?" tanya wanita Dewasa itu.
pria itu hanya mengangguk pelan
"cih memuakan " ucap gadis belia mencibir pria tersebut.
" biar saja biar rencanaku lebih mudah kedepanya " ucap Wanita dewasa itu lagi.
sementara itu Bimo bangkit dari tidurnya karna merasa tubuhnya lengket terkena keringat sehabis olahraga bersama sang isteri.
__ADS_1
krmudian ia menoleh ke arah sang isteri yang masih tertidur pulas
Bimo tersenyum seraya mengecup sekilas bibir isterinya kemudian beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi.
setelah lima belas menit, Bimo keluar dari kamar mandi dan mendapati sang isteri sudah duduk di tepi ranjang seraya tersenyum sendiri.
Bimo yang melihat itu melangkah menuju sang isteri dan berjongkok di depanya membuat Nadine terkejut.
" ih mas bisa gak sih kalo dateng tu gsk ngagetin" ucap Nadine seraya mengerucutkan bibirnya .
Bimo terkekeh dia nerasa lucu saat bibir isterinya di manyun-manyunkan
iapun mengecup bibir aqng isteri.
CUP
Nadine melotot dan mengerucutkan bibirnya.
"sudah jangan begitu terus nanti aku bisa khilaf lagi" ucap Bimo seraya menoel bibir sang isteri.
Nadine buru-buru memperlihatkan senyumnya.
" nah gitukancantik turun yuk aku lapar " ucap Bimo seraya menggandeng tangan sang isteri.
sesampainya di meja makan Bimo segera menggeser kursi yang akan di duduki sang isteri.
kemudian Nadine mengambilkan makanan untuk suaminya.
"anak-anak kemana bi" tanya Nadine saat melihat Bi Mur membawa buah.
" oh itu Nyonya Nona Riana sama NonaRaina sedang tidur nya" ucapbi Mur seraya meletakan piring buah
"oh ya sudah biarkan mereka istirahat" ucap Nadine seraya melanjutkan makanya
setelah selesai makan, Bimo mengajak sang isteri ketaman belakang.
"wah bunga-bunga ini sudah tumbuh subur ya mas" ucap Nadine seraya menunjukan beberapa bunga mawar dan melati yang tumbuh sangat indah.
Bimo yang melihat itu menghampiri seraya memeluk dari belakang.
"sayang kau menyukai bunga-bunga itu? " tanya Bimo pada sang isteri
Nadine hanya mengangguk seraya tersenyum
"baiklah besok beli bunga apapun yang kau mau" ucap Bimo seraya mengecup Pipi sang isteri.
"beneran mas? " tanya Nadine berbinar
"ya benar dong masak mas bohong besok kita beli lewat online atau langsung menuju tempatnya" tanya Bimo.
"emm enaknya langsung saja deh mas" ucap Nadine
tak lama si kembar pun menghampiri orang tuany
"mama papa" ucap Riana
sontak Nadine dan Bimo menoleh ke belakang danmendapati sang anak sudah berdiri dibelakangnya seraya tersenyum manis.
"eh sayang kalian sudah bangun? "tanya Nadine seraya menghampiri sang putri dan menggendongnya.
"mah aku laper " ucap Riana
__ADS_1
Nadine tersenyum dan mencubit gemas pipi anaknya.
"ayo mama temani kalian makan" ucap Nadine membawa anak-anaknya masuk ke dalam rumah.
sesampainya di ruang makan, si kembar langsung memakan nasi goreng seafood dengan sangat lahap.
"pelan-pelan sayang nanti tersedak" ucap Bimo
"uhuk uhuk" Riana tersedak.
" tuh kan makanya hati-hati" ucap Nadine mengomel.
setelah makanmereka menuju kolam renang untuk berenang.
"sayang berenangnya jangan lama-lama ya nanti masuk angin " ucap Nadine memperingati.
"siap sayang"
"siap mah" ucap mereka kompak
Nadine tersenyum seraya menggelengkan kepala melihat tingkah suami dan anak-anaknya.
💕💕💕
ha4i ini Bimo dan keluarga kecilnya menuju toko bunga di pusat kota guna membeli buga kesukaanya.
sang anak kembar juga turut mereka bawa karna hari ini mereka libur.
"mas ini bagus ya" ucap Nadine seraya menunjukan bunga tulip warna kuning
"iya sayang kalau kalian suka ambil saja biar mas yang bayar" ucap Bimo tersenyum.
Nadine tersenyum riang ia dengan cekatan memilih beberapa bunga diantaranya tulip anggrek mawar putih mawar hitam dan melati.
"mbak tolong ini semua nanti kirim kealamat ini ya " ucap Nadine seraya menyerahkan kertas kecil.
"baik nyonya kami akan segera mengirimkanya" ucap mbak penjaga toko bunga
setelah puas memilih bunga-bunga ke sukaan sang isteri, Bimo mengajak Nadine dan si kembar menuju sebuah cafe di sebelah toko bunga itu.
"kalian mau apa ?" tanya Bimo stelh mreka berada di dalam cafe.
"eskrim vanila"ucap i kembr antusias.
"aku green tea aja mas" ucap Nadine.
tak berapa lama, Bimo memngil pelayan
" iya tuan mau pesan apa? " tanya pelayan sopan.
"gren tea dua sam eskrim vanila dua" ucap Bimo
"baik silahkan di tunggu ya " ucap Pelayan seraya pergi meninggalkan meja
taklama, pesananpun datang segera Bimo memberikan eskrim pada si kembar danGreen tea pada sang isteri.
"hemm enak banget pah" ucap Riana seraya memakan eskrim dan membuat mulut dan wajahnya belepotan eskrim.
Bimo dan Nadine tertawa kecil melihat tingkah anak-anaknya.
setelah selesai makan, mereka bergegas pulang
__ADS_1
BERSAMBUNG............