
hari ini, seorang pria paruh baya tengah mendapat telepon dari seseorang.
"apa?! Saloka Groub memutus kontrak dan mengambil alih Pratama Groub?!" teriak Omar terkejut takama dia jatuh terduduk.
sang isteri yang mendengar suaminya berteriak lalu bergegas menghampirnya.
"pah ada apa?" tanya Indri panik melihat sang suami terdiam.
Omar hanya diam. baru setelah lima belas menit, ia baru ber suara.
" mah perusahaan kita hancur mah" ucap Omar seraya menutupwajahnya dengan tanganya.
" maksud Papa apa?"tanya sang isteri tak mengerti.
" Saloka Groub telah memutuskan kontrak dan mengambil alih perusahaan kita mah " ucap Omar seraya memegangi dadanya.
" pah papah kenapa ?" tanya Ibdri histeris.
" lan Wulan tolong...." ucap indri menjerit.
taklama setelah itu Wulan turun karna mendengar teriakan sang mama.
" mah ada apa papa kenapa " ucap Wulan panik saat melihat sang ayah memegangi dadanya
."cepat bawa papa kerumah sakit" ucap Indri yang langsung di angguki oleh Wulan.
mereka bergegas menuju rumah sakit.
sepanjang perjalanan Wulqn dan sang Mama hanya bisa menangis seraya menggenggamtangan sang papa.
__ADS_1
sesampainya di rumah sakit, Omar segera di bawa ke ruang IGD.
sementara Wulan dan Sang Mama m3nunggu dengan Cemas di luar
"mah apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Wulan.
"papa mendapat kabar jika Saloka groub telah mengambil alih perusahaan papa karna kamu sayang" ucap Indri seraya menyeka air matanya.
Wulan sangat shok mendengar penuturan sang Mama.
"memang kenapa bisa seperti itu mah" ucap Wulan tak paham
" itu karna kamu menyakiti menantu kesayangan keluarga SALOKA sayang " ucap Indri seraya menghapus air matanya.
Wulan sangat shok matanya sampai melotot karna terkejut.
" jadi inii semua salahku?" tanya Wulan pada sang Mama.
Wulan mengepalkan tanganya geram dia sangat marah karna hanya menyakiti Wanita sialan itu sang ayah sampai harus masuk UGD.
dia bertekat akan menghqbisi wanita sialan itu.
sementara itu, dikediaman Bimo, Bimo dan keluarga kecimya tengah berada di Gazebo belakang rumah.
mereka sedang asyik bercanda.Bimo sedang bermain kejar- kejarandengan si kembar.
sementara Nadine sedang duduk seraya tersenyum manis. ia tak menyangka bisa sebahagia ini
ia sesekali menyeka airmata yang lolos membasahi pipi tanpa permisi.
__ADS_1
ada rasa sesal di hati jika mengingat tentang kejadian tersebut.
kejadian dimana ia bersikukuh ingin melenyapkan nyawa yang tak berdosa.
si kembar berhenti bermain saat melihat mamanya menangis.
"mama kenapa menangis ?"ucap Riana seraya menghapus air mata mamanya.
sementara Raina dan sang papa berjalan menghampiri anak dan isterinya.
" kau kenapa ? apa kejadian kemarin masih sakit?" tanya Bimo cemas.
Nadine hanya menggeleng pelan seraya tersenyum "mama bangga mempunyai kalian maafkan mama jika belum bisa jadi ibu yang baik untuk kalian" ucapNadine seraya mengecup dan memeluk kedua putrinya.
Bimo paham sekarang sang isteri sedang menyesali perbuatanya dulu karna sempat tak menginginkan anak-anaknya.
ia mendekat dan memeluk isteri serta anak-anaknya.
Bimo mengecup puncak kepala sang isteri seraya berksta.
" sudahlah jangwn di ingat-ingat lagi yang lalu biarlah berlalu yang terpenting sekarang kita sudah bahagia" ucapnya
Nadine hanya mengangguk dan tersenyum ke arah sang suami tercinta.
" jangan menggodaku ya sayang kau mau berkeringat di siabg hari ?" ucap Bimo menggoda isterinya.
Nadine memukul pelan dada sang suami seraya mengerucutkan bibirnya.
Bimo tertawa lepas karna berhasil menggoda isterinya.
__ADS_1
sementara sikembar menatap sang papa dengan raut wajah bingung.
BERSAMBUNG.................