Suami KeduaKu Artis Idola

Suami KeduaKu Artis Idola
Andra


__ADS_3

Waktu terus berlalu, setelah pertemuan Tirta dengan Arini. Yang berakhir dengan hati panas terbakar oleh api cemburu akan pengakuan cinta Arini pada Andra. Kini Tirta telah menyadari sesuatu dari rasa cemburu itu.


Sekuat hati Tirta menjauh dari Arini, mencoba mengubur rasa yang dia punya untuk Arini. Setelah Tirta menyelami palung hatinya dan telah menyadari, jika saat ini hatinya telah sepenuhnya di miliki oleh Arini. Ya artis idola ini mengakui telah jatuh cinta pada Arini, mantan istri kakaknya. Perempuan yang tidak pernah ia anggap sebagai istrinya.


Tirta tidak pernah menyangka, jika hanya tinggal bersama selama sebulan bisa membuatnya hatinya kecolongan oleh sikap manis Arini. Kebiasaannya yang tanpa sadar selalu memperhatikan Arini secara diam-diam telah membangun cinta di sudut hatinya. Dan Ia sangat mengutuk perasaan yang membuatnya gila ini.


Pemuda yang sedang jatuh cinta ini seperti biasa menghabiskan waktu di lokasi syuting menunggu giliran untuk pengambilan gambar. Matahari telah naik, dengan sinar hangat yang menyengat kulit. Tirta memutuskan  duduk di dalam mobil menikmati udara sejuk dari ac kendaraan mewahnya.


Artis ini kembali termenung di dalam mobil. Tidak ada sinar semangat terpancar dari wajah tampan yang sedang mengalami patah hati itu. Ya dia kecewa setelah mengetahui perasaan Arini yang masih mencintai Andra bahkan setelah menghilang selama dua tahun. Tambah tragis saja nasib perasaannya. Jatuh cinta pada perempuan yang salah dan parahnya lagi, mencinta lelaki lain. Karena itulah ia menjauh mencoba menghilangkan semua rasa sesak di dadanya namun malah rindu itu semakin menyiksa. Dia sangat merindukan Arini yang telah beberapa hari tidak bertemu.


“Dia mencintai Andra,” gumamnya. Dia bahkan belum memulai namun sudah mendapatkan hasil patah hati.


Namun ada satu hal lagi yang mengganjal hatinya.  Kenapa Andra menghilang? Ada yang aneh dengan kehilangan Andra? Ayahnya adalah pengusaha terkenal yang bisa melakukan apa-pun, mengapa dia tidak bisa menemukan Andra? Seribu pertanyaan di hati tentang Andra berputar di pikirannya.


Suara sentakkan pintu mobil terbuka membuat lamunan Tirta buyar


“Mikir apa sih Lan?” Suara berat Rian membuat Iris mata Tirta menatap Rian yang baru saja datang dengan kotak makan siang ala sang artis.


Rian lalu masuk ke dalam mobil duduk di samping Tirta.


“Andra,” jawabnya singkat.


Rian mengerutkan alisnya dalam menatap bingung sang artis, tidak pernah sedikit pun Tirta akan menyinggung nama Andra, namun kenapa tiba-tiba Tirta mengingat kakaknya.


“Ada apa Lan? Tumben kamu mengingat Andra?” tanya Rian. “Bukannya dia menghilang?” tambah Rian.


“Aku merasa aneh saja dengan kehilangan dia?” ucap Tirta menatap kosong, ada kerinduan yang merasuk mengingat saudara satu-satunya yang sangat menyayanginya.


Hening tidak ada suara lagi. Rian juga tidak ingin memulai pembicaraan atau menimpali mengenai Andra karena pembahasan itu sangat sensitiv bagi Tirta, salah bicara saja dapat membuat sahabatnya itu murka.

__ADS_1


Tirta mengarahkan manik matanya pada Rian seakan telah menemukan sebuah jalan. “Aku minta bantuanmu,” ucap Tirta sedikit menggebu.


“Bantuan! Bantuan  apa?” tanya Rian memasang wajah bingung.


“Aku ingin kau mencari tahu keberadaan Andra,” jelas Tirta kini penasaran akan keberadaan kakaknya yang selalu dianggap sebagai sumber masalah untuknya.


“Kakakmu kan sudah lama menghilang,” ucap Rian pelan sedikit hati-hati dengan pembahasan ini.


“Ia, menurut nenekku Andra kecelakaan dua tahun yang lalu dan hingga saat ini tidak ada kabar apakah dia masih hidup atau telah meninggal karena mereka tidak menemukan tubuh Andra,” jelas Tirta miris dengan yang di alami kakaknya namun ia juga penasaran dengan misteri kehilangan Andra.


