SUAMI PERJODOHAN

SUAMI PERJODOHAN
Eps 10


__ADS_3

"assalamualaikum" ucap Ariena


"Waalaikumsalam, Ilannya mana?" Tanya papa tak melihat Ilan masuk


"Di luar om lagi angkat telpon, Ariena permisi dulu mau kedapur" Ucapnya lalu dia pergi ke dapur membantu ibunya,Ternyata di dapur ada camer bersama bunda.


"Ada yang bisa Ariena bantu Bun" tanya nya


"Oh kamu udah pulang, ini tolong taruh masakkan ini di meja makan dan susun piring di meja makan" jawab bunda


"Iya Bun" Ariena langsung mengambil masakan, menaruh ke meja makan.


Setelah shalat dan semua masakan sudah selesai mereka pun berkumpul di meja makan.


"Gimana tadi jalan-jalannya" tanya mama


"tak ada yang menarik" ucap Ilan dingin


"Tadi saya mengajak pak Ilan makan bakso di tempat bang mamang buk" ucap riena


"Oh begitu, ya sudah ayo kita makan" ucap mama


"Jadi setelah menikah di rumah ini, akan di adakan resepsi di tempat pak Rendra begitukan pak" ucap ayah


"Iya pak, soalnya kalau tamu kami ke sini terlalu jauh jadi kami akan mengadakan resepsi juga di rumah kami" ucap papa


"Bun emang tanggal pernikahannya sudah di tentukan" tanya Ariena


"Sudah nak, Minggu depan" ucap Bunda


Ilan yang mendengar saat makan akhirnya tersedak mendengar ucapan bunda.


"Pelan-pelan makanya dong nak" ucap Mama

__ADS_1


"Kenapa secepat itu" ucap Ariena dan Ilan bersamaan


"Cieeee ngomongnya barengan" ejek Andro


"Gak lucu" ucap Ilan tanpa ekspresi


"Yah kenapa cepat-cepat, nanti tetangga mikir yang enggak-enggak gimana" ucap riena


"Jangan pikirkan mereka, terserah mereka mau bicara atau berfikir apa, yang penting semua itu tidak benar kalau sudah lamaran kenapa harus lama-lama" Ucapnya


"Tapi kan kami belum mengenal satu sama lain yah" ucap Ariena


"Nanti kan bisa setelah menikah, istilahnya pacaran setelah menikah" ucap ayah


Ariena tau ia tak akan menang jika bedebat dengan ayahnya itu, ia pun memiilih untuk diam.


Setelah selesai makan mereka pun berpamitan untuk pulang.


"Bun Ariena ke kamar dulu ya" Ucapnya


Ariena mengguk dan mulai berjalan menuju kamarnya.


Setelah selesai mandi ia duduk di pinggir ranjang dan mengambil handphone yang di cash nya tadi siang.


"Drettt drettt drettt" menandakan ada pesan masuk,¹² pesan masuk


"M@$ Π&®a💖


Sayang


P


P

__ADS_1


P


P


P


Sayang ???


?


Kok handphone kamu di luar jangkauan


sayang


Kalau kamu sudah baca pesan ku hubungi kembali ya


♥️♥️♥️


"Kenapa, kenapa baru hubungi aku setelah pernikahan ini sudah di tentukan, kanapa". Ucapnya bicara sendiri tanpa sadar air mata jatuh di pipi chubbynya ."apa yang harus ku lakukan hubungi dia atau tidak, aku jujur atau harus merahasiakannya dari dia, ah tau ah pusing!" Ucapnya menggeser-geser layar handphone sambil membaca pesan dari pacarnya


-√-√-√


"Pah Ilan harus balik ke Medan karena ada meeting mendadak besok pagi" ucap Ilan


"Baiklah, dan setelah selesai urusan di sana kamu segera kembali dan urus juga cuti untuk pernikahan mu Minggu depan, kami akan pulang setelah pernikahan, awas jika kamu berani kabur" ucap papa


"tenang aja pah,Ilan bukan tipe orang yang tak bertanggung jawab jadi papa tak perlu takut Ilan akan kabur" Ucapnya


"Baguslah kalau gitu" ucap papa


"Hati-hati di jalan ya nak, dan pak maman pelan-pelan saja membawa mobilnya" ucap mama


"Iya nyonya" Ucap sopir

__ADS_1


"Tak perlu khawatir ma nanti Ilan bergantian bawa mobilnya,ya udah Ilan pergi dulu ma,pa assalamualaikum" Ucapnya


"Waalaikumsalam" ucap mama dan papa


__ADS_2