SUAMI PERJODOHAN

SUAMI PERJODOHAN
Eps 11


__ADS_3

Setelah mengendarai mobil selama kurang lebih 5 jam mereka akhirnya sampai di Medan pukul 03:00 wib.


"Pak sudah sampai" ucap Ilan


"Eh iya den, maaf bapak ketiduran seharusnya bapak yang nyupir ini kok mala terbalik" Ucapnya


"Tak apa pak, saya mau kekamar. besok pagi tak usah di antara biar saya bawa mobil sendiri, bapak istirahat saja" Ucapnya lalu berjalan masuk rumah


"baik den" ucap maman


'kantor'


"Pagi pak" ucap setiap pegawai kantor yang berpapasan dengan Ilan


Sedangkan Ilan hanya tersenyum tipis setiap ada pegawai yang menyapanya.


"Ini pak berkas yang akan kita pakai meeting nanti, dan tadi saya dapat telpon dari klien kita yang di Dubai mereka ingin membangun beberapa unit rumah minimalis sederhana nyaman tapi juga terlihat mewah modern dan sentuhan klasiknya juga ada" ucap Difan


"Oke jadwalkan saja pertemuan saya dengan mereka untuk membahas lebih lanjut" ucap Ilan


"Baik pak" Ucapnya


Saat ingin pergi Ilan kembali berbicara "satu lagi, tolong buatkan cuti saya beberapa hari dan kosongkan jadwal apa pun untuk beberapa hari ke depan" ucap Ilan


"siap pak"


-√-√-√

__ADS_1


'rumah keluarga Erin Syahputra. tepatnya kamar Ariena'


'tringgggg tringgggg tringggggg' suara telpon berbunyi.


'm@$ Π&r@💙'


"Aduh bang Nandra gimana ini" ucap Ariena mondar-mandir memegang handphonenya, setelah Nandra menelpon lagi akhirnya Ariena mengangkatnya.


"Hallo, assalamualaikum" Ucapnya


"Waalaikumsalam Hallo sayang, kenapa lama angkat telponnya" tanya nya


"Eeee itu tadi lagi di kamar mandi jadi gak bisa angkat" ucap Ariena bohong


"Oh gituuu, kemarin kenapa handphone kamu tak bisa di hubungi" ucap Nandra


"Kemarin handphone ku mati jadi aku chas dulu" Ucapnya


Bukan menjawab Ariena mala balik bertanya. "Kamu sendiri kemana aja udah seminggu lebih ngilang gak ada kabar, aku telpon nomornya gak bisa"


"Oh itu maaf sayang karena handphone ku jatuh terus rusak mau ngabarin tapi tak sempat karena ngerjain skripsi jadi aku lupa dan ini aku baru beli handphone" ucap Nandra "jangan marah dong sayang aku ngerjain skripsi cepat biar bisa balik ke indo itu demi kamu loh, dan setelah aku balik ke indo aku akan bawa orang tua aku ke rumah kamu Ariena, aku tak sabar menunggu hari di mana kita akan bersama selamanya" ucap Nandra


Bagai di tusuk pisau ada rasa sakit saat mendengar perkataan Nandra tentang keseriusannya itu karena Ariena yang sebentar lagi akan menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya, dan Ariena hanya bisa terdiam bingung apa yang harus di katakan.


"Hallo sayang,hallo,halloooooo Ariena" Ucapnya lantang membuyarkan lamunan Ariena.


"Eh iya maaf aku tak dengar, kamu bicara apa tadi" tanya nya

__ADS_1


"Sudahlah lupakan kamu pasti tak percaya apa yang baru saja aku katakan, biar aku buktikan saja nanti setelah kuliah ku di sini selesai, tapi satu yang pasti aku sangat mencintaimu riena" ucap Nandra


"A,aku sebenarnya ingin memberi" Ucapnya terpotong


"Sayang udah dulu ya aku baru ingat kalau hari ini ada seminar di kampus, dahhh sayang love you" Ucapnya langsung mematikan telponnya


"Tung"


'tut tut tut' sambungan telepon terputus.


'Flashback 2 thn lalu'


"Kita mau kemana nay" ucap Ariena


"Udah ikut aja, aku mau bertemu dengan pacar ku" ucap Naya


"Apa! Aku gak mau ah nanti kalau ketauan sama ayah ku, aku bisa di marahin" Ucapnya


"Enggak bakal ketauan tenang aja aku akan bertanggung jawab jika kamu di marahi oleh ayah mu" ucap Naya


"Terserah kamu aja lah nay" Ucapnya "tapi jangan lama-lama soalnya Effin menunggu ku di rumah temannya" Ucap Ariena


"iya tenang aja gak bakal lama kok" ucap naya


Tak lama akhirnya mereka sampai juga di cafe.


"Ayo masuk" ucap Naya

__ADS_1


"Tapi" Naya langsung menarik tangan riena


"Udah jangan banyak tapi-tapi" Ucapnya terus memegang tangan Ariena seperti hendak menyeberang.


__ADS_2