“Aku ingin tahu  bagaimana kecelakaannya itu terjadi? Apa itu murni kecelakaan atau sabotase.”


“Sabotase?” ulang Rian dengan sebelah alis terangkat.


“Andra adalah pengusaha yang memiliki banyak saingan bisnis. Bisa saja ada orang yang mencoba mencelakainya,”


Rian menghela napas berat. “Tapi, ini kasus lama Lan,” terang Rian.


“Kenapa kau sangat ingin tahu ini. Setelah sekian lama?” tanya Rian.


“Aku merasa aneh saja. Andra adalah anak kesayangan Ayahku. Tapi, ayahku terkesan tidak melakukan sesuatu. Dia memiliki kekuasaan mengapa dia tidak bisa menemukan Andra?” jelas Tirta setelahnya tertunduk sedih. “Dan—’’ tirta menggantung ucapannya. “Walau bagaimana pun dia kakakku,” ujarnya terdengar lirih akan yang ia rasakan.


Membuat Rian menatap sendu pada Tirta sungguh ini adalah perasaan terdalam yang Tirta ungkapkan tentang kakaknya.


Rian menepuk punggung Tirta. “Baiklah, kau tenang saja aku akan mengurusnya, walau ini agak sulit.”


Tirta menarik napas lega setelah Rian menuruti permintaannya.


“Thanks, bro.” Tirta menepuk bahu Rian yang di balas anggukan pelan dari sahabatnya.

__ADS_1


“Sudah sekarang kau makan siang.” Rian menyodorkan kotak makan siang Tirta.


Tirta mengulur tangannya meraih.


“Baiklah aku pergi dulu,” pamit Rian turun dari mobil namun sebelum menutup pintu mobil.


“Kau tunggu saja kabar dariku.” Tirta mengangguk. “Kau tidak takut kalau dia kembali?” tambah Rian menatap malas.


“Memangnya kenapa?” tanya Tirta tidak mengerti.


“Dia kan rivalmu, keluargamu kan lebih menyayanginya,” jelas Rian seakan  mengingatkan jika Andra adalah rival abadinya.


Tirta hanya mencebik lalu kembali pada kotak makannya. Rian pun mengendikan bahunya lalu menutup pintu mobil.


Setelah kepergian Rian. Mata Tirta seketika membulat sempurna saat menyadari sesuatu dengan ucapan Rian jika Andra kembali itu berati Arini cinta Arini akan kembali.


Bagaimana jika Andra benar-benar kembali? Relakah dia?


Tirta meletakkan box makan siangnya, seketika selera makannya menjadi hilang mengingat hubungan Arini dan Andra. Ia telah bertekad melupakan Arini tapi mengapa hatinya gusar akan kehadiran Andra kembali.


Pemuda ini menarik napas berat, menyandarkan punggung di sandaran kursi mobil seraya menutup mata. Kembali menyelami isi hati terdalamnya. Apa dia rela melepaskan Arini jika Andra kembali? Pertanyaan itu terus terniang


Cukup lama Tirta menutup mata hingga menemukan jawaban akan nasib cintanya. Setelah beberapa hari ini ia merasakan beratnya menahan rindu dengan mencoba melupakan Arini.


“Tidak! Aku tidak akan melepaskannya. Dia istriku sekarang! Andra hanya masa lalu untuknya,” ucapnya Tirta tak rela mengepalkan tangannya erat.


Ya ... Arini adalah istriku, milikku. Tirta menegaskan hatinya dan perasaannya.


“Terserah sekarang aku tidak peduli lagi dengan semuanya, dia mantan istri kakakku, Dia gadis biasa dan karierku akan hancur jika aku bersamanya. Aku tidak peduli! Sekarang aku mencintainya dan aku akan menerima semua itu. Dia adalah istriku, aku tidak akan melepaskan untuk  selamanya,” tekan Tirta akan keputusannya, dia sudah tidak bisa menanggung rindu yang berat dan menyiksa, tidak bertemu beberapa hari dengan Arini membuatnya semakin yakin dengan perasaannya.

__ADS_1


Pemuda tampan ini mengembangkan senyuman lalu berganti posisi dari bangku belakang, menuju kursi kemudi. Menghidupkan mesin mobil mewahnya kemudian berlalu meninggalkan lokasi syuting untuk menemui perempuan yang telah beberapa hari ini sangat ia rindukan dan sekarang telah dia sebut sebagai istriku .... milikku .....


 


__ADS_2