
hari ini, Nadine resmi menjadi seorang Mahasiswa dan sekarang temanya bertambah dua orang yang tak lain adalah Dirga dan Roni.
setelah sarapan , Nadine berangkat dan berpamitan pada suami dan anak-anaknya.
"aku berangkat ya pah " ucap Nadine seraya mencium tangan sang suami.
" duh yang udah halah mah bebas jadi iri " ucap Risa
" makanya Ron cepet di halalintuh si Risanya ntar keburu ada yang lirik lagi" ucap Bimo meledek mantan muridnya.
"yah pak kalo halalin anak orang mah harus mapan dulu. masa iya ngambil anak orang untuk di ajak susah" ucap Roni .
" iya iya makanya kuliah yang rajin biar bisa bahagiain wsnitamu" ucap B8mo menasehati.
"siap pak " ucap Roni.
"mama pergi dulu ya sayang " ucap Nadine seraya mengecup kepala anak -anaknya.
"dadah mamah " ucap Raina dan Riana serentak.
setelah mobil mereka pergi Bimo segera menuju rumahsakit miliknya.
Bimo mengetuk pintu ruangan dokter yuni tak lama ada sahutan dari dalam.
Bimo segera masuk ke ruangan dokter yuni
" maaf tuan ada yang bisa saya bsntu " ucap Dokter Yuni setelah Bimo dipersilahkan duduk.
" begini dok, kok isteri saya belum hamil juga ya padahal setahu saya isteri saya gak pernah pakai alat atau obat pencegah kehamilan " ucap Bimo.
" mungkin isteri tuan mengalami sesuatu akibat kecelakaan kemarin " ucap dokter Yuni
__ADS_1
" tapi kemarin waktu di rumah sakit semuanya baik dok dan lagi, isteri saya jika di singgung masalah hamil lagi deperti ada yang di sembunyikan " ucap Bimo merasa aneh.
"apa mungkin isteri saya pasang alat yang biasa di letakan di bawah itu dok ?" tanya Bimo menebak.
"IUD maksud Tuan?" tanya Dokter yuni.
"nah iya itu Dok" ucap Bimo.
" saya tidak biaa memastikan kecurigaan tuan karna saya belum memeriksa nyonya Nadine " ucap Dokter Yuni menjelaskan.
Bimo hanya manggut- manggut mengerti.
Sementara Nadine dan teman-temanya sedang berada di sebuah Universitas ternama di kotanya.
"wah ini ini nih kampus yang gue idam-idamin dari dulu kampus TRISAKTI " ucsp Nadine seraya menatap kagum bangunan sepuluh lantai itu.
"iya gue juga gak nyangka bisa masuk kampus ter elite di kota kita " ucap Risa
" ya sudah kita masuk aja lo jurusan apa Nad ?" tsnya Roni.
"kalo loe apa " ucap Nadine sambil menunjuk Risa ,Roni ,Rara dan dirga.
" gue sastra" ucap Dirga
"gue perhotelan" ucap Risa.
"gue Perbankan" ucap Rara.
kalo gue peternakan" ucap Roni.
akhirnya semua berpencar masuk ke fakultas masing masing.
__ADS_1
saking asyiknya Nadine memandsng kagum sekrliling gedung itwrsebut, Nadine aampai menabrak seseorang.
BRUKK.
"awwh sakit" ucap Nadine serays memegangi kepalanya karna terbentur map yang di pegang seseorang.
" rh Maaf -Maaf gue gsk sengaja " ucap orang tersebut seraya mengulurkan tanganya.
Nadine menerima uluran tanganya dan berdiri.dedapanya.
" loe gak pap" ucsp orang itu seraya memperhatikan Nadine dari atas sampai bawah.
"iya gue gsk papa " jawab Nadine seraya membetulkan rok span selututnya.
"cantik " ucapnya dalam hati.
" loe mau kemana?" tanya orwng itu.
" ke fakultas hukum" ucap Nadine.
" oh gue juga ke sana bareng yuk " ucapnya lagi
"nama loe siapa?"ucap nya mengulurkan tangsn .
" gue Nadine" ucapnya seraya membalas uluran tangan.
" gue Vino" ucapnya.
"oh ya udah yuk ntar telat " ucap Vino
sepanjang jalan Vino tak henti memandang Nadine dengan tatapan kagum.
__ADS_1
akhirnya mereka sampai di fakultas Hukum Nadine memilih duduk di depan sementara Vino duduk di belakwng Nadine.
BERSAMBUNG..............