SUAMI PERJODOHAN

SUAMI PERJODOHAN
Eps 21


__ADS_3

"Bun Ariena mau ke rumah kak Eriem ya" ucap Ariena masuk kedalam kamar bunda


"Ya sudah, tapi kamu udah minta izinkan sama suami mu" ucap bunda


"Belum Bun" ucapnya


"Kenapa tak minta ijin dengan Ilan" ucap bunda


"Tapi bunda Ariena cuman ke rumah kak Eriem dan lagi pula Ariena hanya sebentar" Ucapnya


"Nak mau kamu lama atau enggak perginya kamu tetap harus memberitahunya kemana kamu pergi" ucap bunda


"iya bunda" ucap Ariena malas


Ariena sudah sampai di kamar dengan ragu-ragu Ariena mendekat kearah Ilan yang duduk bersandar di ranjang "aku mau pergi ke rumah kak Eriem sebentar, nanti siang aku pulang"


Ilan menatap Ariena dengan heran "kamu meminta izin atau memberi tau" ucap Ilan menaikkan sebelah alisnya


"aku meminta izin mu" ucap Ariena


"Baiklah" Ucapnya datar lalu melanjutkan melihat file yang di emailkan pada sekertarisnya, walaupun sedang sakit dia akan tetap bekerja baginya pekerjaanlah yang paling utama dari segalanya.


Setelah Ilan memberi ijin Ariena langsung menuruni tangga dan mengambil motor di garasi lalu menyalakan motornya yang berjenis metic. Sekitar 15 menit akhirnya sampai juga di rumah Eriem.


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam, eh kamu na ayo masuk" ucap Eriem


"Hay sayang lagi makan apa ni, minta ibuk lah" Ucapnya mengangkat tangan seolah-olah meminta makan dari ponakannya itu

__ADS_1


"Emok inican punya acuh" ucap Deri yang baru berusia 3 thn


"Cium ibuk dong nanti kita beli jajan di warung" Ucap Ariena memajukan wajahnya agar di cium sang ponakan


"Deli au janjan" Ucapnya


"Cium dulu ibuk baru kita belik" ucap Ariena


Deri mendekat dan mencium pipi Ariena. Lalu Deri menarik tangan Ariena agar berdiri.


"Nanti habiskan dulu makan deri ya" ucap Ariena membuat Deri cemberut


"Iya habiskan dulu makanan Deri, nanti habis itu baru belikan buk" ucap Eriem


"Iya nanti kita belik jajan yang banyak" ucap Ariena mengangkat tangannya berbentuk lingkaran O


"Iya sayang" ucap Ariena mengusap wajah Deri


Sambil menyuapin Deri Ariena ingin bicara dengan kakaknya itu tapi dia ragu,takut tapi mau gimana lagi kepalanya ingin meledak rasanya tak tau apa yang harus di lakukan.


"Kak" panggil Ariena


"Iya" ucap Eriem menatap wajah Ariena


"Itu kak anu e.. hm"


"Ada apa na" Ucapnya penasaran


"Itu kak" ucap Ariena menggantung

__ADS_1


"Itu apa sih dek jangan buat kakak penasaran" Ucapnya mulai tak sabar melihat Ariena yang hanya a'u'a'u saja


"Ta'tapi kakak janji ya jangan bilang siapa-siapa ya" Ucap ragu


"Baiklah tuan putri" Ucapnya


"Ih kakak Ariena serius ini, ya udah lah gak jadi" ucap Ariena


"Iya-iya kakak tadi becanda, baiklah kakak gak akan cerita sama siapapun" ucap Eriem


"Aku bingung banget kak" Ucapnya


"Bingung kenapa" tanya Eriem


"Jangan di potong dong kak Ariena Belum siap ceritanya" Ucapnya kesal


"Iya-iya lanjutkan janji gak kakak potong lagi" Ucapnya tersenyum


Ariena melanjutkan ceritanya. "sebenarnya aku masih pacaran sama Nandra dan sebulan lagi dia akan pulang ke indo dan dia bilang akan datang kerumah untuk melanjutkan hubungan kami ke jenjang yang lebih serius lagi kak. aku bingung kak harus apa aku tak bisa meninggalkannya karena aku mencintainya, tapi aku juga tak berani jujur dengan dia bahwa aku sudah nikah. Aku ingin bercerai dengan Ilan kak tapi ayah pasti tak mengijinkan ku untuk berpisah"


Eriem yang mendengar cerita adiknya tak habis pikir bisa-bisanya dia masih mempertahankan pacarnya sedangkan dia sudah memiliki suami.


"Jadi kamu sekarang mau bagaimana" Ucap Eriem santai agar adiknya itu mau lebih terbuka lagi


"Aku gak tau kak, aku Bingung aku mau berpisah aja sama Ilan, dia pasti mau karena Ilan juga tak menerima pernikahan ini sama sepertiku" Ucapnya


"Lalu ayah bunda bagaimana dengan mereka. Mereka pasti tak akan menyetujui keinginan mu yanng gila ini, kamu dan Ilan baru saja menikah 2 hari yang lalu terus kamu ingin cerai!!!


Saran kakak sih mending kamu jujur saja pada Nandra bahwa kamu sudah menikah, dan lebih baik kamu putuskan hubungan mu dengannya Na. Mungkin untuk saat ini kamu tak bisa melupakannya tapi lambat laun pasti bisa. dek kita emang tak tau kedepannya jalan hidup kita seperti apa tapi jika di liat keadaan sekarang tidak pantas dan seharusnya kamu sudah memutuskan hubungan mu dengan pacar mu itu, karena mau bagaimana pun kamu menerimanya atau pun tidak, kamu sudah menjadi istri dari pria lain. Tidak pantas bagi seseorang yang sudah menikah memiliki wanita ataupun pria lain(pacar) dalam hidupnya." Ucap Eriem

__ADS_1


__ADS_2