SUAMI PERJODOHAN

SUAMI PERJODOHAN
Eps 5


__ADS_3

'Flashback'


Setelah selesai pertemuan di kelurahan enri berjalan menuju motor yang di parkirannya, saat ingin pergi tiba-tiba dari arah belakang terdengar seseorang memanggilnya. enri Berbalik "iya ada apa dro" Tanyanya


"Bisa kita bicara sebentar ada yg ingin aku bicarakan dengan mu" ucap Rendro Mengajaknya duduk di pos kelurahan


"Ada apa, kamu ingin bicara tentang apa" tanya enri tanpa betele tele


"Gini bang, hmmm. aku kan punya Abang dia sedang mencarikan istri untuk anaknya, apa boleh jika keluarga ku datang untuk silahturahmi" ucap Rendro


Tanpa di perjelas Enri tau apa maksud dari Ucapnya sahabatnya itu "jika ingin silaturahmi datang saja,aku juga tidak melarang jika kalian ingin bersilaturahmi dengan keluarga ku" Ucapnya


"baiklah kami besok akan datang kerumah bang ri" ucap Rendro


Lalu Rendro mengeluarkan headphone nya dan menunjukan sebuah gambar kepada Enri "ini keponakan ku dia seorang arsitek terkenal di Asia dia masih muda berprestasi cakep lagi, pokoknya cocok lah untuk Ariena, pasti mereka cocok deh sama-sama kalem"


"Alhamdulillah pasti putriku akan bahagia jika mereka bersama" ucap Enri senang saat mendengar perkataan Rendro tentang calon menantunya itu


'flashback off'


"Tapi yah aku gak mau di jodohin" ucap Ariena


"Kenapa kamu tidak mau nak apa alasan mu, ayah sudah tau orangnya dan kamu juga tidak memiliki pacar, jadi tidak ada alasan untuk mu menolak" ucap ayah

__ADS_1


"Enggak, aku gak mau yah" Ucapnya bersikeras


"kamu harus mau karena ini semua demi kebaikan mu" ucap ayah


"yah, Ariena mohon jangan jodohkan Ariena yah" ucap Ariena


"tidak ada penolakan" ucap ayah tegas


"aku sudah memiliki pacar yah, dan aku sudah pacaran hampir 2 thn" ucap Ariena


"apa kamu bilang pacar!!!" ucap ayah marah


Ariena hanya menundukkan kepalanya tak berani menatap wajah sang ayah.


"Liat itu anak mu Bun. sudah pandai berbohong hampir 2 thn, dia membohongi kita" Ucapnya sedangkan bunda tak tau harus berkata apa dia hanya bisa memandang anak dan ayah yg sedang berdebat dengan wajah sedih


"Maaf yah, bukan niat riena berbohong tapi ayah dan bunda melarang riena pacaran, jadi Ariena tak ada pilihan lain selain berbohong" ucap Ariena tak berani menatap kedua orang tuanya


ayah bertepuk tangan dan berkata "bagus, jadi selama ayah kasih kamu keluar, kamu diam-diam jumpa dengan laki-laki itu"


"Ariena terpaksa yah, keadaan memaksa Ariena untuk berbohong" ucap ariena


"Sejak kapan kamu terus berani menjawab ucapan ayah, ha!!!" ucap ayah meninggi "inilah sebabnya ayah tidak suka kamu keluar rumah kamu tau kenapa ayah begitu menjaga kamu" berhenti sejenak "karena ayah gak mau kamu seperti kakak mu yang hamil di luar nikah, ayah gak mau gagal jadi ayah untuk yang kedua kalinya" ucap ayah matanya mulai berkaca-kaca

__ADS_1


"Maaf yah Ariena minta maaf Ariena salah" Ucapnya bersujud di kaki ayah dan menangis sejadi jadinya


Ayah langsung mengangkat Ariena supaya berdiri berhadapan dengannya. dia tidak tega melihat anaknya menangis dan bersujud di kakinya "sudah bukan salah kamu juga, ayah yang terlalu posesif terhadap kamu maafkan ayah, ayah memang orang tua yang buruk. ayah memang tidak pantas menjadi orang tua untuk kalian" memeluk Putrinya


"tidak yah, ayah adalah ayah terbaik jangan katakan itu. Ariena mohon ayah..., Ariena yang salah maafkan Ariena karena sudah berbohong" ucap Ariena menangis di pelukan ayah


ayah melepaskan pelukannya "tadi kamu bilang kamu sudah punya pacar kan?"


Ariena hanya mengangguk angguk kepala sekali


"Baiklah Ayah kasih kamu kesempatan untuk menghubunginya beri tau dia jika dia serius datang ke rumah" ucap ayah


"Tapi dia lagi kuliah di luar negeri yah, dan dia lagi mengerjakan skripsi tak mungkin dia bisa pulang ke indo sekarang" ucap Ariana menjelaskan


"Baik lah kalau gitu kamu hubungi dia ayah ingin bicara seberapa serius dia dengan mu" ucap ayah


Ariena dengan cepat mengambil handphonenya yang ada di kamar dan langsung menelpon pacarnya, tapi sayang handphone nya tidak aktif, dia terus menelpon tapi lagi-lagi tidak bisa tersambung.


"Gimana sudah bisa kamu hubungi" ucap ayah duduk di ruang tamu setelah Ariena bergabung kembali di ruang tamu


Ariena hanya menggeleng "ayah beri kamu waktu 2 hari jika masih tidak bisa ayah berbicara dengannya, dengan berat hati kamu harus menerima lamaran ini" ucap ayah


"Ta,tapi yah" Ucapnya

__ADS_1


"Tak ada tapi tapian, keputusan ayah sudah final ayah melakukan ini bukan karena ayah benci sama kamu, tapi ayah hanya ingin kamu mendapatkan yang terbaik sayang" ucap ayah mengelus rambut putrinya


__ADS_2