Suami Dingin Itu Adalah Guruku

Suami Dingin Itu Adalah Guruku
RASA BERSALAH


__ADS_3

kini, Bimo tengah berada di dalam kamar bersama sang isteri.


Mereka sama-sama larut dalam pikiranya masing-masing.


tiba-tiba..


"sayang aku.." ucap Bimo menggantung saat Nadine dengqn cepat bertanya.


"apa ini s3mua b3nar mas?" tanya Nadine seraya berkaca-kaca.


" jawab!!" sentaknya lagi membuat Bimo gelagapan.


tak lama, Bimo mengangguk pelan


Nadine membeku seketika ia tak menyangka jika ucapan suaminya tempo hari adalah pertanda buruk baginya.


tubuhnya bergetar hebat dan merosot ke lantai seakan Nadine tak mampu menopang tubuhnya dengan kedua kakinya.


Bimo mendekat ingin membantu memapah sang isteri.


tapi, dengan cepat tanganya di tepis oleh sang isteri.


'jangan pernah kau sentuh aku dengan tangan ko**rmu itu!!ucap Nadine membentak.


"sayang dengarkan aku dulu " ucap Bimo seraya memegang bahu Nadine.


"tidak usah sentuh aku sekarang katakan saja apa yang ingin kau katakan " ucap Nadine datar.


Bimopun terkesiap dengan sikap datar sang isteri yang dinilainya lebih mencekam di banding saat ia sedang marah.


"aku kemarin mengantarkan muridku pulang dan itu semua ternyata hanya jebakan" ucap Bimo.


Nadine memandang sinis kearah suaminya.

__ADS_1


"heh kamu pikir aku percaya mas? jangan harap karna jika tidak ada bukti itu sama saja dengan omong kosong" ucap Nadine seraya menitihkan air mata.


"aku gak nyangka kamu tega sama aku mas kalau tau begini lebih baik aku tolak saja perjodohanya dari dulu"


"tolong aku mohon jangan katakan itu lagi sayang aku mencintai kalian dan akan seperti itu selamanya" ucap Bimo


" omong kosong kamu mas" ucap Nadine tertawa sinis.


lalu beranjak pergi dari kamar dan dengan cepat Bimo meraih twnganya


"sudah ku bilang jangan pernah sentuh aku dengan tangan kotormu itu" bentak Nadine.


"kau mau kemana ini sudah malam" ucap Bimo.


" itu bukan urusanmu!!" tegas Nadine seraya pergi meninggalkan Bimo yang masih membeku di dalam kamar.


setelah itu Nadine keluar menuju kamar si kembar dan masuk ke dalam kamar.


ia mengusap kepala anak-anaknya dengan lembut seraya mengecup mereka berkali-kali.


tak lama, si kembarpun terbangun karna suara gaduh


"mama" panggil Riana seraya mengucek- ngucek matanya.


"sayang maaf ya mama buat kalian terbangun ya" ucap Nadine seraya mengelus kepala si kembar


"mama kenapa kok nangis " ucap Riana seraya menghapus air mata mamanya.


" tidak apa sayang emm kita menginap yuk di rumah kakek" ucap Nadine tersenyum


" ayuk mah hole" ucap Raina girang seraya menguap karna masih ngantuk


akhirnya mereka keluar dari kamar dan berjalan menuju mobil

__ADS_1


ditengah jalan, Nafine terhenti katna mendengar suara bariton dari arah belakang.


"mau kemana kalian" tanya seseorang dari belakang.


"sayang kalian tunghu di mobil ya mama ada perlu sebentar." icap Nadine tersenyum kearah anak-anaknya.


"aku akan pergi jauh meninggalkanmu karna pasti kekasihmu itu akan datang kemari untuk meminta tanggung jawabmu " ucap Nadine santai namun m3matikan.


DEG


jantung Bimo serasa mau lepas saat mendengar katw-kata isterinya itu.


kemudian Nadine kembali melangkah ke arah mobilnya danmengendarai mobilnya menuju arah jala raya membelah jalan ibukota yang sepi.


sementara Bimo masih terpaku dengan tindakan sang isteri


tak lama. Bimo tersadar dan dengan terburu-buru memasuki kamar.


Bi Mur yang melihat semuanya menjadi prihatin dengan masalah yang di hadapi majikanya itu..


ia kemudian kembwli k3 kamar untuk ber istirahat.


sementara itu, Nadine telah sampai di apartemen yang ia pesan lewat aplikasi online


setelah itu ia turun seraya memadukan si krmbar ke dalam stoler dan mendorongnya masuk ke dalam.


setelah sampai kamar, Nadine memindahkan anak-anaknya ke ranjang dan menyrlimuti mereka.


kemudian ia menuju balkon dan menatap langit malam yang di penuhi bintang-bintang.


untuk saat ini, ia rasanya ingin sekali oulang ke rumah dan mengadu pada orang tuanya.


tapi itu tidaklah mungkin karna ia sadar akan posisinya sebagai isteri.

__ADS_1


💕💕💕💕


BERSAMBUNG.................


__ADS_2