Suami Dingin Itu Adalah Guruku

Suami Dingin Itu Adalah Guruku
PULANG


__ADS_3

sudah dua hari Bimo dan si k3mbar di rawat di Rumah Sakit.


dan sekarang mereka sudah di perbolehkan pulang oleh Dokter Ridwan.


tampak Mama Claudia dan Papa Yusuf sudah menunggu di depan RS.


sementara itu, Nadine dan Bimo sedang beres-beres di dalam kamar.


sementara Papa Hendra dan Mama Maya sudah menunggu di rumah bersama bi Mur.


"kalian sudah siap sini sayang sama opa oma" ucap Papa Yusuf dan Mama Claudia merentangkan tangan pada si kembar.


si kembar berlari kearah oma opanya.


tak lama, mereka sampai di kediaman Bimo.


mereka langsung di sambut oleh Papa Hendra dan mama Maya.


"sayang sini nak eyang kangen kalian " ucap Papa Hendra setibanya mereka di rumah.


"kalian tidak apa-apa kan sayang ?mana yang sakit?" ucap Mama Maya seraya membolak balikan badan si kembar.


ia begitu khawatir dengan Cucu kesayanganya itu walaupun sudah menjenguk mereka di rumah sakit kemarin.


"yasudah kalian istirahatlah " ucap Papa Yusuf.


"ayo sayang Oma sama eyang antar ke kamar" ucap Mama Claudia


mereka mengangguk dan masuk ke kamar.

__ADS_1


sementara Nadine, mengajak Bimo ke kamar untuk istirahat.


"ayo mas aku antar ke kamar biar mas bisa istirahat pah kami ke kamar dullu ya" ucap Nadine pada kedua orang tuanya.


sesampainya di kamar Nadine masuk ke kamar mandi untuk mengganti baju santai.


sementara Bimo sudah berbaring di kasur karena merasa sangat lelah.


CEKLEK.


pintu terbuka menampilkan Nadine yang memakai baju santai.


Nadine berjalan menghampiri sang suami.


Bimo menyandar di kepala ranjang dan menepuk kasur di sebelahnya mengisyaratkan sang isteri untuk berada di sebelahnya.


Nadine menurut dan merangkak naik.


Nadine hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah sang isteri.


"iih udah punya anak dua juga masih manja" ucap Nadine cemberut.


"memang krnapa kalau kita sudah punya anak? gak boleh gitu manja sama isteri sendiri" ucap Bimo menatap sang isteri


"hehe iya-iya sayang" ucap Nadine mengelus pipi sang suami.


dan akhirnya mereka saling berpelukan dan entah siapa yang memulai mereka saling bercumbu.


mereka melepaskan cumbuanya dan berpelukan

__ADS_1


"sekarang mas istirahat ya aku mau kekamar anak-anak sebentar " ucap Nadine beranjak turun dari ranjang tapi di tahan oleh Bimo.


" temani mas dulu ya sayang mas mas8h kangen" ucap Bimo seraya tersenyum.


"hmm ya udah iya istirahat ya" ucap Nadine seraya mengelus pipi suaminya hingga tertidur.


setelah sang suami tertidur, Nadine turun dari temat tidur menuju kamar si kembar.


CEKLEK


pintu terbuka dari luar Nadine masuk ke dalam menemui kedua mamanya dan anak-anaknya.


"Nad suamimu sudah tidur?" ucap Mama Claudia.


"sudah mah makanya aku ke sini oh ya nqnti malam kita syukuran ya mah atas kesembuhan mas Bimo dan anak-anak" ucap Nadine.


"iya mama juga setuju sayang sebentar ya mama telepon Papa kamu dulu" ucap Mama Claudia menghubungi papa Yusuf.


sementara Nadine keluar kamar untuk memberitahu bi Mur menyiapkan segala sesuatu untuk acara syukuran nanti malam.


setelah semuanya sudah di persiapkan Nadine kembali kekamar untuk istirahat.


ia naik ke atas kasur untuk istirahat melepas lelahnya.


ia memeluk sang suami dan mendongak menatap wajah damai sang suami ketika tidur.


Nadine pun tersenyum dan membenamkan wajahnya ke dada bidang suaminya dan tak lama ikut terlelap


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•

__ADS_1


BERSAMBUNG..............


JANGAN LUPA LIKE COMENT VOTE DAN RATE SEBANYAK-BANYAKNYA YA SUPAYA AUTHOR BISA TERUS BERKARYA SUWUN☺😘


__ADS_2