
√-√-√-
kantin sekolah
"gaes kalian tau gak di sekolah kita ada anak baru ganteng banget, cowok itu cuma bicara aja lesung pipinya keliatan. kalau senyum pasti dalem banget, tipe gua banget" ucap Ina
"iya anak-anak sekelas gue juga pada ngomongin anak baru itu dari kemarin. jadi penasaran setampan apa sih tu orang" ucap Sintia
"gue sih udah tau orangnya yang mana tadi di gerbang gak sengaja gue nabrak dia. tapi kalau gue liat sepertinya bukan orang kaya gak sebanding dengan gue, kalau gue sih ogah punya pacar miskin" ucap Inyera songong
"aduh kalau gue sih. yang penting gue cinta sama dia, kalau masalah kekayaan gue gak ambil pusing toh harta bisa di cari" ucap Sintia
"iya bener itu Sin. hartakan bisa di cari tapi cinta itu hmmmm. buat apa kaya tapi gak bahagia" ucap Ina
"duh emang payah ya ngomong sama orang baru mau kaya. pantas saja gak kaya-kaya orang pemikiran seperti ini. emang dengan cinta kalian bisa kenyang, bisa memenuhi kebutuhan kalian? enggak kan. kalau iya dia bisa kaya kalau hidupnya terus-terusan miskin gimana emang kalian bisa hidup hanya modal cinta, berpikir yang realistis aja. jangan bodoh mau di perbudak cinta" ucap Inyera pergi meninggalkan Ina dan Sintia
author
Inyera sagawilman adalah seorang siswi berparas cantik blasteran indo dan Thailand karena di lahiran dari keluarga kaya raya dan menjadi anak kesayangan membuat dia selalu manja dan seenaknya saja kepada semua orang. banyak orang yang tidak suka dengannya di karena sikap dan perilakunya yang kurang baik.
Inyera hanya memiliki 2 teman di sekolah yaitu Ina dan Sintia karena hanya mereka yang mau berteman dan tahan dengan sikap dan ucapannya yang pedas.
__ADS_1
.......,
"aihhhh..." ucap Sintia sambil menggbrak meja "sudah cukup aku muak dengannya. dia pikir dia itu siapa seenaknya saja kalau bicara" ucap Sintia setelah Inyera pergi
"sabar Sin Lo kan tau dia itu gimana, udah lebih baik kita lanjutkan makan. orang seperti itu ucapanya tidak perlu terlalu di masukan kedalam hati" ucap Ina
"gimana gak masuk ke hati, Lo dengan gak dia tadi bicara apa, dia itu sebenarnya teman atau musuh. kalau bukan karena dia royal sama uangnya males banget gue temenan sama dia!!!" ucap Sintia
√-√-√-
Di kantor
beberapa hari ini Ariena sering ke kantor Ilan untuk membawakan makan siang untuk Ilan dan hari ini Ariena juga datang membawa makanan untuk Ilan. Ariena menggunakan kemeja polos bewarna abu-abu tua dan celana jeans putih dengan sepatu sneaker.
"eh kakak ipar mau ngantar makan siang untuk bos ya" ucap Difan yang baru keluar dari ruangan Ilan
"iya, ini seperti biasa aku bawa dua bekal satu untuk mu" ucap Ariena memberikan bekalnya kepada Difan
"wah emang kakak ipar the best. makasih ya kak, kalau gitu aku pamit dulu ada pekerjaan yang harus ku persiapkan" ucap Difan
Ariena hanya mengangguk lalu masuk ke ruangan Ilan yang bewarna hitam dan abu-abu. terlihat Ilan yang sedang fokus pada berkas yang di pegangnya sampai-sampai tak menyadari kedatangan Ariena di ruangannya.
__ADS_1
"permisi pak ada paket dari istri anda" ucap Ariena
"paket apa" ucap Ilan yang masih fokus pada berkas yang dia pegang
"bekal makan siang pak" ucap Ariena
"sepertinya aku mengenal suara ini. inikan suara Ariena. hmmmm aku kerjain balik ah" batin ilan
"taruh saja di meja. kamu office boy baru kan? tolong pijat saya, badan saya pada pegal semua saya dengar kamu ahli tentang pijit memijat" ucap Ilan
"ihhhh ya udah deh aku taruh di meja, dasar nyebelin bisa-bisanya berpikir mesum di saat bekerja" ucapnya menaruh makan siangnya di meja
"Arienaaaa" ucap Ilan langsung mengejar Ariena yang ingin keluar
"tunggu dulu jangan ngambek dong, aku tadi hanya becanda. habisnya kamu sok-sokan mau ngerjai aku" ucap Ilan menarik tangan Ariena agar duduk di sofa
"jangan manyun-manyun gitu dong, aku becanda nanti aku hilap ni loh" ucap Ilan duduk di samping Ariena
Ariena tak memperduli perkataan Ilan, dia masih setia dengan wajah cemberutnya. tak lama Linda sekertaris Ilan mengetuk pintu dan masuk keruangnya. menyampaikan bahwa meeting akan segera di mulai.
"Na kamu di sini dulu ya aku tinggal rapat dulu rapat ini penting jadi tak bisa di tunda. nanti kalau butuh sesuatu kamu bisa minta tolong pada Linda" ucap Ilan
__ADS_1
"aku beneran minta maaf, jangan ngambek-ngambek lagi. kamu jelek kalau lagi ngambek" bisik Ilan di telinga Ariena
sebelum pergi Ilan mendaratkan ciumannya di bibir kenyal milik Ariena, setelah itu dia langsung pergi.